Pemanfaatan Limbah Kulit Bawang sebagai POC untuk Pertanian Urban Berkelanjutan pada Kelompok Tani Tunas Harapan
Keywords:
Kulit bawang, Limbah, Pengabdian Masyarakat, Petani, Pupuk Organik CairAbstract
Pertanian urban menghadapi tantangan keterbatasan lahan, degradasi kualitas tanah, serta ketergantungan pada pupuk kimia. Di sisi lain, limbah rumah tangga seperti kulit bawang masih belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi mencemari lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dan Kelompok Tani Tunas Harapan dalam mengolah limbah kulit bawang menjadi pupuk organik cair (POC) sebagai alternatif input pertanian yang ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan praktik pembuatan POC, pendampingan, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas peserta dalam pengelolaan limbah organik dan pemanfaatannya sebagai POC. POC yang dihasilkan dari kulit bawang memiliki ciri-ciri yang baik, seperti warnanya yang gelap, baunya yang khas fermentasi (tidak terlalu menyengat), dan pH yang pas untuk digunakan pada tanaman Kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung pertanian urban berkelanjutan melalui pengurangan limbah, peningkatan kesuburan tanah, dan penguatan kemandirian kelompok tani.
Downloads
References
Amritha, P. K., & Anilkumar, P. P. (2018). Sustainable Organic Waste Management in Neighbourhoods Through Productive Urban Landscapes. https://doi.org/10.1007/978-981-10-5349-89
Ernis, G., Notriawan, D., & Fadila, M. A. (2023). Nutrition Levels of Liquid Organic Fertilizer from Onion Skin (Allium cepa. L) with EM-4 Bioactivator. Sains Natural, 13(2), 73-80. https://doi.org/10.31938/jsn.v13i2.468
Fatonah, S. (2023). Growth of leaf cutting of orange lemon (Citrus limon L. Osbeck) with red onion extract treatment. Jurnal Pertanian, 14(1), 45-52. https://doi.org/10.30997/jp.v14i1.7922
Gea, M. P., Zendrato, R. J., Telaumbanua, S. O., & Ndraha, A. B (2025). Pertanian Perkotaan, Solusi Inovatif untuk Ketahanan Pangan di Tengah Kota . Flora : Jurnal Kajian Ilmu Pertanian Dan Perkebunan, 2(1), 188–198. https://doi.org/10.62951/flora.v2i1.265
Hartanti, D. A. S., Chusnah, M., & Rosikhoh, F. (2023). Rancang Bangun Alfepunic (Alat Fermentasi Pupuk Organik Cair) Terhadap Peningkatan Kualitas Hasil Pupuk Organik Cair. AGROSAINTIFIKA, 6(1), 1-9. https://doi.org/10.32764/agrosaintifika.v6i1.3814
Patel, P. P., & Champaneri, D. D. (2020). Organic Farming: A Path to Healthy Food and Environment. International Journal of Current Microbiology and Applied Science, 9(3), 637-644. https://doi.org/10.20546/IJCMAS.2020.903.076
Rodrigues, A., Almeida, D. P. F., Simal-Gandara, J., & Pérez-Gregorio, M. R. (2017). Onions: A Source of Flavonoids. https://doi.org/10.5772/INTECHOPEN.69896
Saragih, M., Simanjuntak, A., & Hutagalung, E. (2020). Aplikasi EM4 dalam pembuatan pupuk organik cair dari limbah sayuran. Jurnal Teknologi Pertanian, 9(3), 88–96.
Shaji, H., Chandran, V., & Mathew, L. (2021) Organic Fertilizers as a Route to Controlled Release of Nutrients. In: Lewu, F.B., Volova, T., Thomas, S. and K.R., R., Eds., Controlled Release Fertilizers for Sustainable Agriculture, Elsevier, 231-245.
https://doi.org/10.1016/b978-0-12-819555-0.00013-3
Sroka, P., & Tuszyński, T. (2007). Changes in organic acid contents during mead wort fermentation. Food Chemistry, 104, 1250-1257. https://doi.org/10.1016/J.FOODCHEM.2007.01.046
Suryani, T., Handayani, D., & Fitria, L. (2021). Analisis kandungan hara pada kulit bawang merah sebagai bahan baku pupuk organik. Jurnal Agroindustri, 11(1), 30–38.
Yanti, S., Ibrahim, I., Masrullita, M., & Muhammad, M. (2022). Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Sayuran dengan Menggunakan Bioaktivator EM4. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 11(2), 267-279. https://doi.org/10.29103/jtku.v11i2.9466
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yurike Yurike, Muhammad Ighfahry Triputra, Dierzi Franata, Mardianti Mardianti, Rifati Hanifa, Fiana Podesta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Yurike Yurike,
Universitas Bengkulu,
Indonesia 

