Edukasi Kesehatan Tentang Mobilisasi Pasca Operasi di RSUD Kartini Karanganyar
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i2.8038Keywords:
Mobilisasi, Pasca OperasiAbstract
Mobilisasi pasca operasi merupakan salah satu intervensi penting dalam proses pemulihan. Mobilisasi dini terbukti efektif dalam mempercepat proses pemulihan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga mengenai pentingnya mobilisasi pasca operasi. Di RSUD Kartini Karanganyar, sekitar 70% pasien pasca operasi masih enggan bergerak dalam 24 jam pertama. Berdasarkan data tersebut, dapat dirumuskan permaslahan mitra yaitu kurangnya edukasi membuat pasien belum memahami manfaat mobilisasi dini, cara mobilisasi yang benar, serta risiko bila tidak dilakukan. Berdasarkan prioritas masalah yang telah disepakati bersama dengan mitra, maka telah disepakati mengenai solusi yang disepakati adalah pelaksanaan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang gangguan mobilisasi dan pencegahannya terhadap pasien beserta keluarga. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah desain pre test – post test. Berdasarkan hasil kegiatan penyuluhan yang telah dilaksanakan terdapat 15 responden di RSUD Kartini Karanganyar yang telah memahami materi mengenai gangguan mobilisasi, faktor-faktor penyebab, komplikasi akibat mobilisasi berkepanjangan, serta cara pencegahan yang dapat dilakukan. Dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan terkait pengertian gangguan mobilisasi, penyebab, komplikasi akibat mobilisasi, serta cara pencegahannya.
Downloads
References
Alhamd, B. A. B. (2023). Manifestasi Klinis Pada Pasien dengan Gangguan Mobilisasi. Jurnal Kesehatan Komprehensif, 4(1), 17–26.
Amri, N. M. R. (2022). Edukasi Mobilisasi Dini pada Pasien Post Operasi Diruang Bedah RSU Mayjen Ha Thalib. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Insani Sakti, 1(1 (Oktober)), 43–47.
Andriana, L., & Notoatmodjo, S. (2020). Pendidikan Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Komplikasi Imobilisasi. Rineka Cipta.
Asnaniar, Wa Ode Sri; Takdir, Alvina Wisdamayanti, Brajakson Siokal, S. (2023). Pengaruh Pelaksanaan Mobilisasi Dini terhadap Penurunan Tingkat Nyeri pada Pasien Pasca Operasi. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat, 3(2 (Oktober)), 75–82.
Fadilah, R. ., & Audina, M. (2021). Pengaruh Mobilisasi Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Operasi Bedah. E-Jurnal.Stikes Mitraa Diguna.Ac.Id, 4(2), 26222256
Himawan, R. (2022). Dampak Imobilisasi terhadap Fungsi Muskuloskeletal dan Sirkulasi. Jurnal Keperawatan Dasar, 6(2), 41–50.
Izzah, N. . I. I. . S. S. . & B. R. S. (2023). Hubungan Motivasi dengan Pelaksanaan Mobilisasi Dini pada Pasien Post Operasi Fraktur Ekstremitas Bawah di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh. Journal Keperawatan, , 2(1), 55–61.
Kaarayeno, A. J., & Choeron, R. C. (2023). Early Mobilization Affected the Daily Living Activity based on Dependence on Post Patient Section Caesarian Operation. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 10(1), 010–017.
Melanie, M., Rita H, M., & Noviawati S.A., D. (2023). Hubungan Mobilisasi Dini dengan Penyembuhan Luka Post Operasi Sectio Caesarea di Charitas Hospital Klepu. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 6(1), 99–106.
Mita Putri Sugiyanto, Anjar Nurrohmah, & Alfida Fitri Hapsari. (2023). Penerapan Teknik Mobilisasi Dini terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Post Sectio Caesarea RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Jurnal Medika Nusantara, 1(2), 252– 263
Nursalam. (2020). Metodeologi Penelitian Ilmu Keperawatan. P. P. Lestari.Ainnur Rahmanti, Iqbal Wisnu P, & Indri Pratiwi. (2022). Penerapan Mobilisasi Dini Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Pasien Pasca Operasi Di RS TK III Bhakti Wira Tamtama Semarang. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 1(3), 239– 249.
Rohayati, S. (2021). Klasifikasi dan Faktor Penyebab Gangguan Mobilisasi pada Pasien. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 9(2), 33–40.
Santoso, A. I., Firdaus, A. D., & Mumpuni, R. Y. (2022). Penurunan Skala Nyeri Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Dengan Teknik Mobilisasi Dini. Jurnal Ilmiah Media Husada, 11(1), 97–104.
Saputra, D. (2023). Risiko Sistemik Akibat Imobilisasi pada Pasien dengan Mobilitas Terbatas. Jurnal Ilmu Keperawatan Klinis, 9(2), 72–85.
Saputro, B. (2022). Penatalaksanaan Mobilisasi dan Pencegahan Komplikasi Imobilisasi. Jurnal Asuhan Keperawatan, 7(3), 120–130.
Suryani, A. (2021). Komplikasi Gangguan Mobilisasi dan Dampak Sistemik pada Pasien Rawat Inap. Jurnal Keperawatan Indonesia, 8(1), 55–64.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Endah Sri Wahyuni, Sri Samsiti, Devinta Laila Anindia, Anggun Arliantika Sadela, Shofiana Shofiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Most read articles by the same author(s)
- Endah Sri Wahyuni, Tri Hastuti, Syafira Rizqi Ramadhani, Konseling Kelompok Sebagai Upaya Peningkatan Efikasi Diri Penderita Hiv Di Surakarta , Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara: Vol. 6 No. 1.1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE
Endah Sri Wahyuni,
Universitas ‘Aisyiyah Surakarta,
Indonesia 

