Pernikahan Massal Katolik: Analisis Program, Kerangka Teologis, dan Praktik Pastoral di Paroki Katedral Maumere
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7715Keywords:
Pernikahan, Massal, Paroki, Kursus, MaumereAbstract
Paroki Katedral Santo Yoseph Maumere berada di Keuskupan Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Permasalahan yang dihadapi paroki antara lain banyak pasutri Katolik yang sudah hidup berkeluarga namun belum disakralkan pernikahan mereka secara agama dan hukum negara. Alasan mendasar karena kurangnya kesadaran dan partisipasi, keterbatasan akses, masalah ekonomi dan adat istiadat. Untuk menjawabi permasalahan tersebut, dilaksanakan Program Pernikahan Massal Katolik, yang diberikan kepada 107 pasutri (214 orang). Kegiatan ini menggunakan metode analisis kualitatif dan observasi untuk mengevaluasi efektivitas program. Pelaksanaan program terdiri dari dua tahap, yaitu tahap Kursus Persiapan Perkawinan pada tanggal 15-16 Mei 2025 dan tahap Upacara Pernikahan tanggal 11 Juli 2025. Tahap Kursus Persiapan Perkawinan menggunakan metode presentasi untuk memberikan informasi dasar; video dan diskusi yang memunculkan kesadaran dan strategi pencegahan; studi kasus untuk mempraktikkan strategi pencegahan dan intervensi; role play memberikan contoh tentang mendidik anak, mengatur disiplin, memberikan pujian, membangun kepercayaan, memberikan sumber daya dan dukungan. Dalam tahap Upacara Pernikahan, telah disakralkan status pernikahan 107 pasutri Katolik oleh Uskup Maumere, dan diberikan akta pernikahan oleh dinas terkait. Ketercapaian program yaitu berdampak peningkatan kesadaran spiritual mendalam, komitmen kuat, partisipasi umat, pengembangan komunitas, pengembangan keterampilan peserta. Peserta program mengalami peningkatan kesadaran hukum dan kesadaran kesehatan masyarakat.
Downloads
References
Alkitab.
Badan Pusat Statistik. (2020). Statistik Penduduk Indonesia 2020. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Chandra, L., Endi, Y., Randa, A.G., Putra, G.B. (2022). Perkawinan Adat Dayak Kanayatn dan Hubungannya dengan Perkawinan Gereja Katolik. Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, Vol. 3, No. 1, Juni 2022 (192-203). ISSN: 2827-9689 (Online).
Ginting, D.O.B., Bere, P.H. (2025). The Meaning and Contribution of Marriage Preparation Courses to the Happiness of Married Couples at Stasi Santo Paulus Beganding. IJCEPI, International Journal of Christian Education and Philosophical Inquiry. 2025 (July) Vol. 2 No. 3 (183-196). Doi. https://doi.org/10.61132/ijcep.v2i3.399.
Gobai, D.W., dan Korain, Y. (2020). Hukum Perkawinan Katolik dan Sifatnya, Sebuah Manifestasi Relasi Cinta Kristus Kepada Gereja yang Satu dan Tak Terpisahkan. Jurnal Hukum Magnum Opus, Februari 2020, Vol. 3, No. 1 (81-92). ISSN 2623-274X (Online).
Greeley, A. M. (2002). The Catholic Imagination. University of California Press.
Katekismus Gereja Katolik (KGK). (1992). Sakramen Perkawinan, artikel no. 1601–1666. Roma.
Kongregasi Untuk Sakramen. (2005). Sakramen Perkawinan: Instruksi dan Pedoman. Vatikan.
Konsili Vatikan II. (1965). Gaudium et Spes: Konstitusi Pastoral tentang Gereja di Dunia Modern. Vatikan.
Mustari, dan Nurhidayat. (2016). Kesadaran Hukum Masyarakat Dalam Kepemilikan Akta Perkawinan di Desa Gantarang Kecamatan Kelara Kabupaten Jeneponto. Jurnal Supremasi,Vol. XI No. 1, April 2016 (1-10). ISSN 1412-517X.
Paus Yohanes Paulus II (1981). Familiaris Consortio, no. 49–66. Vatikan.
Paus Fransiskus. (2016). Amoris Laetitia: Ensiklik tentang Cinta dalam Keluarga. Vatikan.
Prodeita, T.V. (2019). Pemahaman dan Pandangan tentang Sakramen Perkawinan oleh Pasangan Suami-Isteri Katolik. Jurnal Teologi, 08.01 (2019): 85-106. e-ISSN: 2579-3934.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan
Undang-Undang No. 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ephivanus Markus Nale Rimo, Yoseph Ansar Rera, Angelinus Vincentius

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ephivanus Markus Nale Rimo,
Universitas Nusa Nipa,
Indonesia


