Pendampingan Dan Peningkatan Kualitas Para Misdinar Paroki Sekota Kupang - Keuskupan Agung Kupangh
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3324Keywords:
Misdinar, Pelayan Misa, Perayaan Ekaristi, Imam, UmatAbstract
Perayaan Ekaristi merupakan puncak ibadat orang katolik. Dalam melaksanakan tata perayaan Ekaristi umat turut berpartisispasi secara langsung baik sebagai umat biasa maupun sebagi petugas-petugas liturgi, seperti Misdinar. Misdinar pada umumnya adalah anak-anak dan remaja yang bertugas untuk melayani imam di altar selama perayaan Ekaristi berlangsung. Peran dan fungsi misdinar membantu umat sehingga dapat berdoa dengan tenang. Ketika misdinar melakukan suatu kesalahan maka umat akan merasa terganggu dan situasi doa menjadi tidak tentram. Metode yang dipakai dalam pengabdian ini adalah sosialisasi, pendampingan dan pelatihan kepada para misdinar sehingga dapat meningkatkan kualitas ketrampilan, ilmu dan iman yang berguna bagi diri sendiri, Tuhan dan sesama. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas para misdinar dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, menumbuhkan rasa percaya diri, dan meningkatakan ketrampilan, ilmu dan iman pada Sakraman maha Kudus. Hasilnya para misdinar lebih memahami fungsi dan peranan mereka dengan baik, lebih percaya diri dan terampil dalam bertugas. Kegiatan ini juga memberikan efek pada peningkatan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan di masa depan yakni sebagai pelayan Tuhan dan sesama.
Downloads
References
Abi, A. R. (2017). Paradigma Membangun Generasi Emas Indonesia Tahun 2045. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, Vol 2 no 2, 85–92.
Ason, A., & Peterianus, S. (2021). Katekese Pendalaman Kitab Suci Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Dan Keberanian Mengungkapkan Pengalaman Iman Bagi Anak Binaan Emaus Dalam Rangka Bulan Kitab Suci Nasional Tahun 2020. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 18–27. https://doi.org/10.46368/dpkm.v1i1.302
Bule, O., Koten, M. M. B., Mega, U. K., & Jenita, A. (2020). Pembentukan Karakter Anak Melalui Kegiatan Serikat Kepausan Anak Misioner Paroki Santo Fransiskus Asisi Karot. Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat, Vol 3 no 1, 51–62.
Komisi Liturgi Keuskupan Agung Semarang. (2019). Liturgi dan Ekaristi (p. 85). Kanisius.
Konferensi Wali Gereja Indonesia. (2021). Tata Perayaan Ekaristi (p. 1). Obor.
Martasudjita, E. (2008). Panduan Misdinar. Kanisius.
Nesiria Sulfa Dima, Fransiska Salestin Atipati, Donata Hawa Burga, & Widyawati, F. (2023). Bible Sharing and Catechesis During the National Bible Month for the People of St. Padre Pio in Santa Maria Fatima Parish, Cancar. Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 95–104. https://doi.org/10.36928/jrt.v6i1.1710
Panitia Sinode III Keuskupan Ruteng. (2017). Dokumen Sinode III Keuskupan Ruteng. Pastoral Kontekstual Integral.
Paskalia, Y. Y., Bule, O., & Midun, H. (2023). Partisipasi Anak Paroki Karot dalam Perayaan Liturgi Ekaristi. Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi, 4(2), 13–27.
Rea, A. M. (2022). Misdinar sebagai Wadah Pembinaan Iman Anak (Studi terhadap Kelompok Misdinar) di Stasi St. Sebastianus NanganesaParoki St. Maria Immaculata-Ndona. Atma Reksa : Jurnal Pastoral Dan Kateketik, Vol 7 no 1, 58–67.
Senda, S. S., Universitas, F., Widya, K., Katolik, O. M., Sosial, P., & Tanggap, S. (2023). Kitab Suci Sumber Inspirasi Spiritualitas Tanggap Orang Muda Katolik. 2(04), 1152–1157.
Sulistiyo, R. J., & Budiarto, P. (2015). Pembinaan iman dalam pelayanan misdinar di Paroki St. Cornelius Madiun. 14, 10–17.
Tse, A. (2011). Menata masa depan Gereja dan bangsa melalui pendidikan iman remaja (katekese remaja). Jurnal Pendidikan Agama Katolik, Vol 6, 35–51.
Wanda, G. F., Telaumbanua, F., & Era, G. V. (2017). Pola pemahaman Misdinar tentang tugas dan fungsinya dalam Perayaan Ekaristi. 1(2), 98–105.
Waskito, J. (1984). Putera Altar. Kanisius.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Graciana Amanda Bele, Yohanes Rusae, Yofince Abatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Graciana Amanda Bele,
STIPAS Keuskupan Agung Kupang,
Indonesia


