Pelatihan Pembuatan Mie Berbahan Selada Air di Desa Poncokusumo

Authors

  • Author Icon
    Muhammad Rizal Usman Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Author Icon
    Muhammad Syahril Harahap Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
  • Author Icon
    Vera Dewi Kartini Ompusunggu Universitas Quality
  • Author Icon
    Heni Kusdiyanti Universitas Negeri Malang
  • Author Icon
    Laili Nur SMK Cendika Bangsa Kepanjen
  • Author Icon
    Lulu Nurul Istanti Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3231

Keywords:

Pelatihan, Pembuatan Mie, Selada Air

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memperkenalkan, mempraktikkan, dan mendampingi anggota masyarakat dalam pembuatan mie berbahan selada air. Metode yang digunakan yaitu pemberdayaan kelompok sasaran dilakukan melalui teknik pembelajaran kelompok yang dikombinasikan dengan praktek langsung. Jumlah peserta dalam pelatihan ini adalah 25 orang. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Poncokusumo. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah peserta telah berhasil membuat mie yang terbuat dari selada air, 8% peserta termasuk dalam kategori paham tentang materi pelatihan, dan 12% sisanya kurang paham serta sebagian besar peserta menganggap pelatihan ini sangat bermanfaat. Besar harapan tim pengabdi warga desa dapat mengembangkan dan mempraktikkan pembuatan mie selada air, sehingga mereka dapat memulai home industri produk mie dengan bahan dasar selada air.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ayu F. (2008). Selada air tabur wijen sarat khasiat. www.conectique.com/practical_healthy_recipe/article.php

Damayanti, E., Soeaidy, M. S., & Ribawanto, H. (2014). Strategi capacity building pemerintah desa dalam pengembangan potensi kampoeng ekowisata berbasis masyarakat lokal (studi di Kampoeng Ekowisata, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang). Jurnal Administrasi Publik, 2(3), 464-470.

Fauzi, M., Sumiarsih, E., Adriman, A., Rusliadi, R., & Hasibuan, I. F. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan ecobrick sebagai upaya mengurangi sampah plastik di Kecamatan Bunga Raya. Riau Journal of Empowerment, 3(2), 87-96.

Habib, M. A. F. (2021). Kajian teoritis pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kreatif. Ar Rehla: Journal of Islamic Tourism, Halal Food, Islamic Traveling, and Creative Economy, 1(2), 82-110.

Lubis, A. U. (2008). Kelapa sawit (Elaeis guineensis jacq.) di Indonesia. Pusat Penelitian Kelapa Sawit.

Okuputra, M. A., Faramitha, T. R., Hidayah, I., Siregar, V. N., & Prastio, G. D. (2022). Analisis Peluang Usaha Urban Farming: Pengembangan Hidroponik di Desa Karangwidoro Kab. Malang. Jurnal Manajemen (Edisi Elektronik), 13(1), 15-31.

Pramudiarja, U. (2010). Selada air, sayuran super pembasmi kanker.

Salamah, E., Purwaningsih, S., & Permatasari, E. (2011). Aktivitas antioksidan dan komponen bioaktif pada selada air (Nasturtium officinale LR Br). Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 14(2).

Saparinto, C. (2024). Grow Your Own Vegetables, Panduan Praktis Menanam 14 Sayuran Konsumsi Populer di Pekarangan. Penerbit Andi.

Surtinah, S. (2010). Pengujian Pupuk Hantu terhadap Perkecambahan Benih Selada (Lactuca Sativa, L). Jurnal Ilmiah Pertanian, 7(2), 30-41.

Downloads

Published

2024-06-25

How to Cite

Rizal Usman, M. ., Syahril Harahap, M. ., Kartini Ompusunggu, V. D. ., Kusdiyanti, H., Nur, L., & Nurul Istanti, L. . (2024). Pelatihan Pembuatan Mie Berbahan Selada Air di Desa Poncokusumo. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(2), 2595–2599. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3231