Revitalisasi Pengolahan Sampah Organik melalui Program SEMPURNA di SDN Kotalama 4 Kota Malang
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7287Keywords:
Sampah Organik, Komposting, Sekolah Dasar, Literasi Lingkungan, Pengabdian MasyarakatAbstract
Permasalahan pengelolaan sampah organik di sekolah dasar masih menjadi tantangan serius, termasuk di SDN Kotalama 4 Kota Malang yang menghadapi penumpukan limbah harian tanpa sistem pengolahan. Program SEMPURNA (Solusi Efektif Mengolah Pupuk Organik Ramah Lingkungan) dilaksanakan untuk memberikan solusi melalui revitalisasi sarana pengolahan, pelatihan warga sekolah, dan produksi pupuk organik. Metode pelaksanaan meliputi perbaikan mesin pencacah, pemasangan drum komposter berkapasitas 150 liter, pelatihan guru–siswa–petugas kebersihan, serta pendampingan praktik pengolahan dengan bioaktivator EM4. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa sebesar 38%, keberhasilan produksi pupuk organik cair rata-rata 6 liter per dua minggu, serta kompos padat sekitar 15 kilogram per tiga bulan. Selain itu, terjadi perubahan perilaku warga sekolah dalam memilah dan mengelola sampah, serta integrasi kegiatan komposting dalam pembelajaran. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan kapasitas komposter, waktu pendampingan, dan biaya bioaktivator. Program ini menyimpulkan bahwa pengelolaan sampah organik berbasis sekolah efektif dalam mengurangi volume limbah sekaligus meningkatkan literasi lingkungan, serta dapat direplikasi di sekolah lain dengan dukungan keberlanjutan yang memadai.
Downloads
References
Alves, D., Villar, I., & Mato, S. (2024). Community composting strategies for biowaste treatment: Methodology, bulking agent and compost quality. Environmental Science and Pollution Research. https://doi.org/10.1007/s11356-023-25564-x
Ayilara, M. S., Olanrewaju, O. S., Babalola, O. O., & Odeyemi, O. (2020). Waste management through composting: Challenges and potentials. Sustainability, 12(11), 4456. https://doi.org/10.3390/su12114456
De Boni, A., Melucci, F. M., Acciani, C., & Roma, R. (2022). Community composting: A multidisciplinary evaluation of an inclusive, participative, and eco-friendly approach to biowaste management. Cleaner Environmental Systems, 6, 100092. https://doi.org/10.1016/j.cesys.2022.100092
García-Prats, M., González, D., Moral-Vico, J., Madrid-López, C., & Sánchez, A. (2023). Implementing community composting in primary schools: First experiences at Universitat Autònoma de Barcelona, Spain. Engineering Proceedings, 37, 37. https://doi.org/10.3390/ECP2023-14730
Iacovidou, E., & Zorpas, A. A. (2022). Exploratory research on the adoption of composting for the management of biowaste in the Mediterranean island of Cyprus. Cleaner and Circular Bioeconomy, 1, 100007. https://doi.org/10.1016/j.clcb.2022.100007
Pratomo, H., Sulistiana, S., Rahmat, R., & Aryanto, A. (2025). Percepatan Pembuatan Pupuk Kompos Berbahan Gabungan Feses Kambing dan Sapi Menggunakan EM4 di Cikaret, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(4), 673-683. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.3603
Lestari, A., Usoh, E. J., & Lengkong, J. S. J. (2024). Pengolahan sampah organik di lingkungan sekolah menjadi kompos. Jurnal Green Mandiri, 3(2), 101–110. https://doi.org/10.33387/jgm.v3i2.6230
Mpuangnan, K. N. (2023). Managing solid waste in school environment through composting approach. Journal of Integrated Elementary Education, 3(1), 45–55. https://doi.org/10.21580/jieed.v3i1.16003
Ningsih, O., Kartini, A. M., Haryono, A. C., Hidayati, L., Yudha, R. W., Muhajir, A., & Permana, R. S. (2025). Pemanfaatan Sampah Organik menjadi Pupuk Kompos dan Eco enzyme di Desa kemuning Lor. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 176–183. https://doi.org/10.59395/altifani.v5i2.623
Pranata, A. (2021). Peningkatan kesadaran lingkungan melalui pelatihan pengelolaan sampah sekolah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 5(2), 112–120. https://doi.org/10.33365/jpmn.v5i2.874
Safwat, S. M., & Matta, M. E. (2021). Environmental applications of Effective Microorganisms: A review of current knowledge and recommendations for future directions. Journal of Engineering and Applied Science, 68, 48. https://doi.org/10.1186/s44147-021-00049-1
Sinaga, R., Manurung, J., & Siregar, R. T. (2023). Komparasi Komposter Aerob dan Anaerob Sederhana Dalam Pengelolaan Limbah Organik. Jurnal Agroteknosains, 7(1), 77–88.http://dx.doi.org/10.36764/ja.v7i1.1039
Subula, R. (2022). Kajian tentang kualitas kompos yang menggunakan EM4. EduBiosfer: Jurnal Pendidikan Biologi, 13(2), 89–97. https://doi.org/10.30872/edubiosfer.v13i2.239
Triariani, M. (2025). Pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos sebagai upaya mendukung Sekolah Adiwiyata di SDN 2 Ancaran. ARRUS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 1–7. https://doi.org/10.35877/454RI.abdiku3921
Van Fan, Y., Chew, T. L., Klemeš, J. J., Chua, L. S., Sarmidi, M. R., & Leow, C. W. (2018). Evaluation of Effective Microorganisms on home scale organic waste composting. Journal of Environmental Management, 216, 41–48. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2017.04.019
Wulandari, T. S. H., Nurtjahyani, S. D., Nuraida, D., Panggabean, C. I. T., & Sukisno, S. (2024). EM-4 application in the process of making compost from household organic waste to increase skills of PKK members. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 421–429. https://doi.org/10.20527/btjpm.v6i2.10251
Yani, D. A., Juliansyah, H., Puteh, A., & Anwar, K. (2022). Minimalisasi biaya produksi usaha tani melalui pemanfaatan limbah buah-buahan sebagai pupuk organik cair. Jurnal Malikussaleh Mengabdi, 1(2), 1–8. https://doi.org/10.29103/jmm.v1i2.8237
Zuriatni, Y. (2024). Workshop pembuatan kompos untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pengolahan sampah organik. Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 45–53. https://doi.org/10.53624/kontribusi.v5i1.492
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Latifah Khomsiati, Renda Yuriananta, Uridna Marwah Lufthansa, Atika Praptawati, Mochammad Zaenal Abidin, Roby Bayu Priyatama, Alfath Ibramovich, Haura Inas Fibrilian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Nur Latifah Khomsiati,
Universitas Negeri Malang,
Indonesia


