Edukasi Perawatan Diri Bagi Penderita Kusta Berbasis Website Epidemiologi

Authors

  • Ferry Rahman, Universitas Muhamadiyah Kalimantan Timur,  Indonesia
  • Abdullah Mubaroq, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur,  Indonesia
  • Rezky Amaliyah, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur,  Indonesia

Keywords:

Kusta, edukasi kesehatan, perawatan diri, website, pemberdayaan masyarakat

Abstract

Penyakit kusta masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara, terutama akibat rendahnya pemahaman masyarakat terkait gejala awal, cara penularan, dan praktik perawatan diri. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengembangkan media edukasi berbasis website yang mudah diakses serta menyediakan informasi terstandar mengenai deteksi dini dan perawatan mandiri. Metode pelaksanaan meliputi pengumpulan data primer melalui wawancara 15 responden, analisis kebutuhan informasi, penyusunan materi berdasarkan pedoman WHO dan Kementerian Kesehatan, serta pembuatan website interaktif yang memuat panduan perawatan diri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai gejala dan pencegahan kecacatan, yang ditunjukkan melalui kemampuan peserta menjelaskan kembali materi serta tingkat keberhasilan akses website sebesar >80%. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pemanfaatan website terbukti efektif sebagai media edukasi berkelanjutan bagi masyarakat endemis dan berpotensi memperkuat upaya promotif–preventif dalam pengendalian kusta

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Abdullah Mubaroq, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Departement of Public Health

Rezky Amaliyah, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Departement of Public Health

References

Catrina, P., Warjiman, W., & Rusmegawati, R. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecacatan Klien Kusta. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 1(1), 1–13.

Hasibuan, A. R., Pasaribu, A. F., Alfiyah, S., Utami, J. N., & Harahap, N. R. Y. (2024). Peran Pendidikan Kesehatan Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Pola Hidup Sehat Di Era Digital. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(001 Des), 305–318.

Kamal, M., & Martini, S. (2015). Kurangnya Konseling Dan Penemuan Kasus Secara Pasif Mempengaruhi Kejadian Kecacatan Kusta Tingkat II Di Kabupaten Sampang. Jurnal Berkala Epidemiologi, 3(3), 290–303.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Pendoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Kusta. Https://Repository.Kemkes.Go.Id/Book/147

Khiyaroh, I., & Elviana, S. (2025). Pendampingan Kader Posyandu Melalui Peningkatan Kapasitas Komunikasi Dalam Menyampaikan Informasi Kesehatan Melalui Media Digital. Abdina: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1).

Kusnul, S. (2022). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Stigma Pada Penderita Kusta Literature Review. Stikes Hang Tuah Surabaya.

Najmuddin, M. (2022). Stigma Terhadap Penyakit Kusta: Tinjauan Komunikasi Antarpribadi. Al-Din: Jurnal Dakwah Dan Sosial Keagamaan, 8(1), 70–83.

Prasanti, D., & Indriani, S. S. (2024). Fitur Perangkat Ajar Kesehatan Dalam Website Sebagai Media Promosi Kesehatan Kemenkes Ri Di Era Digital. HUMANUS: Jurnal Sosiohumaniora Nusantara, 2(1), 170–179.

Scollard, D. M., Adams, L. B., Gillis, T. P., Krahenbuhl, J. L., Truman, R. W., & Williams, D. L. (2006). The Continuing Challenges Of Leprosy. 19(2), 338–381. Https://Doi.Org/10.1128/CMR.19.2.338

Solihin, O., Sos, S., Kom, M. I., & Abdullah, A. Z. (2023). Komunikasi Kesehatan Era Digital: Teori Dan Praktik. Prenada Media.

Wahyuni, S. (2014). Aplikasi Leprosy Empowerment Education Terhadap Self Efficacy, Keteraturan Pengobatan Dan Kualitas Hidup Pada Pasien Kusta Di Poli RS Kusta Kediri. Universitas Airlangga.

Wardani, G. R., & Yulistiani, M. (2020). Gambaran Perawatan Diri, Kepatuhan Pengobatan Dan Tingkat Kecacatan Pada Klien Kusta Di Kabupaten Banyumas. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah.

Wicaksono, M. A., Faisya, A. F., & Budi, I. S. (2019). Dengan Penyakit Kusta Klinis Di Kota Bandar Lampung Physical Environment Home And Characteristics Of Respondents Related To The Disease Of Leprosy Clinical In The City Of Bandar Lampung. 6(November), 167–177.

World Health Organization. (2024). Child cases persist: The new WHO data on global leprosy 2024. https://www.lepra.org.uk/

Kovach, J. V., Fredendall, L. D., Cada, J., & Keller, B. (2011). Cause-And-Effect Diagram (Ishikawa) As A Tool For Root Cause Analysis. Quality Engineering, 23(4), 340–350. Https://Doi.Org/10.1080/08982112.2011.593700

Sari, N. (2017). Penetapan Prioritas Masalah Menggunakan Metode USG Dalam Program Kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 11(2), 123–130. Https://Doi.Org/10.25077/Jkma.2017.V11.I2.123-130

Downloads

Published

2026-02-02

How to Cite

Rahman, F., Mubaroq, A. ., & Amaliyah, R. (2026). Edukasi Perawatan Diri Bagi Penderita Kusta Berbasis Website Epidemiologi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(1), 342-346. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/7704