Program SIPINTAR (Skrining Dan Pendidikan Gizi Anak) Untuk Mendukung Pertumbuhan Yang Optimal

Authors

  • Indah Permatasari, UPN Veteran Jakarta,  Indonesia
  • Ritanti Ritanti, UPN Veteran Jakarta,  Indonesia
  • Tatiana Tatiana, UPN Veteran Jakarta,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v3i2.407

Keywords:

Gizi anak Pendidikan Pertumbuhan Skrining

Abstract

Status gizi yang tidak baik pada anak akan mempengaruhi pertumbuhan fisik, perkembangan mental dan proses berpikir yang akan berakibat pada rendahnya daya kreativitas dan produktivitas anak saat dewasa. Tujuan dari Program SIPINTAR adalah skrining pertumbuhan dan penanggulangan masalah gizi pada anak dengan memanfaatkan pendidikan gizi anak menggunakan media permainan edukatif dan menarik.  Kegiatan ini diikuti oleh Guru sekolah (4 orang), Orangtua murid (35 orang), dan murid kelas 1 sekolah dasar Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sa’adatuddarain (35 murid). Kegiatan PKM SIPINTAR dilakukan melalui beberapa tahapan:(1)Identifikasi masalah, (2)Skrining Pengukuran BB, PB/TB anak, serta pemeriksaan status gizi anak, (3)Perekrutan kader-kader cilik, (4)Evaluasi program. Adapun hasil analisis  univariat menunjukkan sebagian besar siswa berjenis kelamin laki-laki (62,9%) dan berstatus gizi normal (60%), dengan latar tingkat pengetahuan orangtua baik sebesar (37,1%).  Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan pengetahuan orangtua dengan status gizi anak dengan uji chi-square dengan hasil p-value 0,007 dan adanya hubungan jenis jenis kelamin anak dengan status gizi anak (p-value 0,568). Dengan adanya kegiatan SIPINTAR, pihak sekolah sangat terbantu dengan mendapatkan pendataan terhadap status kesehatan gizi anak sekolah dan para orangtua mendapatkan pengetahuan seputar gizi anak

 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-11-14

How to Cite

Permatasari, I., Ritanti, R., & Tatiana, T. (2022). Program SIPINTAR (Skrining Dan Pendidikan Gizi Anak) Untuk Mendukung Pertumbuhan Yang Optimal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 3(2), 634-640. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v3i2.407

Most read articles by the same author(s)