Pengaruh Hydrotherapy Kaki dengan Campuran Garam dan Rebusan Jahe Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Ny. K di Desa Sungai Rangas Hambuku
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3305Keywords:
Hidroterapi, Tekanan Darah, Garam, Jahe, HipertensiAbstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang dapat diartikan sebagai peningkatan tekanan darah dari kisaran normal secara sementara atau menetap pada seseorang. Salah satu cara menurunkan hipertensi dengan non farmakologi adalah dengan hidroterapi kaki dengan campuran garam dan rebusan jahe. Pemilihan sample responden dengan kriteria yaitu memiliki riwayat penyakit hipertensi, rajin mengkonsumsi obat hipertensi, tidak memiliki luka pada kaki dan pasien belum pernah melakukan terapi non farmakologi terkait hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh intervensi terapi non farmakologi pada Ny. K dengan diagnosis hipertensi melalui hidroterapi kaki dengan campuran garam dan rebusan jahe. Penelitian ini menggunakan metode case study dengan pengumpulan data menggunakan lembar pengkajian keperawatan medikal bedah serta melalui melakukan wawancara, observasi, serta pemeriksaan fisik. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan analisis data, penegakan diagnosis, perencanaan keperawatan, implementasi dan evaluasi. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 kali dalam 6 hari berturut-turut dengan memberikan terapi non farmakologi yaitu hidroterapi kaki dengan campuran garam dan rebusan jahe selama 15 menit. Hasil penelitian ini di dapatkan masalah dapat teratasi dengan mengontrol tekanan darah dari 189/125 mmHg menjadi 147/86 mmHg. Terdapat penurunan tekanan darah setelah melakukan hidroterapi kaki dengan campuran garam dan rebusan jahe selama 6 hari. Rata-rata penurunan tekanan darah setelah dilakukan hidroterapi kaki selama 6 hari yaitu tekanan darah sistole 21 mmHg dan tekanan darah diastole 13,5 mmHg. Hidroterapi kaki dengan campuran garam dan rebusan jahe, memberi efek vasodilatasi pembuluh darah dan merelaksasikan otot. Senyawa Gingerol pada jahe juga terbukti memiliki efek hipotensif.
Downloads
References
Ariyanti, M., Purkoti, D. N., Bahtiar, H., & Dewi, R. M. (2023). ORIGINAL ARTICLE The Effects of Feet Soaking in Warm Water Used Red Ginger Mixture on Blood Pressure in Hypertensive Patients. 2, 113–121. https://doi.org/10.55887/nrpm.v2i2.44
Bariah, C., & Nurpratiwi. (2021). Studi Kasus Penerapan Rendam Kaki-Chairul- Ijo. Jurnal Mahasiswa Keperawatan, 1(1), 18–25.
Damayanti, D. (2012). Panduan Lengkap & Mengobati Asam Urat. ARASKA.
Fildayanti, Dharmawati, T., Ayu, L., Putri, R., & Kunci, K. (2020). Pengaruh Pemberian Rendam Kaki Dengan Air Hangat Campuran Garam. 01.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2020.
Kusuma, S. R. P., & Nuraeni, N. (2021). Penerapan Bawang Putih Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Perum Arjamukti RT 002 / 007 Blok D3 No.22. Journal ISBN, 1(1), 64–69.
Liana, Y. (2021). Efektifitas Terapi Rendam Kaki dengan Air Jahe Hangat terhadap Nyeri Arthritis Gout pada Lansia. Seminar Nasional Keperawatan, 0(2), 199–206. http://www.conference.unsri.ac.id/index.php/SNK/article/view/1214/611
Uliya, I., & Ambarwati. (2020). Terapi Rendam Kaki Menggunakan Air Hangat Dengan Campuran Garam Dan Serai Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Profesi Keperawatan Academi Keperawatan Krida Husada Kudus, 7(2), 88–102.
Data Kunjungan Puskesmas Martapura Barat, (2024).
WHO. (2023). WHO Hypertension.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Dwi Faachruddin Al-Farizi, Maulidya Septiany

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


