Edukasi Visual Interaktif untuk Pencegahan Pernikahan Dini di SMA Negeri 1 Cimahi

Authors

  • Wulan Nursifa, Institut Kesehatan Rajawali,  Indonesia
  • M Iqbal Sutisna, Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali,  Indonesia
  • Tentry Fuji Purwanti, Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali,  Indonesia
  • Lisbet Octavia Manalu, Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali,  Indonesia
  • I Gusti Ayu Ratih , Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali,  Indonesia
  • Rifa Nurul Fajriani, Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali,  Indonesia
  • Dalfa Mutmainah, Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali,  Indonesia
  • Siti Sofiah, Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali,  Indonesia
  • Salsa Manda Aulia Fasya, Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali,  Indonesia
  • Mohamad Ihsan Pahlevi, Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali,  Indonesia
  • Reva Oktavia Ramadhani, Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali,  Indonesia
  • Damara Oktavia Aline, Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali,  Indonesia
  • Chalisa Putri Mayda, Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali,  Indonesia
  • Maritha Aurin Alfarizki, Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali,  Indonesia
  • Amanda Nabillatussahara Ramadani, Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali,  Indonesia

Keywords:

Remaja, Pendidikan Kesehatan, Edukasi Visual, Kesehatan Reproduksi Remaja, Pernikahan Dini

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi masalah sosial dan kesehatan yang serius di Indonesia, terutama di kalangan remaja usia sekolah. Tingkat pernikahan dini yang tinggi dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk rendahnya pengetahuan tentang kesehatan Reproduksi, tekanan sosial dan budaya, serta kurangnya pemahaman di kalangan remaja tentang dampak jangka panjang pernikahan di usia muda. Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Cimahi dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran siswa tentang pencegahan pernikahan dini dan pentingnya kesiapan usia, pendidikan, dan perencanaan masa depan. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan melalui sosialisasi interaktif dan kegiatan konseling, menggunakan media presentasi dan brosur, serta penilaian pra-tes dan pasca-tes untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang definisi pernikahan dini, penyebabnya, dampak fisik, mental, dan sosialnya, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan oleh remaja. Selain itu, para siswa menunjukkan sikap yang lebih dewasa terhadap pernikahan dan lebih termotivasi untuk melanjutkan pendidikan mereka. Kegiatan ini penting sebagai upaya promotif dan preventif untuk melindungi kesehatan remaja dan mencegah pernikahan dini, sehingga mendukung pengembangan generasi muda yang sehat, berpendidikan, dan berkualitas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurahman, D., Assefa, N., & Berhane, Y. (2022). Parents’ intention toward early marriage of their adolescent girls in eastern Ethiopia: A community-based cross-sectional study from a social norms perspective. Frontiers in Global Women’s Health, 3. https://doi.org/10.3389/fgwh.2022.911648

Bawono, Y., M Hanim, L., Masrifah, & S Astuti, J. (2019). Budaya dan Pernikahan Dini di Indonesia. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 21(2), 82. https://journals.usm.ac.id/index.php/jdsb/article/view/1698

Cipta, T. H. (2022). Sanksi Pelanggaran Pasal 113 Undang-undang No 28 Tahun 2014. In Researchgate.Net. CV. Amerta Media. https://www.researchgate.net/profile/Adrian-Wijanarko/publication/352471771_Branding_Konsep_dan_Studi_Merek_Lokal/links/60caa9ae299bf1cd71d53502/Branding-Konsep-dan-Studi-Merek-Lokal.pdf

Dadras, O., Hazratzai, M., & Dadras, F. (2023). The association of child marriage with morbidities and mortality among children under 5 years in Afghanistan: findings from a national survey. BMC Public Health, 23(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12889-023-14977-5

El Goundali, K., Chebabe, M., Laamiri, F. Z., & Hilali, A. (2022). The Determinants of Consanguineous Marriages among the Arab Population: A Systematic Review. Iranian Journal of Public Health, 51(2), 253–265. https://doi.org/10.18502/ijph.v51i2.8679

