Integrasi Laboratorium Mini Kultur Jaringan Tumbuhan dalam Pembelajaran Bioteknologi Siswa SMA BOPKRI 2 Yogyakarta

Authors

  • Ratih Restiani, Universitas Kristen Duta Wacana,  Indonesia
  • Gemma Galgani, Universitas Kristen Duta Wacana,  Indonesia
  • Astrid Ayu Sekar, Universitas Kristen Duta Wacana,  Indonesia
  • Yunita Kendek Marendeng, Universitas Kristen Duta Wacana,  Indonesia
  • Gracia Rolas Sinambela, Universitas Kristen Duta Wacana,  Indonesia
  • Miranda Gardha Viorenta, Universitas Kristen Duta Wacana,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i1.8444

Keywords:

Bioteknologi Tanaman, Inokulasi Eksplan, Keterampilan, Pelatihan Kultur Jaringan Tumbuhan, SMA BOPKRI 2

Abstract

Pembelajaran kultur jaringan tumbuhan pada mata pelajaran Biologi di SMA BOPKRI 2 Yogyakarta masih didominasi oleh pemberian teori di kelas karena keterbatasan fasilitas laboratorium, sehingga siswa belum memiliki pengalaman praktik bioteknologi. Kondisi ini menyebabkan rendahnya pemahaman aplikatif dan keterampilan bioteknologi siswa. Program ini menawarkan solusi berupa pelatihan kultur jaringan berbasis laboratorium mini yang terintegrasi dengan pembelajaran Biologi bagi siswa kelas X. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan koordinasi dengan guru mitra, penyusunan modul dan persiapan alat dan bahan praktikum, pelaksanaan pelatihan (pemberian teori dan praktikum) selama dua hari, serta evaluasi berbasis observasi keterampilan dan pengetahuan siswa. Pelatihan melibatkan 71 siswa dari tiga kelas X melalui penyampaian materi pengantar, demonstrasi pembuatan medium, sterilisasi dan inokulasi eksplan, dilaknjutkan praktikum membuat media kultur dan inokulasi eksplan secara berkelompok. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan dan pengetahuan siswa. Sebelum pelatihan, siswa belum mengenal definisi, manfaat dan tahapan kerja kultur jaringan tumbuhan. Setelah pelatihan, hasil evaluasi menunjukkan peningkatan keterampilan dan pengetahuan siswa dalam mempelajari aplikasi bioteknologi. Indikator keberhasilan pelatihan ini adalah peningkatan keterampilan siswa dari 0% menjadi 100% mampu dalam membuat media kultur jaringan dasar yaitu Murashige and Skoog (MS) dan menginokulasi eksplan steril ke dalam medium MS sesuai dengan prosedur dan waktu yang diberikan. Selain peningkatan dalam keterampilan, pelatihan ini juga meningkatkan pemahaman pengetahuan siswa (dari 0% menjadi 100%) dalam menjelaskan manfaat, tujuan dan tahapan pembuatan media MS dan inokulasi eksplan dengan tepat. Berdasarkan dua indikator tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan mini laboratorium kultur jaringan tumbuhan yang diintegrasikan dalam pembelajaran bioteknologi dasar bagi siswa mampu membantu siswa dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di mata pelajaran Bioteknologi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ajiningrum, P. S., & Andriani, V. (2022). Pengenalan dan Pelatihan Teknik Kultur Jaringan Tanaman pada Guru MGMP Biologi SMA Se-Jawa Timur. Jurnal Penamas Adi Buana 6(1), 31–36.

Bidabadi, S. S., & Mohan Jain, S. (2020). Cellular, molecular, and physiological aspects of in vitro plant regeneration. Plants, 9(6), 10–13. https://doi.org/10.3390/plants9060702

Chandran, H., Meena, M., Barupal, T., & Sharma, K. (2020). Plant tissue culture as a perpetual source for production of industrially important bioactive compounds. Biotechnology Reports, 26, e00450. https://doi.org/10.1016/j.btre.2020.e00450

Firda, A. (2019). Analisis Kesulitan Belajar Siswa SMA pada Materi Kultur Jaringan Tumbuhan. Bio-Lectura: Jurnal Pendidikan Biologi, 6(1), 73–77. https://journal.unilak.ac.id/index.php/BL/article/view/2694

Kasim, H., Basri, Z., Amir, J., & Nursalam. (2020). Pelatihan Kultur Jaringan Kepada SMA dan SMK. Mosintuvu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(Desember 2020), 63–70. http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/MOSINTUVU/article/view/632/622

Kurnianingsih, R., Ghazali, M., Rosidah, S., Muspiah, A., Astuti, S. ., & Nikmatullah, A. (2020). Pelatihan Teknik Dasar Kultur Jaringan Tumbuhan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 4(5), 888–896. http://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm/article/view/3049

Moda, K. F. (2022). Pelatihan Kultur Jaringan sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan di SMA Negeri 1 Glagah. 20180308022.

