Participatory Community Empowerment dalam Keberlanjutan Program Kampung Kempling di RW 02 Lamper Krajan, Semarang
Keywords:
pemberdayaan masyarakat, pengelolaan sampah, TOGA, lingkungan perkotaan, kunyit latteAbstract
Permasalahan lingkungan perkotaan, khususnya pengelolaan sampah dan keterbatasan ruang hijau, masih menjadi tantangan di wilayah RW 02 Lamper Krajan, Kota Semarang, yang memiliki risiko banjir musiman. Program Kampung Kempling (Kembali Peduli Lingkungan) dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat untuk memperkuat pengelolaan lingkungan dan pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pengelolaan sampah organik dan anorganik, pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), serta inovasi produk kesehatan berbasis TOGA. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat partisipatif dengan pendekatan pra–pasca intervensi (pretest–posttest), melibatkan 35 warga yang terdiri dari remaja, dewasa, dan lansia. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Desember 2025 hingga Januari 2026 melalui pembinaan, pelatihan, dan pendampingan rutin. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan capaian masyarakat secara signifikan berdasarkan uji Wilcoxon (p < 0,05), yang ditunjukkan oleh dominasi skor posttest pada kategori baik. Program ini tidak hanya meningkatkan capaian kuantitatif, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ketahanan lingkungan, partisipasi sosial, dan peluang ekonomi berbasis pemanfaatan sumber daya lokal. Dengan demikian, Program Kampung Kempling penting sebagai model pemberdayaan masyarakat perkotaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Downloads
References
Akbar, H. N., Meidiana, C., & Dinanti, D. (2025). Peningkatan reduksi sampah pada tps di kecamatan karangploso kabupaten malang. PURE of Regional and Urban Planning Department, 14(April), 29–38.
Anggraini, A., Aliya, S. M., Zafirah, M. A., Pinkan, C. R., Rahayu, W., Science, N., & Pakuan, U. (2025). Community Empowerment through Family Medicinal Plant ( TOGA ) Cultivation and Product Innovation to Improve Health and Local Economy. 3(02), 103–112.
Anyanwu, L. E., Felix, O. O., Ejike, I. W., & Onyewuchi, I. (2025). Community-based waste management strategies and their impact on urban sustainability through citizen participation and local government collaboration.
Bululor, K. (2025). Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Menuju Semarang Bersih. Kecamatan Bulu Lor. https://bululor.semarangkota.go.id/blog/gerakan-pilah-sampah-dari-rumah-menuju-semarang-bersih
Dewi, R. A. E. P., Arumsari, W., & Marchamah, D. N. S. (2025). Implementation of Seven Dimensions of Resilient Elderly in Elderly Activity Groups in Lamper Krajan Area. SOCIETY, 4(1), 108–116.
Handoko, C. T., Khoiriyah, S., & Aribowo, W. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penerapan Teknologi Pengelolaan Sampah Organik Berbasis Komunitas di Kabupaten Sukoharjo. 9(1), 33–43.
Husna, A. R., Wiliyanarti, P. F., Putri, I. D., & Az-zahra, R. N. (2023). Community Empowerment : Processing Household Organic Waste into Compost Using the Takakura Technique. 01(01), 49–55.
Meylanisa, E. A., Nanda, A., Zalfa, M. F., & Marsyanda, A. (2025). Peran Bank Sampah dalam Implementasi Program “ Semarang Bersih ” ( Studi Kasus Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas Menuju Kota Berkelanjutan ). Dialogika : Jurnal Penelitian Komunikasi Dan Sosialisasi, 1, 1–6.
Nasution, I. W., & Nasution, N. H. (2025). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Organik untuk Pembuatan Kompos. 2(9), 4322–4327.
Pemberdayaan, P., Melalui, K., & Lingkungan, P. (2025). Pemberdayaan Komunitas Melalui Pengelolaan dan Pemanfaatan Lingkungan yang Berkelanjutan. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(1), 516–523.
Siska Mayang Sari, Ennimay, & Tengku, A. R. (2019). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Pada Masyarakat. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3, 1–7. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v3i2.2833
Sugandi, M. K., Rahayuningsih, M., & Marianti, A. (2025). The Impact of Waste Management and Application of the 3R Method in the Majalengka Heuleut Landfill as a Supplement to Environmental Pollution Material. Journal of Environmental and Science Education, 5(1), 38–45. https://doi.org/10.15294/jese.v5i1.6549
Vetters, N. (2023). Community engagement in waste management : Empowering local. Journal of Environmental Waste Management and Recycling, 6(6), 26–27.
WHO. (2025). Urban Health. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/urban-health
Widyatami, L. E., Lestari, D., Sundari, S., & Napitupulu, T. S. (2024). Budidaya Vertikultur Sayuran dan TOGA dengan Pemanfaatan Sampah Anorganik Rumah Tangga sebagai Wadah Tanam di Perumahan Puri Antirogo 2 Jember. 9(4), 6–17.
Yulianyahya, R. W., Syafriyandi, D., Dwi, C., Widjaya, P., Niar, A., Putra, A. P., Trialita, R., Unggul, U. E., Unggul, U. E., Unggul, U. E., Unggul, U. E., Unggul, U. E., & Unggul, U. E. (2025). Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah anorganik di tpst widatama. 5(1), 66–74.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Restu Ayu Eka Pustik Dewi, Tofik Mujahidin, Pungky Anggraeni Mustika, Oktavi Kurnia Durmaningrum, Ria Cahyani Kumalasari, Viratunima Viratunima, Asri Masitha Arsyati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Restu Ayu Eka Pustik Dewi,
Univeristas MH Thamrin Jakarta,
Indonesia 

