PKM KTH Wana Merta Desa Wanagiri Pemberdayaan Kelompok Kopi Secara Agroforestri

Authors

  • Putu Shantiawan Prabawa, Universitas Panji Sakti Singaraja,  Indonesia
  • I Putu Parmila, Universitas Panji Sakti Singaraja,  Indonesia
  • I Made Madiarsa, Universitas Panji Sakti Singaraja,  Indonesia
  • I Komang Ardika Jaya, Universitas Panji Sakti Singaraja,  Indonesia
  • I Made Aditya Wiguna, Universitas Panji Sakti Singaraja,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7384

Keywords:

Pemberdayaan, Wanagiri, Agroforestri, Kopi

Abstract

Desa Wanagiri di Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, memiliki peran strategis sebagai kawasan resapan air dan perlindungan tata air. Sejak memperoleh Hak Pengelolaan Hutan Desa (HPHD) pada tahun 2018, Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Merta mengelola 70 ha lahan melalui sistem agroforestri berbasis kopi Arabika dan Robusta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok dalam penerapan teknologi budidaya kopi agroforestri sehat serta memperkuat manajemen kelembagaan. Metode yang digunakan meliputi pelatihan partisipatif, demonstrasi peremajaan dan pemangkasan, pembuatan pupuk organik terfermentasi, serta pendampingan administrasi kelompok. Evaluasi dilakukan melalui perbandingan nilai pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek teknis dan kelembagaan, dengan peningkatan pemahaman petani sebesar 109% serta kemampuan manajemen kelompok sebesar 131%. Kelompok juga berhasil memproduksi bibit kopi sehat dan pupuk kandang terfermentasi secara mandiri. Simpulan menunjukkan bahwa penerapan teknologi budidaya kopi agroforestri sehat yang disertai penguatan manajemen kelompok efektif meningkatkan kapasitas dan kemandirian KTH Wana Merta, serta berpotensi menjadi model pemberdayaan berkelanjutan bagi kelompok tani hutan lain di wilayah Buleleng.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ringkasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2025-2029, (2025). https://perpustakaan.bappenas.go.id/e-library/file_upload/koleksi/dokumenbappenas/konten/Dokumen 2025/Konten/%7BDigital%7D Ringkasan RPJMN Tahun 2025-2029.pdf

Hartati, T. M., Rachman, I. A. R., & Alkatiri, H. M. (2022). Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Kambing terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Caisim ( Brassica campestris ) di Inceptisol. Agro Bali : Agricultural Journal, 5(1), 92–101. https://doi.org/https://doi.org/10.37637/ab.v5i1.875

Hartatik, W., Husnain, H., & Widowati, L. R. (2015). Peranan pupuk organik dalam peningkatan produktivitas tanah dan tanaman. Jurnal Sumberdaya Lahan, 9(2), 107–120. https://media.neliti.com/media/publications/140352-ID-peranan-pupuk-organik-dalam-peningkatan.pdf

Hulupi, R., & Martini, E. (2013). Budi Daya dan Pemeliharaan Tanaman Kopi di Kebun Campur (1st ed.). World Agroforestry Centre (ICRAF) Southeast Asia Regional Program. https://www.cifor-icraf.org/publications/sea/Publications/files/booklet/BL0048-13.pdf

Jaham, S. (2015). 2015 human development report (HDR) work for human development. In Undp. https://www.in.undp.org/content/india/en/home/library/hdr/human-development-products/GHDR-2015.html%0Ahttp://hdr.undp.org/sites/all/themes/hdr_theme/country-notes/CUB.pdf

Khayati, N., Wachjar, A., & Sudarsono, . (2020). Pengelolaan Pemangkasan Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L.) di Kebun Kalisat Jampit, PT Perkebunan Nusantara XII (Persero), Bondowoso, Jawa Timur. Buletin Agrohorti, 7(3), 295–301. https://doi.org/10.29244/agrob.v7i3.30531

Laksemi, N. P. S. T., Sulistyawati, E., & Mulyaningrum. (2019). Sustainable Social Forestry in Bali (A Case Study at Hutan Desa Wanagiri). Jurnal Sylva Lestari, 7(2), 150. https://doi.org/10.23960/jsl27150-163

Nazir, N. (2016). Mengenal Tanaman Kopi. Artikel Teknis Pertanian. https://bbpplembang.bppsdmp.pertanian.go.id/publikasi-detail/1385#:~:text=Tanah digunakan sebagai media tumbuh,terlalu banyak terkontaminasi polusi udara.

Ningsih, H., & Yanuarita, H. T. (2022). Inovasi Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi Sebagai Pupuk Organik (Bokashi) Di Desa Jungke, Karanganyar. E-Jurnal SPIRIT PRO PATRIA, 8(2), 150–156. https://doi.org/10.29138/spirit.v8i2.2174

Pemdes Wanagiri. (2015). Profil Desa Wanagiri. Profil Desa Wanagiri. https://wanagiri-buleleng.desa.id/index.php/first/artikel/3

Undang-undang Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan, (1999).

Sanjaya, P., Ramadiana, S., Widyastuti, R. A. D., Pujisiswanto, H., & Warganegara, H. A. (2024). Teknologi Pemupukan Tanaman Kopi dengan Penambahan Pupuk Organik dan Biochar di Desa Margoyoso , Kecamatan Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 03(02), 71–82. https://doi.org/https://doi.org/10.23960/jpfp.v3i2.9825

Sari, C. T., & Indriani, E. (2021). Pentingnya Pembukuan Sederhana Bagi Kelompok UMKM KUB Murakabi Desa Ngargoyoso. Wasana Nyata (Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat), 1(1), 17–21. https://doi.org/10.36587/wasananyata.v1i1.189

Sembiring, S. A., Marbun, P., & Lubis, kemala sari. (2016). Kajian Jumlah Biji Basah Dan Berat Bji Basah Kopi Robusta (Coffea Robusta Lindl.) pada Beberapa Ketinggian, Kemiringan Lereng Dan Jenis Tanah Di Kecamatan Silima Pungga-Pungga Kabupaten Dairi. Jurnal Agroekoteknologi, 4(1), 1857–1864.

Downloads

Published

2026-01-09

How to Cite

Prabawa, P. S. ., Parmila, I. P. ., Madiarsa, I. M. ., Ardika Jaya, I. K. ., & Aditya Wiguna, I. M. . (2026). PKM KTH Wana Merta Desa Wanagiri Pemberdayaan Kelompok Kopi Secara Agroforestri. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 6(4), 6379–6387. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7384

Issue

Section

Lingkungan dan Ketahanan Pangan