Survey Rumah Tangga Determinan Kejadian Tuberkulosis Paru di Desa/Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan
Survey Rumah Tangga Determinan Kejadian Tuberkulosis Paru di Desa/Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan
Keywords:
Tuberkulosis, Sosial Ekonomi, Kontak Erat, Komorbid, Status GiziAbstract
Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama pada kelompok dengan kerentanan sosial dan biologis tertentu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian TB pada masyarakat, meliputi karakteristik demografis, sosial ekonomi, riwayat kesehatan, paparan kontak, dan status gizi. Metode penelitian ini menggunakan survey rumah tangga pada penderita TB mulai Bulan Desemeber 2024-Januari 2025 dengan pendekatan potong lintang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan lebih banyak mengalami TB, dengan kelompok usia 41–60 tahun sebagai penderita terbanyak. Sebagian besar responden memiliki tingkat pendidikan rendah, berstatus sebagai Ibu Rumah Tangga, serta memiliki pendapatan di bawah standar. Riwayat sakit sebelumnya ditemukan pada 47,2% responden dan riwayat kontak erat serumah sebesar 76%, menunjukkan kontribusi kuat paparan rumah tangga. Komorbid seperti hipertensi (19,05%) juga ditemukan, sementara sebagian besar responden memiliki status gizi baik (71,43%). Temuan ini menekankan perlunya pendekatan komprehensif yang mempertimbangkan deteksi riwayat TB dan penanganan kontak erat satu rumah dalam pengendalian TB
Downloads
References
Bhargava, A., Chatterjee, M., Jain, Y., Chatterjee, B., Kataria, A., Bhargava, M., Kataria, R., D’Souza, R., Jain, R., & Benedetti, A. (2013). Nutritional status of adult patients with pulmonary tuberculosis in rural central India and its association with mortality. PloS one, 8(10), e77979.
Dinkes. (2024). Profil Kesehatan Kabupaten Kuningan 2023. https://dinkes.kuningankab.go.id/2025/03/20/profil-kesehatan-kab-kuningan-tahun-2023/
Fahdhienie, F., Mudatsir, M., Abidin, T. F., & Nurjannah, N. (2024). Risk factors of pulmonary tuberculosis in Indonesia: A case-control study in a high disease prevalence region. Narra J, 4(2), e943.
Fox, G. J., Barry, S. E., Britton, W. J., & Marks, G. B. (2012). Contact investigation for tuberculosis: a systematic review and meta-analysis. European Respiratory Journal, 41(1), 140-156.
Gruver, A., Hudson, L., & Sempowski, G. (2007). Immunosenescence of ageing. The Journal of Pathology: A Journal of the Pathological Society of Great Britain and Ireland, 211(2), 144-156.
Jonsson, J., Kühlmann-Berenzon, S., Berggren, I., & Bruchfeld, J. (2020). Increased risk of active tuberculosis during pregnancy and postpartum: a register-based cohort study in Sweden. European Respiratory Journal, 55(3), 1901886. https://doi.org/10.1183/13993003.01886-2019
Kusumaningrum, A., Wulandari, G., & Kautsar, A. (2023). Tuberkulosis di Indonesia: Apakah Status Sosial-Ekonomi dan Faktor Lingkungan Penting? Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 23(1), 1.
Lin, H.-H., Ezzati, M., & Murray, M. (2007). Tobacco smoke, indoor air pollution and tuberculosis: a systematic review and meta-analysis. PLoS medicine, 4(1), e20.
Lönnroth, K., Jaramillo, E., Williams, B. G., Dye, C., & Raviglione, M. (2009). Drivers of tuberculosis epidemics: the role of risk factors and social determinants. Social science & medicine, 68(12), 2240-2246.
Morrison, J., Pai, M., & Hopewell, P. C. (2008). Tuberculosis and latent tuberculosis infection in close contacts of people with pulmonary tuberculosis in low-income and middle-income countries: a systematic review and meta-analysis. The Lancet infectious diseases, 8(6), 359-368.
Rai SK, B. S., Ikeda N. (2016). Tuberculosis among housewives in Nepal: burden and risk factors. Epidemiol Infect, 10, 2219–2226.
Storla, D. G., Yimer, S., & Bjune, G. A. (2008). A systematic review of delay in the diagnosis and treatment of tuberculosis. BMC public health, 8(1), 15.
Wardani, D. S. R. (2018). Social Determinants and Risk Factors for Tuberculosis Patients: A Case Control Study at Health Services Applying Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS) in Bandar Lampung, Indonesia. KnE Life Sciences, 522–531-522–531.
WHO. (2005). Addressing poverty in TB control—options for national TB control programmes. https://www.who.int/publications/i/item/9789241594110
WHO. (2018). WHO Housing and Health Guidelines. https://www.who.int/publications/i/item/9789241550376
WHO. (2024). Global Tuberculosis Report 2024. https://www.who.int/teams/global-programme-on-tuberculosis-and-lung-health/tb-reports/global-tuberculosis-report-2024
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Henhen Heryaman, Ema Rahmawati, Chrysanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Henhen Heryaman,
Universitas Padjadjaran,
Indonesia 

