Baby Gym Melatih Motorik Bayi Dari Usia 3-12 Bulan Di Kelurahan Mogolaing Kecamatan Kotamobagu Barat

Authors

  • Hafsia K.N Mokodompit Institusi Kesehatan dan Teknologi Graha Medika
  • Alfiana P Gonibala Institusi Kesehatan dan Teknologi Graha Medika
  • Lastri Paputungan Institusi Kesehatan dan Teknologi Graha Medika
  • Nafila C. Katili Institusi Kesehatan dan Teknologi Graha Medika
  • Destria R. Batadi Institusi Kesehatan dan Teknologi Graha Medika
  • Chenita Mamonto Institusi Kesehatan dan Teknologi Graha Medika
  • Fadila A.Z Limo Institusi Kesehatan dan Teknologi Graha Medika
  • Nopelia L.V Komagian Institusi Kesehatan dan Teknologi Graha Medika

Keywords:

Baby, Gym, Motorik, Perkembangan, Gerakan

Abstract

Gangguan tumbuh kembang merupakan kegagalan untuk tumbuh dan berkembang Dimana  sebenarnya anak tersebut berkembang sesuai dengan usianya tetapi dalam prosesnya mengalangi keterlambatan, salah latu caranya adalah dengan Senam bayi atau baby gym merupakan suatu kumpulan permainan gerakan yang bertujuan untuk merangsang pertumbuhan, perkembangan, serta kemampuan motorik bayi secara optimal. Baby gym biasanyan dilakukan pada saat bayi berusia 3-12 bulan. Tujuan untuk mengetahui pengaruh baby gym terhadap tumbuh kembang bayi. Metode yang digunakan yaitu memberikan informasi mengenai baby gym kepada ibu-ibu yang memiliki bayi usia 3 sampai 12 bulan secara langsung dengan edukasi sekaligus mempraktekan tekniknya Kegiatan juga didukung dengan pemberian leaflet dan brosur yang berisi mengenai informasi dan gambar tentang melatih motorik bayi, Lokasi pelaksanaan di Mogolaing RT4 dan RT5  Kecamatan Kotambagu Barat setelah itu dilakukan pre-test dan post-test sebagai bahan evaluasi. Hasil Setelah dilakukan penyuluhan dan mempraktekan gerakan motoric secara langsung pada bayi ibu sudah bisa mempraktekan langsung dan sudah paham mengenai manfaat, tujuan, dan prosedur pelaksanaan termaksud tahap kerja melatih motoric pada bayi termaksud Manfaat melatih motoric pada bayi dapat melemaskan otot-otot bayi, memperlancar peredaran darah, hubungan saling percaya antara therapist dank lien, ungkapan kasih sayang dan keceriaan, kesimpulan untuk pengabdian ini diharapkan ibu dan bayi rajin datang ke posyandu untuk mengikuti pelayanan pemantauan perkembangan secara berkala sehingga dapat mendeteksi secara dini keterlambatan perkembangan motorik kasar, dan kepada bidan dan tenaga kesehatan lain  untuk memotivasi ibu atau keluarga untuk melakukan senam bayi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alimul, Aziz. 2007. Metode Penelitian Kebidanan Dan Teknik Analisis Data. Jakarta : Salemba Medika.

Ariani, Ariani, And Mardhani Yosoprawoto. 2012. “Usia Anak Dan Pendidikan Ibu Sebagai Faktor Risiko Gangguan Perkembangan Anak”Jurnal Kedokteran Brawijaya 27 (2)

Eka, Yana Mildinia. 2019. “Jurnalpengaruhbabygym.”17(1):94-99.

Hayu, Fitriapalupi, Gipfel Remedina. 2021. “Baby Massage Dan Baby Gym Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh.”3(1):13-21

Inal, Sevil & Yildiz, Suzan. 2012. The Effect Of Baby Massage On Mentalmotor Development Of Healthy Full Term Baby. Turkey: Healthmed

Jing, Jin Et Al. 2007. Massage And Motion Training For Growth And Development Of Infants. Guangzhou : World J Pediatr.

Kartika, Ririen. 2019. Pedoman Praktik Pijat & Relaksasi Bayi. Zenawa Publishing

Kemenkes, R. I. (2010). Stimulasi, Deteksi Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak Di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar. Dalam: Kementerian Kesehatan RI, Ed. Pedoman Pelaksanaan Sdidtk. Jakarta: Bhakti Husada, 31–59

Permendiknas No. 58 Tahun 2009 Tanggal 17 September 2009 Tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini.

Soedjatmiko. 2006. Pentingnya Stimulasi Dini Untuk Merangsang Perkembangan Bayi Dan Balita Terutama Pada Bayi Risiko Tinggi. Sari Pediatri. Vol 8. No 3. Hal 164-173.

WHO. (2016). World Health Statistics 2016: Monitoring Health For The Sdgs Sustainable Development Goals. World Health Organization

Downloads

Published

2024-01-17

How to Cite

Mokodompit, H. K., Gonibala, A. P., Paputungan, L., C. Katili, N., Batadi, D. R., Mamonto, C., A.Z Limo, F., & Komagian, N. L. (2024). Baby Gym Melatih Motorik Bayi Dari Usia 3-12 Bulan Di Kelurahan Mogolaing Kecamatan Kotamobagu Barat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(1), 35-41. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/2325