Munawir. (2020). Modul Pembelajaran SMA BIOLOGI : Bioteknologi Biologi Kelas XII. Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN.

Nurcahyani, E., Zulkifli, Z., & Kanedi, M. (2021). Pengenalan dan Pelatihan Teknik Kultur Jaringan Tumbuhan Bagi Guru Biologi SMA Se-Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN, 2(1), 39–46. https://doi.org/10.23960/jpkmt.v2i1.26

Ochatt, S. J., Atif, R. M., Patat-Ochatt, E. M., Jacas, L., & Conreux, C. (2010). Competence versus recalcitrance for in vitro regeneration. Notulae Botanicae Horti Agrobotanici Cluj-Napoca, 38(2), 102–108.

Restiani, R. (2022). Pelatihan Kultur Jaringan Anggrek Sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan Bioteknologi di SMA Santa Maria Yogyakarta. Sendimas. https://sendimas2022.maranatha.edu/index.php/2022/2022/paper/viewFile/190/110

Restiani, R., Ariestanti, C. A., Purba, L. H. P. S., Retnowati, T. S., Matheos, J. H., Kaban, S. M. P., & Sekar, A. A. (2023). Pelatihan Kultur Jaringan Tumbuhan Bagi Siswa SMA Negeri 7 Yogyakarta. Servirisma: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 81–90. https://doi.org/10.21460/servirisma.2023.32.44

Restiani, R., Dolonseda, A. C., Kaban, S. M. P., Hutabarat, C. T., Sekar, A. A., Meliana, F. A., Linardi, M., Verrell, N., & KY, A. A. B. (2022). Efficient Callus and Shoot Induction Protocol from Leaf and Node Explants of Javanese Ginseng (Talinum paniculatum (Jacq.) Gaertn.). Scholars Journal of Agriculture and Veterinary Sciences, 9(12), 223–231. https://doi.org/10.36347/sjavs.2022.v09i12.003

Restiani, R., Galgani, G., Sekar, A. A., Marendeng, Y. K., Sinambela, G. R., & Viorenta, M. G. (2024). Edukasi Kultur Jaringan Tumbuhan bagi Siswa SMA. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(2), 2357–2362.

Sharma, H., & Vashistha, B. D. (2015). Plant tissue culture: a biological tool for solving the problem of propagation of medicinally important woody plants-A review. International Journal of Advanced Research, 3(2), 402–411.

Srivastava, D. K., Thakur, A. K., & Kumar, P. (2022). Agricultural Biotechnology: Latest Research and Trends. In Agricultural Biotechnology: Latest Research and Trends. https://doi.org/10.1007/978-981-16-2339-4

Wahyuni, F. D., Novianti, T., & Saraswati, H. S. (2020). Pengenalan Bioteknologi dan Metode Kultur Jaringan Persiapan Generasi Baru. Jurnal Abdimas Universitas Esa Unggul, 6(3), 204–208.

Yachya, A., Sopandi, T., W.K, P. S., Binawati, D. K., Ngadiani, Ajiningrum, P. S., & Andriani, V. (2022). Pengenalan dan Pelatihan Teknik Kultur Jaringan Tanaman pada Guru MGMP Biologi SMA Se-Jawa Timur. Jurnal Penamas Adi Buana, 6(1), 31–36.

Zulpadly, Z., Harahap, F., & Edi, S. (2016). Analisis Kesulitan Belajar Siswa Materi Bioteknologi SMA Negeri Se- Kabupaten Rokan Hilir. Jurnal Pendidikan Biologi, 6(1), 242–248. https://doi.org/10.24114/jpb.v6i1.4327

Downloads

Published

2026-02-21

How to Cite

Restiani, R. ., Galgani, G. ., Sekar, A. A. ., Marendeng, Y. K. ., Sinambela, G. R. ., & Viorenta, M. G. . (2026). Integrasi Laboratorium Mini Kultur Jaringan Tumbuhan dalam Pembelajaran Bioteknologi Siswa SMA BOPKRI 2 Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(1), 1415-1423. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i1.8444

Most read articles by the same author(s)