Falah, A. (2025). Penyuluhan Pernikahan Dini Dalam Perspektif Hukum Islam Di Kabupaten Blora: Membangun Kesadaran Hukum Dan Sosial Masyarakat. Impact Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 20–27. https://journal.metanusantara.com/impact

Fitria, M., Laksono, A. D., Syahri, I. M., Wulandari, R. D., Matahari, R., & Astuti, Y. (2024). Education role in early marriage prevention: evidence from Indonesia’s rural areas. BMC Public Health, 24(1). https://doi.org/10.1186/s12889-024-20775-4

Labibah, K. N., Valentina, F., Moyna, V. S., A’yun, A. F. Q., Erliyawati, I. S., & Hidayah, A. N. (2025). Perkawinan Dini dalam Perspektif Hukum Nasional dan Internasional: Dampak Empiris Terhadap Struktur Keluarga di Indonesia. Journal Evidence Of Law , 4(2), 479–490. http://jurnal.erapublikasi.id/index.php/JEL/article/view/1320

Liga, A. D., Boyamo, A. E., Jabir, Y. N., & Tereda, A. B. (2023). Prevalence and correlates associated with early childbearing among teenage girls in Ethiopia: A multilevel analysis. PLoS ONE, 18(8 August), 1–13. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0289102

Lowe, M., Bojang, M., Gaye, A., Njie, I., & Dubois, A. (2025). Findings and lessons learned from developing a 5-year community-based intervention for preventing early marriage in rural Gambia. Reproductive Health , 22(Suppl 1), 1–13. https://doi.org/10.1186/s12978-025-01992-5

Menikah, M., & Banjaran, S. (2025). Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Hubungan Pengetahuan Tentang Dampak Pernikahan Dini pada Kesehatan Reproduksi dengan. 15.

Miola, A., Tondo, L., Salvatore, P., & Baldessarini, R. J. (2022). Factors associated with onset-age in major affective disorders. Acta Psychiatrica Scandinavica, 146(5), 456–467. https://doi.org/10.1111/acps.13497

Nomor, V., Hal, J., & Sya, M. (2025). Pelatihan Dan Pendampingan Literasi Pencegahan Pernikahan Usia Dini. 1, 1–17.

Nuraliffia, F., Hafsani, A. A., Hidayat, M. R., Sufha, S., Setiani, D. A., Sumber, M., & Manusia, D. (2025). Strategi Pencegahan Pernikahan Dini Dengan Pendekatan Edukasi Konstruktivisme. 6(1), 16–29.

Singh, M., Shekhar, C., & Shri, N. (2023). Patterns in age at first marriage and its determinants in India: A historical perspective of last 30 years (1992–2021). SSM - Population Health, 22(February), 101363. https://doi.org/10.1016/j.ssmph.2023.101363

Sya’rani. Muh, & Husnawati. (2025). Pelatihan Dan Pendampingan Literasi Pencegahan Pernikahan Usia Dini. 1, 1–17. https://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/jas/index

Taufikurahman, T., & Fadhilah Nur, N. (2024). Pencegahan Dan Penanggulangan Pernikahan Dini Melalaui Pendidikan Agama Islam. Al -Allam, 5(1), 1–9. https://doi.org/10.35127/jurnalpendidikan.v5i1.7438

Utami, A. S., Andini, P., Angeli, A., Wahyuni, A. J., & Adyana, C. V. (2023). Utami, Anisa Sri Andini, Putri Angeli, Angel Wahyuni, Ade Jumadil Adyana, Corrinna Vivia 2023 Pencegahan Pernikahan Dini Pada Remaja. EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(9), 1082–1087.

Downloads

Published

2026-02-04

How to Cite

Nursifa, W., Sutisna, M. I. ., Purwanti, T. F. ., Manalu, L. O. ., Ratih , I. G. A. ., Fajriani, R. N. ., Mutmainah, D. ., Sofiah, S. ., Fasya, S. M. A. ., Pahlevi, M. I. ., Ramadhani, R. O. ., Aline, D. O. ., Mayda, C. P. ., Alfarizki, M. A. ., & Ramadani, A. N. . (2026). Edukasi Visual Interaktif untuk Pencegahan Pernikahan Dini di SMA Negeri 1 Cimahi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(1), 1169-1176. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/8334