Implementasi Kegiatan Tari Tradisional Dalam Meningkatkan Pembentukan Karakter Siswa di Desa Sulahan

Authors

  • Author Icon
    Ni Kadek Sita Cahyani ITP Markandeya Bali
  • Author Icon
    I Nengah Sueca ITP Markandeya Bali

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7628

Keywords:

Pendidikan karakter, Tari tradisional, Metode PALS, Budaya Bali, Pelestarian budaya

Abstract

Kegiatan pelatihan tari tradisional di Balai Banjar Alisbintang, Desa Sulahan, dilaksanakan untuk mengatasi rendahnya rasa percaya diri, disiplin, dan kemampuan kerja sama pada siswa sekolah dasar di wilayah tersebut. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pembentukan karakter anak melalui pembelajaran seni tari berbasis budaya lokal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Learning System (PALS), dengan pelaksanaan selama empat bulan dan diikuti oleh 10-15 siswa kelas II-VI. Indikator karakter yang diukur meliputi kepercayaan diri, disiplin, dan kerja sama melalui observasi terstruktur pada setiap sesi latihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan karakter yang cukup signifikan. Rata-rata keaktifan dan keberanian tampil meningkat dari 40% pada awal kegiatan menjadi 85% pada akhir program. Tingkat kedisiplinan ditinjau dari kehadiran dan ketepatan waktumeningkat dari 60% menjadi 90%. Kemampuan kerja sama dalam latihan kelompok juga mengalami kenaikan dari 50% menjadi 88%. Selain itu, peserta menunjukkan perkembangan pada aspek motorik, ekspresi, dan kreatifitas gerak. Dengan demikian, pelatihan tari tradisional menggunakan metode PALS terbukti efektif dalam memperkuat nilai-nilai karakter siswa serta menjadi media yang relevan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Bali. Temuan ini menegaskan bahwa seni tari dapat dijadikan strategi konkret dalam pembentukan karakter anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Leluni, E. (2020). TARIAN DADAS DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN ANAK PADA SANGGAR IGAL JUE PALANGKA RAYA (Vol. 1, Issue 1). https://e-journal.upr.ac.id/index.php/parislangkis

Nasional, U.-U. N. 20 T. 2003 T. S. P. (2003). Undang-Undang No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Depdiknas, 2(1), 39–45.

Nengah Sueca, I., Darmayanti, N. W. S., Studi, P., Bahasa, P., Indonesiastkip, S., Bangli, S., Program, ), Guru, S. P., & Dasar, S. (n.d.). PADA ANAK-ANAK BANJAR DINAS TEMUKUS, DESA BESAKIH.

Padmaningrum, L. H. M. J. J. F. A.-Z. D. (2025). Revitalisasi Nilai Karakter Melalui Pagelaran Tari Sanggar. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 6(2), 1766–1772.

Perpres. (2017). Perpres nomor 87 tahun 2017. In Peraturan presiden republik indonesia.

Ramdani, A. F., Guru, P., Dasar, S., Keguruan, F., Pendidikan, I., Muhammadiyah, U., Jalan, M., Tlogomas, R., & Malang, I. (2020). ANALISIS PEMBELAJARAN TARI TRADISIONAL DALAM PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Arina Restian Isqi Agustin Cahyaningtiyas. Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan, 29(2), 119–127.

Saragih, M., Risma Hartati, Hasibuan, M., Pangaribuan, J. J., Manik, S., & Tampubolon, J. (2023). Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Pendekatan Behavioristik. JURNAL ABDIMAS MADUMA, 2(1). https://doi.org/10.52622/jam.v2i1.145

Downloads

Published

2026-01-09

How to Cite

Sita Cahyani, N. K. ., & Sueca, I. N. . (2026). Implementasi Kegiatan Tari Tradisional Dalam Meningkatkan Pembentukan Karakter Siswa di Desa Sulahan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 6(4), 6651–6655. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7628