Aplikasi Pupuk Organik Cair Berbasis Mikroorganisme Lokal untuk Produktivitas Hortikultura Lahan Kering NTT
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7661Keywords:
Pupuk Organik Cair, Mikroorganisme Lokal, Hortikultura, Lahan Kering, Nusa Tenggara TimurAbstract
Lahan kering di Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadapi tantangan serius dalam produksi hortikultura akibat keterbatasan air, rendahnya kandungan bahan organik tanah, serta kurangnya penerapan teknologi pertanian ramah lingkungan. Salah satu solusi yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) berbasis mikroorganisme lokal yang mampu memperbaiki kesuburan tanah, meningkatkan ketersediaan unsur hara, dan mendukung pertumbuhan tanaman hortikultura. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas petani dalam memproduksi dan mengaplikasikan POC secara mandiri, serta menilai dampaknya terhadap produktivitas tanaman. Metode pengabdian meliputi penyuluhan, pelatihan teknis, pembuatan POC secara partisipatif, demonstrasi plot (demplot), dan pendampingan langsung bersama kelompok tani hortikultura di Kecamatan Kupang Tengah, NTT. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan petani, dengan kemampuan menghasilkan POC sendiri dan peningkatan produktivitas tanaman hortikultura sebesar 20–30% dibandingkan praktik sebelumnya. Kegiatan ini berkontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan petani sekaligus mendorong kemandirian dan keberlanjutan usaha hortikultura di wilayah lahan kering.
Downloads
References
Astuti, S., Suryanto, A., & Lestari, E. G. (2019). Efektivitas pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman hortikultura. Jurnal Agroteknologi, 13(2), 112–120.
Benu, F. L., Dethan, A. A., & Bessie, A. M. (2020). Tantangan pertanian di lahan kering NTT dan alternatif solusinya. Jurnal Pertanian Lahan Kering, 6(1), 45–53.
Dewi, R., Mardhiansyah, M., & Syafrina, R. (2021). Potensi mikroorganisme lokal sebagai biofertilizer dalam meningkatkan kesuburan tanah. Jurnal Biologi Tropis, 21(3), 145–154.
Lehar, L. (2012). Pengujian pupuk organik agen hayati (Trichoderma sp) terhadap pertumbuhan kentang (Solanum tuberosum L. J. Penelitian Pertanian Terapan, 12(2), 115–124.
Lehar, L., Wardiyati, T., Maghfoer, M. D., & Suryanto, A. (2017). Influence of mulch and plant spacing on yield of Solanum tuberosum L .cv. Nadiya at medium altitude. International Food Research Journal, 24(3), 1338–1344.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Laurensius Lehar, Zainal Arifin, Heny M. C. Sine

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


