Capacity Building Kelompok Wanita Tani dalam Pengembangan Kreasi Olahan Jamur Merang
Keywords:
Kelompok Wanita Tani, Jamur Merang, Pemberdayaan EkonomiAbstract
Pemberdayaan masyarakat desa melalui pengembangan potensi lokal merupakan salah satu strategi penting dalam mendorong peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok perempuan. Kelompok Wanita Tani (KWT) memiliki peran strategis dalam pengelolaan sumber daya pertanian rumah tangga, namun sering kali masih menghadapi keterbatasan kapasitas dalam pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah. Salah satu potensi lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal adalah jamur merang, yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan kreatif yang bernilai ekonomi dan berdaya saing. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam mengembangkan kreasi olahan jamur merang berbasis potensi lokal di Desa Dagangan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Jamur merang merupakan salah satu komoditas pertanian lokal yang memiliki nilai gizi tinggi dan potensi ekonomi yang besar, namun pemanfaatannya oleh masyarakat masih terbatas pada penjualan dalam bentuk segar dengan nilai tambah yang relatif rendah. Permasalahan utama yang dihadapi KWT meliputi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan produk, diversifikasi olahan, serta pengemasan dan pemasaran hasil produksi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung pengolahan jamur merang menjadi berbagai produk olahan kreatif, seperti olahan siap konsumsi dan produk setengah jadi, disertai pendampingan dalam aspek pengemasan dan pengelolaan usaha sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi anggota KWT dalam mengolah jamur merang menjadi produk bernilai tambah. Dengan demikian, program pengabdian ini berkontribusi positif dalam mendorong pemberdayaan perempuan dan penguatan tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat desa berbasis pemanfaatan potensi sumber daya kelompok lokal secara berkelanjutan
Downloads
References
A. Pitono and K. Kartiwi, “Penguatan pemerintahan desa dan kelurahan menuju pembangunan berkelanjutan dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat,” J. Polpem Pengabdi. Masy., vol. 3, no. 1, pp. 27–37, 2016.
I. Mansyur, “Strategi Pengembangan Komoditi Alam untuk Peningkatan Pendapatan Penduduk Lokal di Desa Sumber Agung Kec. Keluang Kab. Muba,” J. ABDINUS J. Pengabdi. Nusant., vol. 9, no. 2, pp. 437–447, 2025.
D. I. Margayaningsih, “Pemberdayaan Masyarakat Desa Sebagai Upaya Penanggulangan Kemisikinan,” Publiciana, vol. 9, no. 1, pp. 158–190, 2016.
J. Ife, F. Tesoriero, S. Z. Qudsy, S. Manulang, N. Yakin, and M. Nursyahid, Community development: Alternatif pengembangan masyarakat di era globalisasi. Pustaka Pelajar, 2008.
G. Kartasasmita, Pembangunan untuk rakyat: memadukan pertumbuhan dan pemerataan. Cides, 1996.
A. Jonnadi, S. Amar, and H. Aimon, “Analisis pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di indonesia,” J. Kaji. Ekon., vol. 1, no. 1, p. 7098, 2012.
D. Karya, Heriyanto, and Asrol, “Response to supply and demand for indonesian palm oil in international markets: The simultaneous equation model approach,” Int. J. Innov. Creat. Chang., vol. 10, no. 3, pp. 65–88, 2019.
W. L. Nugraha and I. Hasan, “Strategi Pemasaran, Produksi Dan Profitabilitas Usaha Budidaya Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus) Di Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros (Studi Kasus Kelompok Tani Hutan Samber Di Desa Samaenre),” Innov. J. Soc. Sci. Res., vol. 4, no. 4, pp. 11332–11347, 2024.
S. Soekanto, “Pengantar penelitian hukum,” (No Title), 2006.
R. Windiasih, A. Sulistiyono, T. Mardikanto, and R. B. Soemanto, “Empowerment of the Prisoners (WBP) through a Partnership Model between Government and Private Actor (Case Study of Corporate Social Responsibility Program PT. Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant in Nusakambangan),” Int. J. Soc. Sci. Res., vol. 2, no. 2, pp. 152–165, 2014.
R. Jullien and M. Kolb, “Hierarchical model for chemically limited cluster-cluster aggregation,” J. Phys. A. Math. Gen., vol. 17, no. 12, pp. L639–L643, 1984.
C. Wibhowo and R. Sanjaya, Stimulasi Kecerdasan Anak Menggunakan Teknologi Informasi. Elex Media Komputindo, 2011.
R. Chambers, “Poverty and livelihoods: whose reality counts?,” Environ. Urban., vol. 7, no. 1, pp. 173–204, 1995.
G. Sumodiningrat, “Pembangunan ekonomi melalui pengembangan pertanian,” (No Title), 2000.
S. C. Smith, “Progress Against Poverty: The Glass Is Half Full,” Polit. Econ. Good Gov., p. 111, 2015.
B. P. Gautama, A. K. Yuliawati, N. S. Nurhayati, E. Fitriyani, and I. I. Pratiwi, “Pengembangan desa wisata melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat,” BERNAS J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 4, pp. 355–369, 2020.
C. Moser, “Has gender mainstreaming failed? A comment on international development agency experiences in the South,” Int. Fem. J. Polit., vol. 7, no. 4, pp. 576–590, 2005.
T. I. Permana et al., “Pembentukan karakter wirausaha anak panti asuhan Aisyiyah Dinoyo Malang melalui batik celup,” Int. J. Community Serv. Learn., vol. 5, no. 1, pp. 51–58, 2021.
P. Chinsuvapala, “Kotler, Philip and Keller Kelvin Lane.(2016). Marketing Management.(15th global edition) Edinburgh: Pearson Education.(679 pp).,” Kasem Bundit J., vol. 18, no. 2, pp. 180–183, 2017.
B. D. Prasetyo et al., Komunikasi pemasaran terpadu: pendekatan tradisional hingga era media baru. Universitas Brawijaya Press, 2018.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Noer Sidik, Fuad Khoiril Mukminin, Rizka Ayu Haningsih, Desca Bramasta Pradana, Budiono Budiono, Ahmad Fauzani, Aswin Seniar, Muryani Muryani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


