Perintisan Pengembangan Destinasi Wisata di Desa Senanghati, Malingping, Lebak, Banten

Authors

  • Hubertina Karolina Ngarbingan, Universitas Terbuka,  Indonesia
  • Ni Wayan Marsha Satyarini, Universitas Terbuka,  Indonesia
  • Nihan Anindyaputra Lanisy, Universitas Terbuka,  Indonesia
  • Muhammad Nasoha, Universitas Terbuka,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7502

Keywords:

Pemandian Air Panas Citando, Kelompok Sadar Wisata, Wisata Lokal, Pemberdayaan Masyarakat, Banten

Abstract

Desa Senanghati memiliki potensi wisata alam berupa pemandian air panas Citando, namun pengelolaannya belum optimal karena keterbatasan sarana prasarana, promosi, dan kapasitas sumber daya manusia. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kunjungan wisatawan, minimnya Pendapatan Asli Desa (PAD), serta terbatasnya peluang ekonomi masyarakat lokal. Program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Terbuka (PkM-UT) dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang mencakup penyuluhan, pelatihan, pendampingan intensif, serta pembentukan dan penguatan Kelompok Sadar Wisata (PokDarWis). Seluruh kegiatan disusun dalam tahapan sistematis yang berfokus pada peningkatan kompetensi pengelolaan destinasi, pengembangan layanan wisata, promosi digital, dan produksi ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Hasil menunjukan PokDarWis yang berfungsi sebagai penggerak utama pengelolaan wisata desa, peningkatan keterampilan masyarakat dalam pelayanan wisata dan pemasaran digital, serta munculnya produk ekonomi kreatif baru. Selain itu, kegiatan berkontribusi pada peningkatan kunjungan wisatawan, pendapatan warga, dan PAD desa. Kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan juga meningkat melalui partisipasi aktif dalam pengelolaan kawasan wisata. PkM-UT berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan wisata berbasis komunitas dan menghasilkan model pendampingan yang operasional dan berkelanjutan. Model ini dapat diterapkan pada pengembangan desa wisata lain dengan karakteristik serupa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agung Prakoso, A., Pradipto, E., Sani Roychansyah, M., & Setya Nugraha, B. (2020). Community-based tourism: concepts, opportunities and challenges. Journal of Sustainable Tourism and Entrepreneurship, 2(2), 95–107. https://doi.org/10.35912/joste.v2i2.563

Akbar, S., Noviyanti, E., Khadijah, U. L. S., & Deinaputra, R. D. (2021). Community Empowerment in the Context of Sustainable Tourism Development in Surodadi Village. JPPM (Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat), 8(2), 131–146. https://doi.org/10.21831/jppm.v8i2.39164

Aquino, J., Falter, M., & Fusté-Forné, F. (2024). A community development approach for regenerative tourism in the Nordics: lifestyle entrepreneurs towards a placed-based research agenda. Journal of Tourism Futures. https://doi.org/10.1108/JTF-06-2023-0148

Arnstein, S. R. (2019). A Ladder of Citizen Participation. Journal of the American Planning Association, 85(1), 24–34. https://doi.org/10.1080/01944363.2018.1559388

Chen, H. C., Lin, T. C., & Chen, Y. H. (2025). The Impact of Social Capital and Community Empowerment on Regional Revitalization Practices: A Case Study on the Practice of University Social Responsibility Programs in Wanli and Jinshan Districts. Sustainability (Switzerland), 17(10). https://doi.org/10.3390/su17104653

Fletcher, J., Fyall, A., Gilbert, D., & Wanhill, S. (2021). TOURISM PRINCIPLES AND PRACTICE. www.pearson.com/uk

Ginanjar, R., & Runingsawitri, H. S. (2023). Community Empowerment In Tourism Development : Concepts And Implications. The Eastasouth Management and Business, 01(03), 111–119. https://doi.org/10.58812/esmb.v1.i03

Jackson, L. A. (2025). Community-Based Tourism: A Catalyst for Achieving the United Nations Sustainable Development Goals One and Eight. Tourism and Hospitality, 6(1). https://doi.org/10.3390/tourhosp6010029

Kemenparekraf. (2019). Pedoman Kelompok Sadar Wisata (PokDarWis) dan Sapta Pesona. Jakarta: Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Khalid, S., Ahmad, M. S., Ramayah, T., Hwang, J., & Kim, I. (2019). Community empowerment and sustainable tourism development: The mediating role of community support for tourism. Sustainability (Switzerland), 11(22). https://doi.org/10.3390/su11226248

Nguyen, D. T. N., d’Hauteserre, A. M., & Serrao-Neumann, S. (2022). Intrinsic barriers to and opportunities for community empowerment in community-based tourism development in Thai Nguyen province, Vietnam. Journal of Sustainable Tourism, 30(4), 723–741. https://doi.org/10.1080/09669582.2021.1884689

Nofrion, Rahmanelli, Yerrimadesi, & Erwin Pri Utomo. (2023). Peningkatan Kapasitas Pokdarwis Aia Angek dan Daya Tarik Objek Wisata Pemandian Air Panas di Nagari Koto Sani, Kabupaten Solok. https://doi.org/https://doi.org/10.31849/g1wpgt02

Nurul Rochmah Pramadika, Try Kurniawan Akhbar, & Sarmoko Saridi. (2025). Penerapan Infrastruktur Wisata Berkelanjutan Melalui Penerapan Konsep Struktur Tahan Gempa. Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata Dan Perhotelan, 4(3), 815–820. https://doi.org/10.55606/jempper.v4i3.5455

Scheyvens, R., & van der Watt, H. (2021). Tourism, empowerment and sustainable development: A new framework for analysis. Sustainability (Switzerland), 13(22). https://doi.org/10.3390/su132212606

Sulistyo, A., Yudiandri, T. E., & Kusumawati, F. D. (2024). Penguatan Kapasitas SDM melalui Sadar Wisata 5.0 dalam Menciptakan Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 8(2), 251. https://doi.org/10.30595/jppm.v8i2.21127

Downloads

Published

2026-01-06

How to Cite

Ngarbingan, H. K., Marsha Satyarini, N. W. ., Lanisy, N. A. ., & Nasoha, M. . (2026). Perintisan Pengembangan Destinasi Wisata di Desa Senanghati, Malingping, Lebak, Banten. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 6(4), 6586-6595. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7502