Workshop Story Telling Guru dalam Meningkatkan Keterampilan Bercerita untuk Proses Pembelajaran yang Menyenangkan

Authors

  • Jenal Abidin, STITNU Al Farabi Pangandaran,  Indonesia
  • Rini Indah Sari, STITNU ALFARABI Pangandaran,  Indonesia
  • Irfan Afandi, STITNU Al Farabi Pangandaran,  Indonesia
  • Mela Rahayu, STITNU Al Farabi Pangandaran,  Indonesia
  • Deca Deca, STITNU Al Farabi Pangandaran,  Indonesia
  • Neng Ulfa Masripah, STITNU Al Farabi Pangandaran,  Indonesia
  • Lexy Sutansyah, STITNU Al Farabi Pangandaran,  Indonesia
  • Nuryadin Nuryadin, STITNU Al Farabi Pangandaran,  Indonesia

Keywords:

Storytelling Teacher Learning Skills Tell a story

Abstract

Pengabdian ini berangkat dari dibutuhkannya peningkatan keterampilan guru dalam bercerita yakni kemampuan melafalkan sesuatu ide atau gagasan yang ada dalam diri seseorang yang melibatkan cara pengucapan, kosakata, dan struktur serta bertambahnya kemampuan menyatakan  ide serta gagasan atau perasaan yang berbeda pada diri seseorang yang didapatkan dari hasil memperhatikan sesuatu pelajaran atau bahan belajar seperti menulis membaca memperhatikan lingkungan, hewan dan lain-lain. Sehingga kegiatan pembelajaran menjadi menyenangkan, merangsang cara berpikir siswa, membangun kemampuan bahasa, juga membantu menggali karakter dalam cerita, kemampuan empati dan simpati. Melalui cara story telling ini anak mampu mengambil nilai-nilai di dalam cerita yang disampaikan oleh guru, kemudian dari pada itu anak akan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-harinya.Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menggunakan metode bercerita (story talling) dalam proses pembelajaran yang menyenangkan. Sebelum dilaksanakannya kegiatan ini para guru di Desa Ciakar belum mengetahui kiat dan rahasia menjadi seorang pencerita yang baik. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode partisivatory action research. Kegiatan pengabdian ini dilaksankan pada hari Jum’at Tanggal 11 Agustus 2023 di Ruang Kelas TK Miftahul Ulum Desa Ciakar, dengan menghadirkan 22 orang Guru se Desa Ciakar. Hasil kegiatan ini adalah 1). Guru Menjadi Memahami Metode Pembelajaran Menyenangkan Dengan Story Telling; 2). Meningkatnya Semangat Siswa Dalam Belajar; 3). Merubah Metode Belajar; 4). Mengembangkan Bahasa Reseptif Dan Bahasa Ekspresif Untuk  Melatih Kemampuan Menyimak; dan 5). Melatih Kemampuan Menceritakan Kembali Isi Cerita.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Brada, E., Ananda, R., & Aprinawati, I. (2022). Penerapan model pembelajaran paired story telling untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar. Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar), 5(3), 149–159.

Budi Hidayat, D., Muktadir, A., & Magister Pendidikan Dasar Universitas Bengkulu, P. (2019). Efektivitas Metode Mendongeng (Storytelling) dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara dan Keterampilan Membaca Siswa (Sebuah Studi Kasus di SDN 55 Bengkulu Selatan) I Wayan Dharmayana. 2(2), 120–128.

Dewi, S. K. (2017). PENINGKATAN KEMAMPUAN BERCERITA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERCERITA BERPASANGAN (PAIRED STORY TELLING) PADA SISWA KELAS VII-A SMP NEGERI 1 KARANG TINGGI KABUPATEN BENGKULU TENGAH. Wacana: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra dan Pengajaran, 15(2), 172–184.

Fatimah, F., & Mahmuddin, M. (2021). Meningkatkan Aspek Bahasa Dalam Memahami Cerita Menggunakan Model Story Telling Dan Role Playing Dengan Media Wayang Kertas. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 1(2), 1–12.

Handrayani, G. S. E. (2022). Penerapan Metode Story Telling Pada Pembelajaran Berbicara di Kelas III Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(1), 1–10.

Mahlianurrahman, M., & Aprilia, R. (2022). Menyusun Cerita Praktik Baik Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Anugerah, 4(1), 43–49.

Martin Nurwida. (2016). PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI METODE STORY TELLING UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR. Jurnal Ilmiah Guru “COPE,” 02, 1–8.

Oktaviarini, N. O., & Wiratama, N. A. W. A. (2019). Analisis Keterampilan Berbicara Berbasis Paired Storytelling (Bercerita Berpasangan) Pada Tema Lingkungan Kita Siswa Kelas V SDN Talun 03 Kecamatan Talun Kabupaten Blitar. Prosiding Seminar Nasional PGSD UNIKAMA, 3(1), 408–417.

Salsabila, A. T., Astuti, D. Y., Hafidah, R., Nurjanah, N. E., & Jumiatmoko, J. (2021). Pengaruh Storytelling Dalam Meningkatkan Kemampuan Empati Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 164–171.

Wardiah, D. (2017). PERAN STORYTELLING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS, MINAT MEMBACA DAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA (Vol. 15, Nomor 2).

Downloads

Published

2023-11-22

How to Cite

Abidin, J., Sari, R. I. ., Afandi, I., Rahayu, M., Deca, D., Masripah, N. U., Sutansyah, L., & Nuryadin, N. (2023). Workshop Story Telling Guru dalam Meningkatkan Keterampilan Bercerita untuk Proses Pembelajaran yang Menyenangkan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(4), 3348–3355. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/1656