Integrasi Konsep SDGs dalam Strategi Promosi Digital Wisata Air Panas di Desa Karyamekar
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i1.8483Keywords:
Promosi Digital, Wisata Berkelanjutan, Literasi Digital, Branding Wisata, SDGsAbstract
Pengembangan wisata Air Panas di Desa Karyamekar, Kabupaten Garut, menghadapi kendala berupa rendahnya literasi digital mitra (UMKM dan kelompok tani) serta belum adanya identitas branding destinasi yang kuat dan berorientasi pada keberlanjutan (SDGs). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan promosi pariwisata digital menuju pengembangan pariwisata Air Panas yang berkelanjutan dan selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 14–15 November 2025 di aula Kantor Desa Karyamekar dan diikuti oleh 22 peserta. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan teknis, dan praktik langsung pembuatan konten digital untuk promosi pariwisata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta secara signifikan, di mana evaluasi post-test mencatat lebih dari 80% peserta telah memaham terhadap strategi promosi digital, pengelolaan media sosial, serta konsep pariwisata berkelanjutan. Peserta juga mampu menghasilkan konten promosi pariwisata berbasis foto, video, dan narasi yang mempromosikan potensi wisata Air Panas Karyamekar untuk mendukung pariwisata Desa Karyamekar yang berkelanjutan.
Downloads
References
Buhalis, D. (2020). Technology in tourism-from information communication technologies to eTourism and Hasil smart tourism towards ambient intelligence tourism: a perspective article. Tourism Review, 75(1), 267-272. https://doi.org/10.1108/TR-06-2019-0258
Giampiccoli, A., & Mtapuri, O. (2021). Enhancing island tourism's local benefits: A proposed community-based tourism-oriented general model. Sustainable Development, 29(1), 272–283. https://doi.org/10.1002/sd.2141
Handayani, R., & Nugroho, A. (2022). Tata kelola kolaboratif dan kapasitas kelembagaan: Studi penentu keberhasilan pengelolaan kawasan wisata alam. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 334–345. https://doi.org/10.14710/jil.18.2.334-345
Komariah, N., Saepudin, E., & Yusup, P. M. (2018). Pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal. Jurnal Pariwisata Pesona, 3(2), 158–174. https://doi.org/10.26905/jpp.v3i2.2340
Hermawan, H. (2016). Dampak Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal. Jurnal Pariwisata, 3(2), 105-117. https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jp/article/view/1383
Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2021). Marketing 5.0: Technology for humanity. John Wiley & Sons.Kusumawati, A. (2019). Perilaku Wisatawan dan Strategi Pemasaran di Era Digital. Malang: UB Press. https://ubpress.ub.ac.id
Morgan, N., Pritchard, A., & Pride, R. (2011). Destination Brands: Managing Place Reputation. Oxford: Butterworth-Heinemann. https://doi.org/10.4324/9780080969312
Pradana, M. (2018). Klasifikasi Bisnis E-Commerce di Indonesia. Modus, 27(2), 163-174. https://doi.org/10.24002/modus.v27i2.554
Spenceley, A., & Rylance, A. (2016). The contribution of tourism to the Sustainable Development Goals. Tourism Review International, 20(3-4), 143-144. https://doi.org/10.3727/154427216X14724906485601
Sunaryo, B. (2013). Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Gava Media. https://gavamedia.net.
Tjiptono, F. (2019). Strategi Pemasaran: Prinsip dan Penerapan. Yogyakarta: Andi Offset. https://andipublisher.com
UNWTO. (2017). Tourism and the Sustainable Development Goals – Journey to 2030. Madrid: World Tourism Organization. https://doi.org/10.18111/9789284419401
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adi Widiantono, Bakri Bakri, Damdam Damiyana, Evalina Darlin, Susbiyantoro Susbiyantoro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Adi Widiantono,
Universitas Esa Unggul,
Indonesia


