Pemberdayaan Kelompok Lolon Girek pada Desa Blepanawa Kabupaten Flores Timur

Authors

  • Author Icon
    Liberius Suban Koten Universitas Nusa Nipa
  • Author Icon
    Adriani Ristanti Ristanti Universitas Nusa Nipa
  • Author Icon
    Paulus Libu Lamawitak Universitas Nusa Nipa
  • Author Icon
    Elisabeth Elvianti Universitas Nusa Nipa
  • Author Icon
    Fifilia Lusia Pa’a Universitas Nusa Nipa
  • Author Icon
    Maria Deltiana Universitas Nusa Nipa
  • Author Icon
    Phillipia Mamo Rangga Universitas Nusa Nipa
  • Author Icon
    Sisilia Oncinia Jaru Universitas Nusa Nipa
  • Author Icon
    Petrus Verianto Soge Universitas Nusa Nipa
  • Author Icon
    Ferdinandus Gahu Lewar Universitas Nusa Nipa

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4.4076

Keywords:

Pemberdayaan masyarakat, Pemasaran, Pengelolaan keuangan, Budidaya ikan Lele, Bioflok

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pemberdayaan masyarakat dalam memasarkan hasil budidaya, ikan Lele dan pengelolaan keuangan pada usaha biflok Lolon Girek. Metode penelitian yang digunakan adalah dekskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pemberdayaan masyarakat, dalam memasarkan budi daya ikan Lele, dilakukan dengan pelatihan pemasaran, pengembangan jaringan pemasaran, dan pemanfaatan tegnologi digital. Sementara itu, pengelolaan keuangan usaha dilakukan dengan pencatatan keuangan, analisis biaya pendapatan, dan perencanaan anggaran. Meskipun menghadapi beberapa tantangan, upaya pemberdayaan ini, telah memberikan dampak positif bagi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Desa Blepanawa. Rekomendasi yang diberikan adalah pentingnya dukungan pemerintah daerah, pengembangan kemitraan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara keberlanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Nasution,M.I., & Prayogi, M. A. (2018). Pemberdayaan masyarakat dan penerapan tegnologi budidaya ikan Lele sebagai usaha warga masyarakat Kota Binjai. Khadimul Ummah, 2(10), 17-24

Avnimelech, Y. (2009). Biofloc Technology- A Practical Guide Book. The World Aquaculture Society, Baton Rouge, Louisiana, United States.

Crab, R.,Defoirdt, T., Bossier, P., & Verstraete,W. (2012). Biofloc techology in aquaculture:beneficial effects and future challenges.Aquaculture,356,351-356.

De Schryver,P.,Crab,R.,defoirdt,T.,Boon,N.,& Verstraete,W.(2008). The basics of bio-flocs technology:the added value for aquaculture. Aquaculture,277 (3-4),125-137

Ekasari,J.(2009).Biofloc technology:theory and application in intesive aquaculture system. Jurnal Akuakultur Indonesia, 8(2), 117-126

Emerenciano,M.,Gaxiola,G.,& Cuzon, G. (2013). Biofloc technology (BFT): a riview for aquaculture application and animal foof industry.InBiomass Now-Cultivation and Utilization.IntechOpen

Downloads

Published

2024-10-19

How to Cite

Koten, L. S. ., Ristanti, A. R., Lamawitak , P. L. ., Elvianti, E. ., Pa’a, F. L. ., Deltiana, M. ., Rangga, P. M. ., Jaru, S. O. ., Soge, P. V. ., & Lewar, F. G. . (2024). Pemberdayaan Kelompok Lolon Girek pada Desa Blepanawa Kabupaten Flores Timur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(4), 4553–4558. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4.4076