Edukasi Pencegahan DOMS pada Komunitas Penggiat Hobi Hanagatsu Wotagei
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.6141Keywords:
Doms, Wotagei, Pemanasan, Gerakan Dinamis, EdukasiAbstract
Wotagei merupakan bentuk kegiatan yang berasal dari Jepang dengan gerakan tangan sederhana berupa chanting. Seiring dengan berkembangnya zaman, terjadi pergeseran budaya yang menyebabkan wotagei berubah dari gerakan chanting menjadi modern dance dengan light sticks (light dance). Gerakan berulang serta eksplosif pada wota seperti rotasi shoulder dan wrist, dan penggunaan kelompok otot yang berulang dapat memicu terjadinya Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS), terutama jika dilakukan tanpa pemanasan yang tepat. Walaupun tidak terlihat seperti olahraga, komunitas penggiat hobi seperti Hanagatsu Wotagei juga berisiko terkena DOMS, disamping itu belum adanya edukasi mengenai pencegahan DOMS pada komunitas ini. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota komunitas mengenai mekanisme terjadinya DOMS serta tindakan pencegahan melalui pemanasan yang tepat. Metode dari pengabdian ini menggunakan deskriptif kualitatif, Dimana pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta pemberian pre dan post-test mengenai DOMS. Edukasi diberikan melalui penyampaian materi dengan media leaflet, diskusi interaktif, serta demonstrasi latihan pemanasan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman responden mengenai DOMS, yang ditunjukkan melalui perbandingan skor pre dan post-test. Responden menunjukkan keterlibatan aktif selama materi diberikan dan tergerak untuk mulai memodifikasi teknik pemanasan sesuai edukasi yang diberikan. Dapat disimpulkan bahwa edukasi yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan anggota komunitas mengenai DOMS dan pentingnya pemanasan yang tepat serta membangun kesadaran untuk bertindak lebih baik dalam pemanasan sebelum aktivitas wotagei.
Downloads
References
Bitra, M., & Rajesh, P. (2021). Mechanism and Theories for Delayed Onset of Muscle Soreness in Athletes. International Journal Of Scientific Advances, SP(1), 5–9. https://doi.org/10.51542/ijscia.spil.02
Desmawati. (2019). Gambaran Gaya Hidup Kurang Gerak (Sedentary Lifestyle) dan Berat Badan Remaja Zaman Milenial di Tangerang, Banten. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 11(4), 296–301.
Garg, U., Kashyap, R., & Bhardwaj, M. (2024). A Comparison of the Effectiveness of Dynamic Stretching Versus Static Stretching in Improving Flexibility and Preventing Injuries in Young Basketball Players. International Journal for Multidimensional Research Perspectives. 2(4); 97-101.
Hidayah, H., Muchtarom, M., & Rejekiningsih, T. (2021). Service-Learning: Learning by Doing in Community to Strengthen Students’ Social Skill. Academic Journal of Interdisciplinary Studies. 3(10), 264-271
McKeigue, M. E., Liang, M. T., Ulety, K., & Allen, T. W. (2022). Mechanisms and Treatment of Delayed Onset Muscle Soreness in Athletes - A Review. Journal of Biomedical Research & Environmental Sciences, 3(7), 827–832. https://doi.org/10.37871/jbres1519
Morais, A. C. L. de, Machado, A. S., Pereira, M. E. F., Silva, W. da, Quesada, J. I. P., & Carpes, F. P. (2024). Intensity and Volume of Physical Exercise Influence DOMS and Skin Temperature Differently in Healthy Adults. Scientific Reports, 14(1). https://doi.org/10.1038/s41598-024-79785-2
Kancherla, A. S. (2023). Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS): Management Update. Annals of Innovation in Medicine (AIM), 1(3), 7–12. https://doi.org/10.59652/aim.v1i3.79
Lesmana, H. S. (2019). Profil Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) pada Mahasiswa FIK UNP Setelah Latihan Fisik. Halaman Olahraga Nusantara Jurnal Ilmu Keolahragaan, 2(1), 50–59.
Olani, F., Baruna, A. H., & Mariyana, D. (2023). Penyuluhan Mc Kenzie Cervical Exercise untuk Mengurangi Neck Pain pada Pegawai Poli KIA Puskesmas Singosari. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin. 6(3); 279-286. https://doi.org/10.36341/jpm.v6i3.3179
Prihantoro, Y., & Ambardini, R. L. (2018). Prevalensi, Karakteristik, dan Penanganan Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS). MEDIKORA, XVII(2), 126–135.
Riswari, A. A. (2019). Komunitas Surabaya Wotagei: Sebuah Kajian Budaya Populer. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 21(1), 121. https://doi.org/10.25077/jantro.v21.n1.p121-131.2019
Sadasivuni, H., Narayanasetti, N., & Alagingi, N. K. (2024). Predisposing Factors of Delayed Onset of Muscle Soreness in Untrained Athletes: A Cross-Sectional Study. Journal of Clinical and Diagnostic Research. 18(12); 1-4. https://doi.org/10.7860/JCDR/2024/74353.20372
Sarifah, A., & Indriyanto. (2018). Kajian Dinamika Pertunjukan Tari Rumeksa di Kota Purwokerto. Jurnal Seni Tari, 7, 1–12.
Sucipto, W., & Avezahra, H. (2023). Pengaruh Budaya terhadap Remaja. Jurnal Flourishing, 3(5), 205-210.
Susanti, E., Mu’min, M., Mausili, D., Sajidin, M., & Hafid, A. (2023). Pengaruh Budaya Populer di Kalangan Pemuda dan Implikasinya terhadap Ketahanan Budaya Komunitas Etnik (Studi Tentang Korean Wave di Komunitas Suku Mandar, Provinsi Sulawesi Barat). Jurnal Ketahanan Nasional, 29(3), 291-312.
Teixeira, E., Garcia, J., Bovolini, A., Carvalho, A., Pacheco, J., & Duarte, J. A. (2022). Sedentary Behaviour Impairs Skeletal Muscle Repair Modulating the Inflammatory Response. Journal of Functional Morphology and Kinesiology, 7(4), 1–14. https://doi.org/10.3390/jfmk7040076
Wilke, J., & Behringer, M. (2021). Is “Delayed Onset Muscle Soreness” A False Friend? The Potential Implication of The Fascial Connective Tissue in Post‐Exercise Discomfort. In International Journal of Molecular Sciences (Vol. 22, Issue 17, pp. 1–11). MDPI. https://doi.org/10.3390/ijms22179482
Wijianto, & Agustianti, E. F. (2022). The Effect of Active and Passive Recovery Exercise in Reduring DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness): Critical Review. Journal of Health Science, 20(1), 111–0. https://doi.org/10.30787/gaster.v20i1
Zulaini, Harahap, N. S., Siregar, N. S., & Zulfahri. (2021). Effect Stretching and Recovery on Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) After Exercise. Journal of Physics: Conference Series, 1–4. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1811/1/012113
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Prabawati Sinta Mario, Zidni Imanurrohmah Lubis, Siti Istiqomah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Prabawati Sinta Mario,
Universitas Muhammadiyah Malang,
Indonesia


