Psikoedukasi Literasi Kesehatan Mental pada Remaja MAN 1 Ternate

Authors

  • Irma Dasi, Universitas Khairun,  Indonesia
  • Ismail Rahman, Universitas Khairun,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7611

Keywords:

Psikoedukasi, Literasi, Kesehatan Mental, Remaja, Pencegahan Bunuh Diri

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental pada remaja melalui psikoedukasi di MAN 1 Ternate sebagai upaya preventif terhadap meningkatnya kasus gangguan psikologis dan bunuh diri di Provinsi Maluku Utara. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya tingkat literasi kesehatan mental masyarakat, serta meningkatnya jumlah kasus Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah Maluku Utara. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan pendekatan ceramah interaktif, diskusi, serta pre-test dan post-test menggunakan instrumen Mental Health Literacy Scale (MHLS) yang telah diadaptasi ke bahasa Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai konsep kesehatan mental, kemampuan mengenali gejala gangguan psikologis, serta pengetahuan tentang cara mencari bantuan profesional. Selain itu, pembagian poster edukatif turut memperkuat penyebaran informasi dan kesadaran kolektif di lingkungan sekolah. Kegiatan psikoedukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap positif, dan kesadaran remaja mengenai pentingnya kesehatan mental, serta mendukung terbentuknya lingkungan sekolah yang peduli dan responsif terhadap isu psikologis. Program ini diharapkan menjadi model intervensi edukatif berkelanjutan yang dapat diterapkan di sekolah lain guna menumbuhkan generasi muda yang sehat secara mental dan emosional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aurora, M. C., Ibnu, I. N., & Ningsih, V. R. (2025). Pengaruh media poster terhadap pengetahuan dan sikap tentang kesehatan mental pada remaja di SMAN 5 Kota Jambi. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 4(1), 248-265. https://doi.org/10.55606/jurrikes.v4i1.4480

Ali, M., et al. (2024). Literasi kesehatan mental, strategi coping terhadap perilaku mencari bantuan pada remaja. Parameter, 36(1), 24–39. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/parameter/article/view/44900

Australian Institute of Professional Counsellors. (2014). Psychoeducation: Definition, goals and methods. https://www.aipc.net.au/articles/psychoeducationdefinition-goals-and-method

Badan Riset dan Inovasi Nasional. (2024). BRIN bahas kondisi kesehatan jiwa remaja Indonesia dari aspek psikososial. BRIN. https://www.brin.go.id/news/116807/brin-bahas-kondisi-kesehatan-jiwa-remaja-indonesia-dari-aspek-psikososial

Elsheshtawy, E. (2020). Assessment of mental health literacy of depression and suicide among undergraduate medical students: A cross-sectional study, 31(2), 159–168. https://doi.org/10.12816/0056867

Hapsari, I. I., Rosalinda, I., & Mayangsari, A. (2024). Psikoedukasi literasi kesehatan mental pada remaja di Desa Pasir Tanjung. *Jendela Akademika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat*, 2(2), 43–47. https://doi.org/10.21009/JendelaAkademika.202.01

Kahar, A. S. J., & Saleh, H. H. N. (2024). Gambaran literasi kesehatan mental Maluku Utara berdasarkan jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, kabupaten/kota. PSIKOSAINS, 19(2), 230–240. http://dx.doi.org/10.30587/psikosains.v19i2.7039

Klik Halmahera. (2025, Januari 19). 2 kasus gantung diri terjadi di Ternate, korbannya tukang ojek dan mahasiswi, diduga dipicu masalah asmara. Klik Halmahera. https://www.klikhalmahera.com/maluku-utara/98214369487/2-kasus-gantung-diri-terjadi-di-ternate-korbannya-tukang-ojek-dan-mahasiswi-diduga-dipicu-masalah-asmara2

Nafiah, S., & Jumino. (2019). Efektivitas brosur sebagai media pendidikan pemakai untuk meningkatkan pengetahuan tentang perpustakaan di SMA Negeri 3 Semarang. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 8(4), 1–12.

Natasubagyo, O. S., & Kusrohmaniah, S. (2019). Efektivitas psikoedukasi untuk peningkatan literasi depresi. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP), 5(1), 26–33.

Notoatmodjo, S. (2003). Pengembangan sumber daya manusia. Jakarta: PT Rineka Cipta.

O’Connor, M. & Casey, L. (2015). The Mental Health Literacy Scale (MHLS): A new scale-based measure of mental health literacy. Psychiatry Research, 229(1-2), 511-516. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2015.05.064

Putri, C. H., & Novianty, A. (2024). Survei literasi kesehatan mental pada guru SMP dan SMA/SMK. Jurnal Psikodidaktika, 9(1), 517–531. https://doi.org/10.32663/psikodidaktika.v9i1.4344

Supratiknya, A. (2011). Merancang program dan modul (Edisi ke-2). Yogyakarta: Penerbit Universitas Sanata Dharma.

Tribun News Ternate. (2024, September 5). Jumlah ODGJ di Halmahera Selatan, Maluku Utara, meningkat jadi 170 orang. Tribun Ternate. https://ternate.tribunnews.com/2024/09/05/jumlah-odgj-di-halmahera-selatan-maluku-utara-meningkat-jadi-170-orang

Zhang, L., Zhang, Y., Chen, Z., Zhou, Y., Ma, J., & Cai, J. (2023). Impact of social support on mental health: A longitudinal study. Journal of Affective Disorders, 324, 184–192. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0165032723000708

Downloads

Published

2025-12-28

How to Cite

Dasi, I., & Rahman, I. (2025). Psikoedukasi Literasi Kesehatan Mental pada Remaja MAN 1 Ternate. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 6(4), 6492–6499. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7611

Issue

Section

Pendidikan dan Literasi Masyarakat