Pelatihan Dan Pembuatan Peta Bencana Tanah Longsor Sebagai Upaya Mitigasi Bencana di Desa Kapoya

Authors

  • Daniel Harvey Tulis, Universitas Sam Ratulangi,  Indonesia
  • Nur Fitri Ramadhani, Universitas Sam Ratulangi,  Indonesia
  • Yosia Nico Wijaya, Universitas Sam Ratulangi,  Indonesia
  • Maria Runtuwene, Universitas Sam Ratulangi,  Indonesia
  • Brenda Risita Sigar, Universitas Sam Ratulangi,  Indonesia
  • Bagus Pratama, Universitas Sam Ratulangi,  Indonesia
  • Drenli Ebang, Universitas Sam Ratulangi,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7632

Keywords:

Tanah Longsor, Mitigasi, Lereng, Peta Bencana, Desa Kapoya

Abstract

Desa Kapoya merupakan wilayah yang rentan mengalami tanah longsor akibat topografi bergelombang dan lereng curam, serta rendahnya pemahaman masyarakat mengenai penyebab dan mitigasinya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pelatihan mitigasi bencana dan pembuatan peta rawan longsor secara partisipatif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi bahaya longsor, identifikasi lapangan terhadap tanda kerentanan lereng, dan pemetaan berbasis data topografi, kemiringan lereng, serta penggunaan lahan. Sebanyak 30 warga terlibat aktif dalam kegiatan ini dan hasil pemetaan menunjukkan bahwa tingkat kerawanan Desa Kapoya tergolong rendah. Namun, masyarakat mampu mengenali faktor penyebab, potensi dampak, dan zona rawan terutama di sekitar permukiman. Keluaran kegiatan berupa peta potensi bencana dan peta kelerengan yang dapat digunakan sebagai acuan awal pemerintah desa dalam perencanaan tata ruang dan mitigasi berkelanjutan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana tanah longsor.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aina, C., Nurjahjaningtyas, I., & Alfiah, R. (2021) Mitigasi Daerah Rawan Bencana Longsor Berbasis Pemetaan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Bumiaji. Matrapolis: Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 2(2), 109-121.

Alexander, D. (2000). Confronting catastrophe: New perspectives on natural disasters. Oxford University Press.

Apriani, D. W., Sinamo, O. S., Rahmawati, F., Gun, G., Putri, I. D., Nugraha, D. A., Prabowo, E. T., & Saputra, M. A. (2023). Mitigasi Bencana Tanah Longsor Berbasis Masyarakat Melalui Komunitas Siaga Bencana Graha Indah Balikpapan. SABANGKA ABDIMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka), 2(5), 243-251.

Ariyani, R. & Endiyono. (2020). Pengaruh Pendidikan Mitigasi Bencana Tanah Longsor Terhadap Kesiapsiagaan Mas yarakat Di Desa Melung Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas. Jurnal Keperawatan Muhammdiyah, 5(2), 109-116.

Biomi, A. A., Haryawan, I. G. A., Prihastini, K. A., Negara, N. L., Kusuma, M. A., & Sulistyawati, N. P. (2024). Mitigasi Bencana Tanah Longsor Pada Nungnung Waterfall Desa Palaga Kecamatan Petang Kabupaten Badung. I-Com: Indonesian Community Journal, 4(2), 551-560.

Hidayatullah, M. R. S., Rohman, F. N., Perihanto, S., Pratama, A. D., & Marini, A. (2025). Analisis pengetahuan pada siswa SMA di Balikpapan Selatan: mengenai mitigasi bencana tanah longsor. PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 13(2), 217-224.

Ikhwan, E. E. & Widianto, H. W. (2023). Mitigasi Bencana Tanah Longsor Melalui Relokasi Permukiman Di Desa Wukirsari Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul. Journal of public policy and administration research, 1(3), 1-12.

Juhadi., Setyaningsih, W., & Kurniasari, N. (2016). Pola Perilaku Masyarakat Dalam Pengurangan Resiko Bencana Tanah Longsor Di Kecamatan Banjarwangu Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah. Jurnal Geografi: UNNES, 12(4), 37-46.

Nashrullah, H., Usman, F., & Rachmawati, T. A. (2023). Mitigasi Bencana Longsor Di Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. Planning for Urban Region and Environment, 12(4), 37-46.

Rauzan, M. & Yulianti, F. (2022). Pemanfaatan Drone Untuk Identifikasi Penggunaan Lahan Di Dayah Raudhatul Quran Tungkop Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Pendidikan Geosfer, 7(1), 105-113.

Retongga, N. (2024). Mitigasi Bencana Longsor Sebagai Dasar Penurunan Risiko Bencana di Sepanjang Jalan Karanganyar - Karanggayam, Kabupaten Kebumen. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 5(1), 573-579.

Salsabila., Rachmawati, T. A., & Usman, F. (2021). Mitigasi Bencana Tanah Longsor Di Kawasan Sempadan Sungai Brantas Pada Kampung Tematik Kota Malang. Planning for Urban Region and Environment, 10(2), 141-148.

Simehate, S. P., Utariningsih, W., Mardiati., Siregar, S. R. & Ikhsan, R. (2023) Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat terhadap Mitigasi Bencana Tanah Longsor di Desa Burni Pase Kabupaten Bener Meriah. GALENICAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh, 2(1), 117-128.

Smith, K. (2009). Environmental hazards: Assessing risk and reducing disaster (5th ed.). Routledge.

White, G. F. (1979). Natural hazards: Local, national, global. Oxford University Press.

Zulfa, V.A., Widyasamratri, H., & Kautsary, J. (2022) MITIGASI BENCANA BERDASARKAN TINGKAT RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR Studi Kasus: Lereng Gunung Wilis Kabupaten Nganjuk, Desa Sendangrejo Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan dan Desa Sriharjo Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul. Jurnal Kajian Ruang, 1(2), 154-169.

Downloads

Published

2026-01-09

How to Cite

Tulis, D. H. ., Ramadhani, N. F., Nico Wijaya, Y., Runtuwene, M., Risita Sigar, B., Pratama, B. ., & Ebang, D. . (2026). Pelatihan Dan Pembuatan Peta Bencana Tanah Longsor Sebagai Upaya Mitigasi Bencana di Desa Kapoya. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 6(4), 6642–6650. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7632

Most read articles by the same author(s)