Upaya Promotif dan Preventif dalam Mengatasi Masalah Gangguan Mental pada Lansia
Keywords:
Gangguan Mental, Lansia, Promotif, PreventifAbstract
Penuaan merupakan proses yang alamiah terjadi pada individu, mengakibatkan terjadinya penurunan kemampuan baik secara fisik dan terjadi penurunan kesehatan mental. Upaya yang dilakukan secara promotif dapat melalui edukasi kesehatan pencegahan penyakit mental dan upaya preventif berupa skrining kesehatan mental, hal ini dilakukan agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terutama populasi lansia pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin baik fisik maupun mental. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di Paroki Santa Maria Tak Bernoda Rangkasbitung dengan jumlah lansia sebanyak 34 orang. Kegiatan diawali dengan pemberian edukasi kesehatan mental lansia, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan fisik serta skrining gangguan kesehatan mental lansia menggunakan SQR (Self Reporting Questionnaire). Hasil yang didapatkan sebanyak 24 orang (71%) lansia berjenis kelamin Perempuan, 21 orang (62%) kategori lanjut usia, 17 orang (50%) kategori Gemuk Derajat I, 18 orang (52,9%) mengalami Hipertensi Tahap 2, 17 orang (50%) mengalami Diabetes, 14 orang (6%) mengalami Hiperuresemia, 5 orang (15%) mengalami Dislipidemia. 26 orang (76%) tidak mengalami Gangguan Emosional. Perlu adanya pemahaman lansia terkait pentingnya mengetahui gejala penyakit dan cara pencegahan yang dilakukan. Keluarga dan masyarakat dapat memberikan dukungan untuk hidup lebih nyaman dalam mengakses layanan kesehatan dan mendampingi dalam mengelola kondisi emosionalnya. Selain itu upaya yang dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan dan mengatasi gangguan mental emosional lansia dengan kegiatan aktivitas fisik yaitu berolahraga, kegiatan keagamaan serta melakukan relaksasi seperti yoga atau meditasi
Downloads
References
Arifin, H., Chou, K. R., Ibrahim, K., Fitri, S. U. R., Pradipta, R. O., Rias, Y. A., Sitorus, N., Wiratama, B. S., Setiawan, A., Setyowati, S., Kuswanto, H., Mediarti, D., Rosnani, R., Sulistini, R., & Pahria, T. (2022). Analysis of Modifiable, Non-Modifiable, and Physiological Risk Factors of Non-Communicable Diseases in Indonesia: Evidence from the 2018 Indonesian Basic Health Research. Journal of Multidisciplinary Healthcare, 15(September), 2203–2221. https://doi.org/10.2147/JMDH.S382191
BPS. (2024). Statistik Penduduk Lanjut Usia 2024. Badan Pusat Statistik.
Caturini, E., Ariani, D., & Martono. (2025). Edukasi Pengaruh Tingkat Stress Pada Kesehatan Mental di RW 08 Kelurahan Mojosongo Kecamatan Jebres Surakarta. 6(7), 651–645.
Elisabhet, T. (2024). Edukasi Penanganan Dan Penilaian Tingkat Ansietas Pada Lansia Yang Mengalami Hipertensi. Jurnal Peduli Masyarakat, 6(1), 239–244.
Elisabhet, T. (2025). Analysis of the Level Anxiety Related To the Self Efficacy of. 6(2), 851–856. https://doi.org/https://doi.org/10.37287/ijghr.v6i2.3055
Nurti, W. D., Zulfitri, R., & Jumaini. (2022). Hubungan tingkat kemandirian lansia melakukan activity of daily living dengan kondisi kesehatan mental emosional pada lansia di Desa Banjar Guntung. Jurnal Medika Hutama, 03(02), 2508–2518. http://jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/view/475
SKI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia.
Wandi, S. U., Purwanto, I., Febriyanti, D., Aziza, N., Kholisyah, N., Ramdian, S. M., Kesehatan Masyarakat, P., Sains, F., & dan Kesehatan, F. (2024). Pemeriksaan Kesehatan Glukosa Darah Sewaktu dan Tekanan Darah serta Pemasangan Media Edukasi di Samsat Kabupaten Pandeglang Health Examination of Blood Glucose and Blood Pressure and Installation of Educational Media at Samsat Pandeglang Regency. Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 4(1), 56–63.
WHO. (2024). Ageing and health. World Health Organization
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wahyu Setiyawan, Garbito Pamboadji, Tiveni Elisabeht, Siti Rochani, Sumartini, Farah Luqyana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Wahyu Setiyawan,
Akademi Keperawatan Yatna Yuana Lebak,
Indonesia 

