Batik Sungai Dungun: Warisan Budaya, Inovasi, dan Perlindungan Hak Intelektual Untuk UMKM Sukses
Keywords:
Batik Sungai Dungun, UMKM, Warisan Budaya, Inovasi, Hak Kekayaan IntelektualAbstract
Batik Sungai Dungun termasuk salah satu bentuk warisan budaya lokal yang memiliki nilai filosofis, estetika, dan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Namun, UMKM Batik Sungai Dungun masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain keterbatasan inovasi produk, pemasaran yang belum optimal, serta lemahnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) terhadap motif batik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan integrasi antara pelestarian warisan budaya, inovasi, pemasaran, dan perlindungan hukum guna mendukung keberlanjutan UMKM Batik Sungai Dungun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Pelaksanaan kegiatan penelitian dilakukan secara sistematis sesuai dengan tujuan penelitian. Kegiatan ini dilaksanakan pada 23 November 2025 di Kampung Baru dengan mitra pengrajin Batik Sungai Dungun, Ibu Mardiana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pengrajin terhadap proses produksi yang terstandar, penetapan harga yang lebih rasional, pentingnya inovasi desain, serta urgensi pendaftaran HKI motif batik. Kegiatan ini penting sebagai langkah strategis dalam memperkuat daya saing UMKM batik sekaligus melestarikan identitas budaya lokal.
Downloads
References
Ahmad, A. S. E. (2021). Kritik Sejarah Batik Sidoarjo. Gorga Jurnal Seni Rupa, 10(1), 137. https://doi.org/10.24114/gr.v10i1.24626
Andriyani, A. D., & Suryahartati, D. (2021). Perlindungan Hukum Terhadap Pemegang Hak Cipta Motif Batik Di Kota Jambi. Zaaken Journal of Civil and Business Law, 2(2), 281–294. https://doi.org/10.22437/zaaken.v2i2.12694
Anggraen, A. D., Santoso, B., & Prabandari, A. P. (2021). Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Di Bidang Pengrajin Batik Dan Kuliner. Notarius, 14(2), 650–665. https://doi.org/10.14710/nts.v14i2.43711
Fitrina, A. N., & Gartanti, W. T. G. (2022). Proses Re-Branding Blishful Indonesia. Bandung Conference Series Public Relations, 2(2). https://doi.org/10.29313/bcspr.v2i2.4158
Herdiana, H., Soedarmo, U. R., & Kusmayadi, Y. (2020). Motif Ragam Hias Dan Nilai-Nilai Filosofis Batik Ciamis. Jurnal Artefak, 7(1), 53. https://doi.org/10.25157/ja.v7i1.3366
Hudoro, P., A, M. F., & Ayyubi, S. E. (2014). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pemilihan Pinjaman Dengan Sistem Rente Di Desa Studi Kasus: Desa Panulisan Timur Kecamatan Dayeuhulur Kabupaten Cilacap (Periode Tahun 2013-2014). Al-Muzara Ah, 2(2), 195–217. https://doi.org/10.29244/jam.2.2.195-217
Kirana, A. A. (2025). Transformasi UMKM Kuliner : Mengintegrasikan Etika Bisnis Islam Dan Inovasi. Al-Ihsan Jurnal Bisnis Dan Ekonomi Syariah, 1(1), 11–18. https://doi.org/10.65256/f3amhc34
Kusuma, P. H., & Roisah, Kholis. (2022). Perlindungan Ekspresi Budaya Tradisional Dan Indikasi Geografis: Suatu Kekayaan Intelektual Dengan Kepemilikan Komunal. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 4(1), 107–120. https://doi.org/10.14710/jphi.v4i1.107-120
Mastur, M., & Khotimah, S. (2019). Perlindungan Hak Cipta Motif Batik Lasem Dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014. Qistie, 12(2), 150. https://doi.org/10.31942/jqi.v12i2.3134
Maysara, S. A., & Yuliarma, Y. (2024). Batik Tulis Diwo Di Kabupaten Kepahiang (Studi Kasus Di Usaha Sumber Hayati). Gorga Jurnal Seni Rupa, 13(1), 388–394. https://doi.org/10.24114/gr.v13i01.57035
Mulyani, I., Wijayanti, Y., & Nurholis, E. (2021). Nilai-Nilai Filosofis Batik Banjar Jawa Barat. J-Kip (Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan), 2(3), 21. https://doi.org/10.25157/j-kip.v2i3.6008
Rahayu, D., Maryani, E., & Gemiharto, I. (2021). Komunikasi Digital Dalam Bisnis Online Produk UMKM “SO WHAT” Di Era Normal Baru. Communication, 12(1), 59. https://doi.org/10.36080/comm.v12i1.1341
Sugarindra, M., Nasrulloh, R. S., & Saputro, D. (2023). Fasilitasi Pendaftaran Hak Cipta Motif Batik Kelompok UMKM Kluster Pembatik Kabupaten Wonosobo. Journal of Approriate Technology for Community Services, 4(2), 24–33. https://doi.org/10.20885/jattec.vol4.iss2.art3
Sunyoto, A., Sulistyowati, S., & Sukresno, S. (2020). Urgensi Perlindungan Motif Batik Kudus Melalui Pendaftaran Hak Cipta. Jurnal Suara Keadilan, 21(1), 59–71. https://doi.org/10.24176/sk.v21i1.5682
Valenta, N. S., & Adriani, A. (2022). STUDI TENTANG BATIK BATAM (Studi Kasus Di Indra Batik Batam Di Kota Batam). Gorga Jurnal Seni Rupa, 11(1), 89. https://doi.org/10.24114/gr.v11i1.29696
Verdiani, O. M., Astutik, D., & Trinugraha, Y. H. (2024). Strategi Adaptif Dalam Pengembangan Usaha: Studi Kasus UMKM Carica Gemilang Di Wonosobo. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (Jsai), 5(2), 266–280. https://doi.org/10.22373/jsai.v5i2.5355
Zakiyah, N. (2021). Reposisi Hak Cipta Sebagai Objek Jaminan Fidusia. Jurnal Surya Kencana Satu Dinamika Masalah Hukum Dan Keadilan, 12(1), 75–85. https://doi.org/10.32493/jdmhkdmhk.v12i1.10208
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 muhammad ichsan, okta, kania, ayu, ipeh, empeng, sindi, popy, saadah, atul, iki, hasan, naya, haifa, aswat, jannah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
muhammad ichsan,
IAI AN-NADWAH,
Indonesia 

