Partisipasi Komunitas dalam Gerakan Bersih Pantai di Desa Pengudang, Bintan

Authors

  • Winda Gustika, Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji,  Indonesia
  • Siti Arieta, Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang,  Indonesia
  • Ilhamda Fattah Kaloko, Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang,  Indonesia
  • Grace Natasya, Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang,  Indonesia
  • Taruna Prakarsa, Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang,  Indonesia

Keywords:

Partisipasi Masyarakat, Kesadaran Ekologis, Pokdarwis, Pesisir, Bintan

Abstract

Permasalahan kebersihan pesisir di Desa Pengudang, Kabupaten Bintan, berkaitan dengan akumulasi sampah kiriman lintas negara yang berdampak pada ekosistem pesisir dan aktivitas wisata bahari lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat pesisir melalui pelaksanaan Gerakan Bersih Pantai dengan melibatkan masyarakat dan mahasiswa serta menggandeng Pokdarwis Bintan sebagai mitra utama. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kolaboratif, yang diawali dengan kegiatan sosialisasi dan dilanjutkan dengan aksi bersih pantai sepanjang satu kilometer garis pesisir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan pantai serta perubahan sikap terhadap tanggung jawab lingkungan. Selain menghasilkan lingkungan pesisir yang lebih bersih, kegiatan ini juga memperkuat peran Pokdarwis Bintan sebagai lembaga lokal penggerak ekowisata berbasis komunitas. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan komunitas lokal mendukung terbentuknya kesadaran ekologis masyarakat pesisir sebagai dasar pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alamsyah, R., Zulkifli, A. T. A. R., Fauzi, I., Liswahyuni, A., Permatasar, A., & Wahab, H. (2022). Distribution and Composition of Marine Debris in the Shoreline Area of Bone Bay Indonesia. Environmental Research, Engineering and Management, 78(2), 49–57. https://doi.org/10.5755/j01.erem.78.2.28933

Anggraeni, D. S. N., Musyrafah, L., Taruna, Sari, Y. M., Holik, M., Maulana, H., Habibah, Ily, W., Sugondo, G. G., Yustinus, Sudirman, & Herlan1. (2024). Community participation to enhance environmental awareness in Sungai Bulan sub-district, North Singkawang. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 20(1), 64–76. https://doi.org/10.20414/transformasi.v20i1.9910

Chomariyah, C., & Rafiqi, I. D. (2024). The Indonesian Legal Framework to Mitigate Marine Plastic Debris. Indonesia Law Reform Journal, 4(1), 1–14. https://doi.org/10.22219/ilrej.v4i1.32110

Hartono, T., Trisakti, F. A., & Fuadiah, I. (2022). Community-based ecotourism: peran ‘Pokdarwis’ dalam branding Siak Hijau. PRofesi Humas Jurnal Ilmiah Ilmu Hubungan Masyarakat, 6(2), 154. https://doi.org/10.24198/prh.v6i2.26018

Pradana, G. Y. K. (2024). Peran Civitas Akademika IPBI Dalam Menjalin Makna Sosial Pada Kegiatan Beach Clean Up di Kuta. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(1), 77–89. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i1.775

Praptiwi, R. A., Maharja, C., Cholifatullah, F., Subroto, D. C. J., Sainal, S., Miller, P. I., Cheung, V. V., Setia, T. M., Nasruddin, Datu, Sugardjito, J., & Austen, M. C. (2025). Developing a Citizen Science Approach to Monitor Stranded Marine Plastics on a Remote Small Island in Indonesia. CLEAN – Soil, Air, Water, 53(1). https://doi.org/10.1002/clen.70001

Purba, N. P., Handyman, D. I. W., Pribadi, T. D., Syakti, A. D., Pranowo, W. S., Harvey, A., & Ihsan, Y. N. (2019). Marine debris in Indonesia: A review of research and status. Marine Pollution Bulletin, 146, 134–144. https://doi.org/10.1016/j.marpolbul.2019.05.057

Purba, N. P., Pasaribu, B., Faizal, I., Martasuganda, M. K., Ilmi, M. H., Febriani, C., & Alfarez, R. R. (2023). Coastal clean-up in Southeast Asia: lessons learned, challenges, and future strategies. Frontiers in Marine Science, 10. https://doi.org/10.3389/fmars.2023.1250736

