Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dan Pubertas pada Siswa SMP Negeri 11 Samarinda Melalui Edukasi Interaktif

Authors

  • Nurdian Eka Rahayu, Universitas Mulawarman,  Indonesia
  • Kharisma Ainun Qolbiah, Universitas Mulawarman,  Indonesia
  • Salsabila Rosna’i Aulia FJ, Universitas Mulawarman,  Indonesia
  • Hery Kurniawan, Universitas Mulawarman,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i1.8015

Keywords:

Remaja, Kesehatan Reproduksi, Pubertas, Peningkatan Pengetahuan, Promosi Kesehatan

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja adalah kondisi sehat secara fisik, mental dan sosial yang berkaitan dengan sistem, fungsi dan proses reproduksi. Pubertas merupakan masa di mana seorang anak mengalami perubahan fisik, psikis, dan kematangan fungsi seksual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswi SMP Negeri 11 Samarinda mengenai kesehatan reproduksi remaja dan pubertas. Kegiatan dilaksanakan pada 21 November 2025 dengan jumlah 28 siswa kelas VII-A. Metode yang digunakan berupa ceramah interaktif, diskusi serta pemaparan video animasi edukasi dan leaflet. Pre-test dan post-test dilakukan untuk mengukur tingkat perubahan pengetahuan siswa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor naik dari 70,17 menjadi 93,52 (kenaikan 23,35 poin/ 33,3%). Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test ( p < 0,001). Temuan ini mampu menegaskan bahwa edukasi Kesehatan reproduksi dan interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berkelanjutan untuk mendukung Kesehatan reproduksi remaja secara optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aryani, N., Idyawati, S., & Salfarina, A. (2022). Kurangnya Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi. Jurnal LENTERA, 2, 148–153. https://doi.org/10.57267/lentera.v2i1.168

Hartinah, D., Wigati, A., & Maharani, L. V. (2023). Pengaruh Terapi Farmakologi dan Non-Farmakologi terhadap Penurunan Nyeri Menstruasi. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 14(1), 245–252. https://doi.org/10.26751/jikk.v14i1.1676

Irfan, I., Risyati, L., & Handayani, F. (2023). Pemberdayaan Remaja dalam Optimalisasi Peningkatan Kesehatan Reproduksi. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(3), 1001–1010. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i3.8596

Ismiati, I., Sustiyani, E., Ningsih, H., Khairani, F., & Lestari, M. A. (2024). Edukasi Kesehatan Reproduksi terhadap Pengetahuan pada Remaja Pubertas. Jurnal Peduli Masyarakat, 6(3), 1031–1040. https://doi.org/10.37287/jpm.v6i3.4214

Khotimah, H., & Lintang, S. S. (2022). Terapi Non-Farmakologi untuk Mengatasi Nyeri Dismenore pada Remaja. Faletehan Health Journal, 9(3), 343–352. https://doi.org/10.33746/fhj.v9i3.499

Lestari, K. P., Fauziah, F., Kardela, W., & Ramadhani, P. (2023). Pengaruh Terapi Farmakologi dan Non Farmakologi Terhadap Nyeri Menstruasi pada Mahasiswi STIFARM Padang. Jurnal Farmasi Higea, 15(1), 21. https://doi.org/10.52689/higea.v15i1.512

Nurhaliza, K., Safitri, N., & Yarni, L. (2024). Perkembangan Masa Puber. Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 2, 27–37. https://doi.org/10.61132/observasi.v2i4.531

Rahma, A., Rahman, F., Arifin, S., Anggraini, L., Minasari, M., Raisya, R., Seambaga, A. A., Shafarina, H., Adila, N. A., & Cahyani, S. (2025). Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Edukasi Interaktif di SMAN 5 Banjarbaru: Improving Adolescent Reproductive Health Knowledge Through Interactive Education at SMAN 5 Banjarbaru. Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 4(1), 114–122. https://doi.org/10.56303/jppmi.v4i1.432

Saputro, A. A. N. P., Chaerunisa, R., Haya, N. D., Pardede, P. I., Anilah, N. G., & Hendriyani, M. E. (2023). Edukasi Persiapan Pubertas Ditinjau Dari Perspektif Biologi Dan Agama Islam pada Siswa Kelas 6 SDN Serang 05. Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA, 7(1), 42–50. https://doi.org/10.21831/jpmmp.v7i1.51939

Sulistiyani, S., Muthoharoh, A., Ningrum, W. A., & Rahmatullah, St. (2021). Pola Pengobatan, Pengetahuan, Dan Perilaku Swamedikasi Acne Vulgaris Di Kalangan Remaja Kabupaten Pekalongan Tahun 2021. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 1, 174–181. https://doi.org/10.48144/prosiding.v1i.650

Syahputra, A., Anggreni, S., Handayani, D. Y., & Rahmadhani, M. (2021). Pengaruh Makanan Akibat Timbulnya Acne Vulgaris (Jerawat) pada Mahasiswa Mahasiswi Fk UISU Tahun 2020. Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik), 4(2), 75–82. https://doi.org/10.30743/stm.v4i2.62

Widiastini, L. P., Karuniadi, I. G. A. M., & Saraswati, P. A. D. (2024). Kenali Masa Pubertas pada Remaja melalui Pendidikan Kesehatan. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 65–69. https://doi.org/10.36082/gemakes.v4i1.1478

Yatimah, D., Ana, E. F., Wibowo, S., & Lestari, R. D. (2023). Penyuluhan Kesehatan Sistem Reproduksi Sebagai Upaya Meningkatkan Perawatan Kesehatan Remaja. 03.

Yulinar Maulida & M. Mimbar Topik. (2024). Penanganan Acne Vulgaris Terkini. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 2(3), 98–111. https://doi.org/10.55606/termometer.v2i3.4072

Yusuf, R. N., Niken, N., & Fransisca, D. (2020). Pentingnya Menjaga Kesehatan Reproduksi Remaja Wanita. Jurnal Abdimas Saintika, 2(2), 121–123. https://doi.org/10.30633/jas.v2i2.853

Downloads

Published

2026-02-20

How to Cite

Rahayu, N. E. ., Qolbiah, K. A. ., Aulia FJ, S. R. ., & Kurniawan, H. . (2026). Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dan Pubertas pada Siswa SMP Negeri 11 Samarinda Melalui Edukasi Interaktif . Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(1), 1393-1400. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i1.8015