Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Pelatihan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Telur Bebek di Desa Latak

Authors

  • Author Icon
    Dhika Malita Puspita Universitas An- Nuur
  • Author Icon
    Kurniawan Universitas An Nuur
  • Author Icon
    Alya Iffa Nalia Universitas An- Nuur
  • Author Icon
    Deden Prastyaten Universitas An- Nuur
  • Author Icon
    Lailatul Isti'adah Universitas An Nuur
  • Author Icon
    Sherli rahma Anistasya Rahayu Universitas An- Nuur
  • Author Icon
    Aris Madya Rini Universitas An Nuur
  • Author Icon
    Eliyana Rahmawati Universitas An- Nuur
  • Author Icon
    Dina Novitasari Universitas An- Nuur

Keywords:

Pemberian Makanan Tambahan, Telur Bebek, Status Gizi Balita, Pangan Lokal , Pemberdayaan Kader Posyandu

Abstract

Status Gizi Buruk masih banyak terjadi akibat ketidaksesuaian antara jumlah makanan yang di konsumsi dengan jumlah yang di butuhkan tubuh. Di Desa Latak menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) masih monoton serta rendahnya pengetahuan ibu mengenai pengolahan pangan lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam mengolah PMT berbasis telur bebek sebagai sumber protein hewani lokal yang terjangkau. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tiga tahap: persiapan (analisis situasi dan penyusunan modul), pelaksanaan (sosialisasi, demonstrasi, dan pendampingan praktik pengolahan puding telur bebek), dan evaluasi (pre-test dan post-test). Kegiatan dilaksanakan pada 14 Januari 2026 dengan melibatkan mahasiswa, kader posyandu, dan orang tua balita kategori stunting di Desa Latak. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan ibu dari 55,6 (kategori kurang) menjadi 83,2 (kategori baik), peningkatan keterampilan praktik dengan 90% peserta mampu mengolah menu dengan kategori baik, serta peningkatan proporsi balita berstatus gizi baik (BB/U) dari 40% menjadi 60%. Indikator tinggi badan menurut umur (TB/U) meningkat lebih terbatas, dari 46,7% menjadi 50%, sejalan dengan karakter pertumbuhan linier yang membutuhkan waktu lebih panjang. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan berbasis pangan lokal efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan jangka pendek, namun memerlukan pendampingan berkelanjutan untuk dampak pada pertumbuhan linier balita

Downloads

Download data is not yet available.

References

Gordianus Pratama. (2024). Pentingnya Peningkatan Gizi Anak Berbasis Pangan Lokal. Jurnal Nusantara Berbakti, 2(3), 58–63. https://doi.org/10.59024/jnb.v2i3.380

Hermawan, A., & Ambohamsah, I. (2025). Peningkatan Status Gizi Balita melalui Pelatihan PMT Berbasis Pangan Lokal pada Ibu Balita di Desa Katumbangan Abstrak. 1(2), 71–81.

Keytimu, Y. M. (2022). Pengaruh Pemanfaatan Pangan Lokal Dengan Metode Pis-Pk Untuk Meningkatkan Status Gizi Balita. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 914–924. https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i1.3853

Kusumawardhani, A., & Maheswara, R. (2025). Optimalisasi Kesehatan Ibu dan Anak melalui Edukasi Gizi Seimbang Berbasis Posyandu dalam Mendukung Kemandirian Ekonomi Keluarga. Community : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(2), 128–134. https://doi.org/10.51903/f4rjbe17

Maria Susana. (2025). Implementasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Pangan Lokal sebagai Intervensi Gizi Tepat bagi Anak Masalah Gizi Kurang di Desa Paga Kabupaten Sikka. Inovasi Kesehatan Global, 2(3), 244–255. https://doi.org/10.62383/ikg.v2i3.2227

Suryana, I. K. (2022). Full Book Kesehatan Gizi Anak Usia Dini.

Widiastuti, R., & Ratna. (2025). Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Terhadap Status Gizi Balita Di Posyandu Margo Rahayu Desa Kriyan Kalinyamatan Jepara. Jurnal Keperawatan, 13(02), 233–245.

Downloads

Published

2026-07-17

How to Cite

Puspita, D. M., Kurniawan, Nalia, A. I., Prastyaten, D. ., Isti’adah, L. ., Rahayu , S. rahma A. ., Aris Madya Rini, Rahmawati, E. ., & Novitasari, D. . (2026). Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Pelatihan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Telur Bebek di Desa Latak. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(2), 3461–3466. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/8697