Sianipar, I. M. J., Suryawan, I. W. K., & Tarigan, S. R. (2022). The Challenges and Future of Marine Debris Policy in Indonesia and Taiwan Case Studies. Journal of Sustainable Infrastructure, 1(2), 56–62. https://doi.org/10.61078/jsi.v1i2.9

Simanihuruk, M., Arafah, W., & Rahmanita, M. (2024). The Role of Governance, Social Welfare, and Community Participation on Sustainable Tourism Village: A Case Study in Pioneering Tourism Village, Bogor Regency, Indonesia. International Journal of Research and Review, 11(6), 432–439. https://doi.org/10.52403/ijrr.20240650

Slamet. (2025). Pesisir Pengudang, Bintan, Dipenuhi Sampah Kiriman, Pelampung Barrier Dipasang Lindung Mangrove. Batampos. https://kepri.batampos.co.id/pesisir-pengudang-bintan-dipenuhi-sampah-kiriman-pelampung-barrier-dipasang-lindung-mangrove/ (di akses Okt.20, 2025)

Steven, Fadilah, N., & Sutoyo, P. A. (2024). The Role of the Community in Minimizing Waste in the Tourism Environment at Pukan Beach, Bangka Belitung. Masyarakat Pariwisata : Journal of Community Services in Tourism, 5(1), 84–89. https://doi.org/10.34013/mp.v5i1.1525

Sudirman, A., Idris, I., Siswandi, A. G., Adolf, H., Fadilah, E. M., Maulana, M., & Hakiki, F. (2023). The Impact of Weak Marine Debris Governance on the Increased Environmental Insecurity in Southeast Asia. Politika: Jurnal Ilmu Politik, 14(1), 141–159. https://doi.org/10.14710/politika.14.1.2023.141-159

Suhardono, S., Lee, C.-H., & Suryawan, I. W. K. (2024). Trends in citizen influencing willingness to participate in marine debris management and social well-being in Bali metropolitan, Indonesia. Urban Governance, 4(4), 362–373. https://doi.org/10.1016/j.ugj.2024.12.005

Suryawan, I. W. K., Suhardono, S., & Lee, C.-H. (2024). Boosting beach clean-up participation through community resilience hypothetical scenarios. Marine Pollution Bulletin, 207, 116853. https://doi.org/10.1016/j.marpolbul.2024.116853

Syamsuddin, M. F. D., Nevandra, A. P. A., Yona, D., Yamindago, A., Sari, S. H. J., & Yanuar, A. T. (2025). Beach Cleanliness and Marine Debris Characteristics for Sustainable Coastal Tourism in Prigi Bay, Indonesia. ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences, 30(3), 329–344. https://doi.org/10.14710/ik.ijms.30.3.329-344

Wirdawati, A., Ferdian, F., Faridah, A., Kasmita, K., Yuliana, Y., & Wulandari, D. P. (2025). The Role Of Tourism Awareness Group (Pokdarwis) In The Development Of Nyarai Tourism Village. International Journal of Progressive Sciences and Technologies, 49(2), 524. https://doi.org/10.52155/ijpsat.v49.2.7072

Wyles, K. J., Pahl, S., Holland, M., & Thompson, R. C. (2017). Can Beach Cleans Do More Than Clean-Up Litter? Comparing Beach Cleans to Other Coastal Activities. Environment and Behavior, 49(5), 509–535. https://doi.org/10.1177/0013916516649412

Yogi Eka Sahputra. (2022, December 18). Cerita Anak Muda di Bintan, Pungut 600 Ton Sampah Laut. Mongabay. https://mongabay.co.id/2022/12/18/cerita-anak-muda-di-bintan-pungut-600-ton-sampah-laut/ (di akses Okt. 20, 2025)

Downloads

Published

2026-02-04

How to Cite

Gustika, W., Arieta, S. ., Kaloko, I. F., Natasya, G. ., & Prakarsa, T. . (2026). Partisipasi Komunitas dalam Gerakan Bersih Pantai di Desa Pengudang, Bintan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(1), 997-1004. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/7501

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.