Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Dan Pencegahan Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) Di Desa Ngombakan Polokarto Sukoharjo
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i2.8165Keywords:
Kesehatan Reproduksi Remaja, Kehamilan Tidak Diinginkan, Edukasi KesehatanAbstract
Permasalahan kesehatan reproduksi pada remaja masih menjadi isu penting di masyarakat, khususnya terkait rendahnya pengetahuan dan kesadaran remaja terhadap risiko kehamilan tidak diinginkan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak kesehatan, sosial, dan pendidikan yang serius apabila tidak ditangani secara tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi serta mencegah kehamilan tidak diinginkan di Desa Ngombakan. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyuluhan kesehatan reproduksi remaja, diskusi kelompok, pelatihan edukator sebaya, serta pendampingan dan konseling kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei 2025 dengan melibatkan 40 remaja usia 13–19 tahun yang tergabung dalam kelompok Karang Taruna, Posyandu Remaja, serta siswa sekolah menengah. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi partisipasi dan keterlibatan peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan kehamilan tidak diinginkan, ditandai dengan meningkatnya skor post-test pada sebagian besar peserta. Selain itu, remaja menunjukkan sikap yang lebih terbuka dan aktif dalam diskusi serta terbentuknya kelompok remaja peduli kesehatan reproduksi sebagai wadah edukasi sebaya. Manfaat kegiatan dirasakan oleh remaja melalui peningkatan pemahaman, kepercayaan diri dalam mengambil keputusan sehat, serta tersedianya media dan layanan konseling kesehatan reproduksi di tingkat desa. Kegiatan ini menunjukkan bahwa keterlibatan aktif remaja dan kolaborasi dengan masyarakat desa merupakan pendekatan penting dan efektif dalam penguatan edukasi kesehatan reproduksi remaja berbasis komunitas.
Downloads
References
Anggraini Eizky Kiki, Lubis Romawati, A. P. (2022). Pengaruh Video Edukasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Awal Tentang Kesehatan Reproduksi. Menara Medika, 5(1), 1–12. https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menaramedika/index
Evina, D., Nurpratiwiningsih, L., Guru, P., Dasar, S., & Setiabudi, U. M. (2022). Manajemen pengelolaan kelas sekolah dasar pada masa pandemi. 8(1), 8–15.
Hanifah, S. D., Nurwati, R. N., & Santoso, M. B. (2022). Seksualitas Dan Seks Bebas Remaja. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 3(1), 57. https://doi.org/10.24198/jppm.v3i1.40046
Kanbur, N., Harrison, A., Galagali, P., & Di Meglio, G. (2023). International Perspective on Abortion Access for Improving Reproductive Rights and Freedom of Adolescents and Young Adults. Journal of Adolescent Health, 73(1), 12–14. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2023.03.014
Kwok, S. Y. C. L., Ph, D., Li, Y., Ph, D., Tam, N. W. Y., & Ph, D. (2023). Longitudinal Associations of Suicide Risk and Protective Factors Among Secondary School Students in Hong Kong : A Network Perspective. Journal of Adolescent Health, 73(2), 310–318. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2023.03.011
Murfi Hidamansyah. (2024). Peningkatan Self Efficacy Remaja Pada Perilaku Kesehatan Reproduksi Di Smk Darussalam Sampang. 6(1), 79–87.
Nurdianti, R., Rahmawati, A., & Nuryani, W. D. (2023). Efektivitas Video Animasi terhadap Peningkatan Pengetahuan tentang HIV/AIDS. MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 3(9), 2691–2702. https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i9.10910
Qorib, F. (2024). Tantangan dan Peluang Kolaborasi antara Perguruan Tinggi dan Masyarakat dalam Program Pengabdian di Indonesia. 2(2), 46–57.
Restika Puspa Ningtias, Elis Noviati, Ayu Endang Purwati, R. K. (2024). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Remaja. 6, 3117–3124.
Sari, D., Nugraheni, S. A., & Rahfiludin, M. Z. (2023). How do Nutrition-Sensitive Interventions Contribute in Efforts Reduction Stunting?: Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 6(5), 885–895. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i5.view/3416
Sari, E. (2023). Konseling Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Berbasis Solution Focused Brief Therapy. 6(4), 582–587.
Sari, Y., Lajuna, L., & Ramli, N. (2021). Efektifitas Peer Group Education Dan Penyuluhan Reproduksi Remaja Putri. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(2), 566–580.
Syaibani, K., & Zamroni, M. A. (2021). Implementasi manajemen kurikulum terpadu di madrasah tsanawiyah. THE JOER: Journal Of Education Research, 1(1), 26–35. https://pedirresearchinstitute.or.id/index.php/THEJOER/index%0AIMPLEMENTASI
Wilandika, A., & Kamila, A. (2022). E-Module of Triad Kesehatan Reproduksi Remaja: Impact on Student’S Knowledge. Malaysian Journal of Public Health Medicine, 22(3), 234–243. https://doi.org/10.37268/MJPHM/VOL.22/NO.3/ART.1419
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yuyun Triani, Istiqomah Risa Wahyuningsih, Siska Ningtyas Prabasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Yuyun Triani,
Universitas ‘Aisyiyah Surakarta,
Indonesia 

