Reorientasi Kapasitas Program Studi Menuju Penyusunan Borang LAMDIK Versi 2.0 yang Berkualitas
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i2.8703Keywords:
Akreditasi, Akreditasi Berbasis Capaian, Dokumen Akreditasi, Penjaminan MutuAbstract
Akreditasi program studi berbasis Instrumen LAMDIK Versi 2.0 menuntut perubahan mendasar dalam pendekatan penyusunan borang, khususnya pada analisis berbasis capaian dan bukti. Namun, tim akreditasi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman terhadap paradigma baru tersebut, rendahnya keterampilan analisis data, serta belum optimalnya kemampuan menyusun narasi reflektif yang sesuai dengan standar LAMDIK 2.0. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini menawarkan solusi melalui workshop berbasis pelatihan partisipatif dan praktik langsung. Metode yang digunakan meliputi pemaparan konsep, analisis contoh borang, latihan penyusunan Laporan Evaluasi Diri dan Laporan Kinerja Program Studi, serta pendampingan intensif dalam mengembangkan narasi berbasis data dan capaian pembelajaran. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama satu hari dengan melibatkan 60 peserta dari tujuh program studi di lingkungan FKIP Untan. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner pre-test dan post-test, serta dokumentasi hasil kerja peserta. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta. Dampak konkret kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 38% terhadap konsep dan perbedaan LAMDIK 1.0 dan 2.0, peningkatan keterampilan analisis data sebesar 35%, serta peningkatan kemampuan menyusun narasi reflektif berbasis capaian sebesar 40%. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi lintas program studi dan mendorong terbentuknya budaya mutu berkelanjutan di tingkat fakultas. Dengan demikian, workshop ini berkontribusi langsung terhadap kesiapan institusi dalam menghadapi akreditasi berbasis capaian secara lebih sistematis dan komprehensif.
Downloads
References
Abualkishik, A. Z., Atassi, R., Singh, A., Elhoseny, M., Alwan, A. A., Iqbal, R., & Khelifi, A. (2022). Outcomes-Based Assessment and Lessons Learned in ABET-CAC Accreditation: A Case Study of the American University in the Emirates. Mobile Information Systems, 2022, 1–13. https://doi.org/10.1155/2022/1595126
Duarte, N., & Vardasca, R. (2023). Literature Review of Accreditation Systems in Higher Education. Education Sciences, 13(6), 582. https://doi.org/10.3390/educsci13060582
Finalita, A., & Ahyudanari, E. (2021). Design and Development of Data Management System to Support The Preparation Process of Accreditation form for Program Study. IPTEK Journal of Proceedings Series, 1, 186. https://doi.org/10.12962/j23546026.y2020i1.8486
Frank, J. R., Taber, S., van Zanten, M., Scheele, F., & Blouin, D. (2020). The role of accreditation in 21st century health professions education: report of an International Consensus Group. BMC Medical Education, 20. https://doi.org/10.1186/s12909-020-02121-5
Kasman, K., & Lubis, S. K. (2022). Teachers’ Performance Evaluation Instrument Designs in the Implementation of the New Learning Paradigm of the Merdeka Curriculum. Jurnal Kependidikan Jurnal Hasil Penelitian Dan Kajian Kepustakaan Di Bidang Pendidikan Pengajaran Dan Pembelajaran, 8(3), 760. https://doi.org/10.33394/jk.v8i3.5674
Mufanti, R., Carter, D., & England, N. (2023). Unveiling Outcomes-Based Education Curriculum: English Teachers’ Understandings, Challenges, and Support in Indonesian Higher Education. https://doi.org/10.2139/ssrn.4575618
Naim, A., Alnfiai, M. M., & Almalki, N. S. (2024). Information Systems based Working Model for the Assessment of Program Learning Outcomes in measuring the Quality in Higher Education. Research Square (Research Square). https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-5265369/v1
Nguyen, C., Marshall, S., & Evers, C. W. (2021). Higher Education Quality Assurance and Accreditation Implementation in Several Countries across the World and Lessons Learned for Vietnam. Vietnam Journal of Education (Online)/Vietnam Journal of Education/Giáo Dục, 5(1). https://doi.org/10.52296/vje.2021.27
Radiana, U., Tursina, N., & Militansina. (2024). Readiness for sustainable accreditation management in higher education institutions: A mixed-method study in Indonesia. International Journal of Education and Practice, 12(4), 1145–1164. https://doi.org/10.18488/61.v12i4.3845
Rahman, L. (2020). Upaya Meningkatkan Mutu Lembaga Pendidikan Melalui Sistem Akreditasi Dalam Perspektif Total Quality Management (TQM) Di SD Muhammadiyah Karangbendo Bantul. Jurnal Intelektual Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 10(2), 201–215. https://doi.org/10.33367/ji.v10i2.1270
Ryan, T. (2011). Quality assurance in higher education: A review of literature. In Higher Learning Research Communications (Vol. 5, Issue 4). Laureate Education. https://doi.org/10.18870/hlrc.v5i4.257
Surahman, S. (2022). The Role of BAN PAUD AND PNF in Improving Academic Quality. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 8(2). https://doi.org/10.37905/aksara.8.2.879-886.2022
Zainuri, A., Ibrahim, D., & Bafadlal, F. (2020). Management Quality Enhancement Based on National Accreditation Standard of Islamic Studies Program. https://doi.org/10.2991/assehr.k.200513.016
Zulkifli, Z., Ambiyar, A., Syahril, S., Giatman, M., Mulyono, H., Saputra, A., & Weriza, J. (2024). Development of Flipped Classroom Combined Case Team-Based Project Learning to Improve Students’ Academic Achievements In Higher Education. TEM Journal, 3495–3504. https://doi.org/10.18421/tem134-82
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwi Riyanti, Eka Ariyati, Asriah Nurdini, Sahidi Sahidi, Rio Pranata, Nadya Febriani Meldi, Rizki Hazazi Ali, Muhammad Irfan Izuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Dwi Riyanti,
Universitas Tanjungpura,
Indonesia 

