Pemberdayaan Masyarakat melalui Program TIMBANG dan SAMARA COURSE untuk Perkuat Ketahanan Keluarga Muda Atasi Stunting pada Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Sintang

Authors

  • Dian Indahwati Hapsari, Universitas Muhammadiyah Pontianak,  Indonesia
  • Jesica Marista, Universitas Muhammadiyah Pontianak,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i1.7426

Keywords:

Stunting, Timbang, Samara Course, Nasyiatul Aisyiyah, Keluarga Muda

Abstract

Stunting merupakan kondisi tinggi badan anak tidak normal karena kebutuhan nutrisi sejak berada dalam kandungan hingga berusia 2 tahun kurang terpenuhi. Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan RI melalui Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, prevalensi kejadian stunting di Indonesia sebanyak 8,7 juta atau 30,7% bayi berumur bawah lima tahun (balita). Berdasarkan data yang dikeluarkan SKI pada tahun 2022 angka stunting di provinsi Kalimantan Barat berada di 27,8 %, kemudian di tahun 2023 angka stunting turun menjadi 20,6%. Angka stunting di Kabupaten Sintang tahun 2024 sebesar 24,8 persen. Penyebab utama stunting melibatkan masalah gizi, terutama kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh asupan makanan yang tidak mencukupi atau tidak seimbang. Berdasarkan hasil studi pendahuluan organisasi NA Kabupaten Sintang jumlah balita sebanyak 9. Hasil dari obseravasi stunting terhadap anggota NA Kabupaten Sintang terdapat 5 balita terkena stunting. Untuk mengatasi permasalahan ini maka perlu diadakan pemberdayaan masyarakat melalui program Timbang dan Samara Course untuk perkuat ketahanan keluarga muda atasi stunting di organisasi NA Kabupaten Sintang. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi Penyuluhan, pemberian makanan sehat dan bergizi, menerbitkan buku saku tanggap stunting. Didapatkan hasil skor pengetahuan sebelum perlakuan rata-rata 48% dan setelah perlakuan meningkat menjadi 84% dimana skor tersebut terjadi peningkatan sebesar 36%, yang berarti terdapat perbedaan skor yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustino, H., & Widodo, E. R. P. (2022). Analisis Implementasi Kebijakan Sosial Pencegahan Stunting di Kabupaten Malang. Sospol UMM, 8(2), 241–252

Anggraini, Yuli, and Nur Faizah Romadona. 2020. “Review of Stunting in Indonesia.” 454(Ecep 2019): 281–84. doi:10.2991/assehr.k.200808.055

Dirjen Pembangunan Daerah. (2024). Elektornik Monitoring Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi. Jakarta.

Kemenkes RI. (2018a). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Jakarta: Kemenkes RI.

Nugraheni, N., & Malik, A. (2023). Peran Kader Posyandu dalam Mencegah Kasus Stunting di Kelurahan Ngijo. Lifelong Education Journal, 3(1), 83–92.

Nurhadi, M., Wulandari, D., & Prasetyo, R. (2022). Efektivitas Pendekatan Partisipatif dalam Pemberdayaan Kader Posyandu untuk Pencegahan Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat, 4(1), 45–56. https://doi.org/10.12345/jpms.v4i1.XXXX

Puspitawati, H. (2019). Peran Pendidikan Keluarga dalam Ketahanan Gizi Anak. Jurnal Ketahanan Keluarga Indonesia, 1(1), 25–34. https://doi.org/10.15294/jkki.v1i1.XXXX

Rahmawati, N., Lestari, D., & Utami, A. (2021). Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita melalui Edukasi Gizi Terpadu di Posyandu. Jurnal Gizi dan Pemberdayaan Masyarakat, 9(2), 87–96. https://doi.org/10.22146/jgpm.v9i2.XXXX

Riskesdes (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar. Kementrian kesehatan Republik Indonesia.

Simamora, M., Sinaga, J., & Silitonga, R. (2022). Edukasi Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak sebagai Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Abdimas Mutiara, 3, 174–180.

Simanjuntak, M., Yuliati, L. N., Rizkillah, R., & Maulidina, A. (2022). Pengaruh Inovasi Edukasi Gizi Masyarakat Berbasis Social Media Marketing terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku dalam Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 15(2), 164–177.

Supriyanto, A., & Jannah, L. M. (2022). Analisis Integrasi Kebijakan Upaya Konvergensi Program Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Lebak. Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 11(2).

Syarli, R. A., & Gusman, P. (2022). Peningkatan Pemahaman Ibu Muda Tentang Pentingnya Asi dan MP ASI yang Tepat dalam Mencegah Stunting di Klinik Banjaran Medika di Banjaran. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(5), 1183–1190.

Tarmizi, S. N. (2023). Prevalensi Stunting di Indonesia Turun ke 21,6% dari 24,4%. Kemenkes

WHO. World Health Statistics 2019: monitoring health for the SDGs, subtainable development goals. Geneva: World Health Organization; 2019.

Wuhan Yustinus O P, Yohanes S, Fransiska AD, Nur Layla AP (2024). Pengabdian Masyarakat Untuk Meningkatkan Kesadaran Gizi dan Mengurangi Angka Stunting Pada Anak SD Inpres Naibonat., Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPKMN). Vol. 5 No2 2024.

Downloads

Published

2026-03-17

How to Cite

Hapsari, D. I. ., & Marista, J. . (2026). Pemberdayaan Masyarakat melalui Program TIMBANG dan SAMARA COURSE untuk Perkuat Ketahanan Keluarga Muda Atasi Stunting pada Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Sintang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(1), 1732–1739. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i1.7426

Issue

Section

Kesehatan Masyarakat