Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Desa Antutan melalui Peningkatan Mutu Produk Hilirisasi Kakao
Keywords:
Chocolate, Antutan Cocoa, Product Downstreaming, Product Quality, KWT MawarAbstract
Hilirisasi kakao di Desa Antutan masih terbatas akibat rendahnya mutu produk coklat yang dihasilkan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar. Kendala utama meliputi ketidaktersediaan teknologi ekstraksi lemak kakao, penggunaan bahan pengganti lemak yang kurang stabil, serta belum diterapkannya proses tempering, sehingga produk coklat mudah meleleh dan kurang menarik secara visual maupun sensoris. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan keberagaman produk coklat melalui penerapan teknologi tepat guna dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Metode yang digunakan meliputi survei dan identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan teknis, demonstrasi dan praktik penggunaan mesin press biji kakao serta alat tempering, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta sebesar 55%, kemampuan KWT Mawar dalam memproduksi lemak kakao secara mandiri dengan rendemen hingga 40%, serta peningkatan jumlah produk dari tiga menjadi enam jenis. Penerapan teknologi ini berdampak positif terhadap stabilitas fisik, penampilan, sensoris dan daya simpan produk coklat, sekaligus memperkuat peran KWT dalam pengembangan produk unggulan desa berbasis kakao.
Downloads
References
Asmawati, Putri, D. S., Ihromi, S., Maulana, A., Nurazizah, S., Apriana, M., & Isnaini, H. N. (2024). Training in Cassava Processing Technology Into Various Functional Foods. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 5(3), 614–627. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.38048/jailcb.v5i3.3677
Asyik, N., & Ansi, A. (2018). Proses Pengolahan Sekunder Biji Kakao Menjadi Produk Olahan Kakao Setengah Jadi. Prosiding Seminar Nasional Agribisnis, 0(0), 43–47.
Chire-fajardo, G., Carpio, R., Yepez, X., & Deering, A. (2023). Cocoa Processing : Tempering. Food Science.
Hasrini, R. F., Lestari, N., & Meutia, Y. R. (2014). Studi Perbandingan Sifat FisikokimiaMinyak IntiSawit (RBDPKO) Terhidrogenasi dalam Cocoa Butter Substitutes(CBS) dengan CBS Komersial. Warta IHP, 31(1), 22–31.
Hasrini, R. F., & Wardayanie, N. I. A. (2020). Comparison of Characteristic Between Cocoa Butter Alternative (CBA) and Cocoa Butter for Developing Indonesian National Standard. Jurnal Standardisasi, 22(3), 189–198. Retrieved from https://js.bsn.go.id/index.php/standardisasi/article/view/838
HUWAE, P. E. (2013). PENETAPAN STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK CELANA PANJANG JEAN WANITA DI KABUPATEN BANDUNG. Jurnal Teknologi Dan Manajemen, 11(1), 23–29.
Isyanti, M., Sudibyo, A., Supriatna, D., & Suherman, H. (2015). Use of Various Cocoa Butter Substitute (CBS) Hydrogenated in Making Chocolate Bar. Journal of Agro-Based Industry, 32(1), 33–44.
Mardhatila, Y., Efendi, J., Kimia, P. S., Matematika, F., & Alam, P. (2024). Studi Kualitas Minyak Kelapa Akibat Penggorengan Melalui Pengujian Bilangan Asam Dan Peroksida, 8, 41964–41971.
Mawarni, N. H., Izaturrohmah, Sholihah, R., Altifa, N. P., & Diniati, B. T. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Desa Bacem melalui Pengembangan Keterampilan Pelatihan Pembuatan Keripik Usus dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga. JALUJUR : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 11–18. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.18592/jalujur.v4i1.14577
Narundana, V. T., Anggalana, Susilowati, Waskito, B., Redaputri, A. P., & Santoso, N. A. (2024). Peningkatan Keterampilan UMKM Desa Ganjar Asri , Kota Metro melalui Pelatihan Pembuatan Harga Pokok Produksi. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 669–677. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.31949/jb.v5i1.7928
Nguyen, V. L., Cuong, T., Bich, H., Lam, D., & Quyen, N. (2025). Experimental Investigation of The Tempering Effects on Chocolate Made by Vietnamese Cocoa, 15(3), 901–907.
Ramlah, S., & Sampe Barra, A. L. (2018). Karakteristik Dan Citarasa Cokelat Putih Dari Lemak Kakao Non Deodorisasi Dan Deodorisasi. Jurnal Industri Hasil Perkebunan, 13(2), 117. https://doi.org/10.33104/jihp.v13i2.4188
RISDIANTO, M. F. (2021). STUDI PENGARUH VARIASI TEMPERING TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAYA TERIMA MASYARAKAT PADA COKELAT KELOR SERTA UJI KADAR PROTEINNYA. Universitas Islam Negeri maulana Malik Ibrahim.
Singh, P. K., Khedkar, R. D., & Chandra, S. (2024). Chocolate : An overview of functional potential and recent trends in fortification. Brazilian Journal of Food Technology, 27, 1–17. https://doi.org/https://doi.org/10.1590/1981-6723.11823
Subandrio, S. (2018). Aplikasi Proses Tempering Untuk Optimasi Titik Leleh Cokelat Hitam Produk Pengolahan Pintas. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 28(3), 262–268. https://doi.org/10.24961/j.tek.ind.pert.2018.28.3.262
Shukla, V. K. (2005). Cocoa butter, cocoa butter equivalents, and cocoa butter substitutes. In Handbook of functional lipids (pp. 284- 312). CRC Press. https://doi.org/10.33104/jihp.v13i2.4188
Widyotomo, S & Mulato, S. 2004. Rekayasa Proses dan Alat-Mesin Pengolahan Produk Hilir Kakao untuk Skala Usaha Kecil Menengah. Prosiding Simposium Kakao. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Jember.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Masithah Fiqtinovri, Didi Adriansyah, Eko Wahyudi, Muhammad Rafly Bansir, Nurani Balqis, Akhmad Rafi'i

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Siti Masithah Fiqtinovri,
Universitas Kaltara,
Indonesia 






