Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh dalam Upaya Pencegahan Penyakit tidak Menular pada Siswa di SMAN 1 Lobalain, Kabupaten Rote Ndao

Authors

  • Author Icon
    Tasalina Yohana Parameswari Gustam Universitas Nusa Cendana
  • Author Icon
    Agus Setyobudi Universitas Nusa Cendana
  • Author Icon
    Amelya B Sir Universitas Nusa Cendana
  • Author Icon
    Yulia E Nitbani Universitas Nusa Cendana
  • Author Icon
    Stefania Laku Loi Universitas Nusa Cendana
  • Author Icon
    Ronald Pratama Adiwinoto Universitas Hang Tuah

Keywords:

Status Gizi, Rote Ndao, Indeks Massa Tubuh, Underweight, Obesitas

Abstract

Obesitas merupakan penyakit metabolik jangka panjang yang memiliki berbagai penyebab yang rumit dan berasal dari banyak faktor. Keseimbangan antara asupan makanan dan pengeluaran energi menjadi faktor kunci dalam kondisi ini. Angka kejadian obesitas terus menunjukkan kenaikan di berbagai negara, baik yang tergolong berpenghasilan tinggi maupun yang berpenghasilan menengah dan rendah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa jumlah orang dewasa dengan obesitas telah meningkat hampir tiga kali lipat sejak tahun 1975. Pada tahun 2016, lebih dari 1,9 miliar orang dewasa tergolong berat badan berlebih, dengan 650 juta di antaranya menderita obesitas. Tujuan: Melaporkan evaluasi status gizi serta efek pendidikan kesehatan pada siswa SMAN 1 Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat bersifat deskriptif, melibatkan 35 siswa kelas XI–XII yang dipilih purposive berdasarkan kesiapan partisipan. Intervensi dilakukan sehari terdiri dari pengukuran berat, dan tinggi badan menggunakan timbangan, dan staturemeter. Data dianalisis secara deskriptif (frekuensi, persentase) menggunakan Microsoft Excel. Hasil: Dari 35 peserta, 22 laki-laki dan 13 perempuan; distribusi umur 15–19 tahun. Berdasarkan Indeks Massa Tubuh, 24 peserta (68,57%) masuk kategori underweight dan 9 (25,71%) normal, dan 2 orang (5,72%) berat badan lebih.  Dari 35 peserta, 22 laki-laki dan 13 perempuan; distribusi umur 15–19 tahun. Berdasarkan Indeks Massa Tubuh, 24 peserta (68,57%) masuk kategori underweight dan 9 (25,71%) normal, dan 2 orang (5,72%) berat badan lebih. Indeks massa tubuh dihubungkan dengan semakin tingginya risiko beberapa penyakit tidak menular. Orang yang memiliki BMI sangat rendah rentan terhadap infeksi, cepat merasa lelah, dan bagi wanita besar kemungkinan melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah. Risiko penyakit tidak hanya dialami oleh mereka yang memiliki BMI rendah, tetapi juga bagi mereka yang mempunyai BMI tinggi, yang berisiko terkena penyakit degeneratif seperti diabetes melitus, penyakit jantung, dan lain-lain.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriska, B., Permana, C., Sadali, M., & Ahmad, R. (2024). Penerapan Model Decision Tree Menggunakan Python Untuk Prediksi Faktor Dominan Penyebab Penyakit Stroke 7(1), 23–31.

Anggreni, E., Wulandhari, Y., Sapena, R. D., & Ladhira, D. (2023). DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIPAYUNG TAHUN 2023. 5(2), 74–82.

Atasasih, H., Mulyani, S., Gizi, J., & Riau, P. K. (2022). Sosialisasi “ Isi Piringku ” Pada Remaja Putri Se bagai Upaya Pencegahan Stunting. 6(1), 116–121.

Fauzan M, R. A. (2021). PENGARUH ASUPAN KALSIUM TERHADAP INDEKS MASA TUBUH (IMT). 02(04), 1094–1097.

Gustam, T. Y. P., Setyobudi, A., & Sir, A. B. (2025). Peningkatan Pengetahuan Siswa di SMAN 1 Lobalain ,. 6(4), 5017–5023. https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/7154/4222

Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf. (n.d.).

Parameswari Gustam, T. Y., Sir, A. B., & Hinga, I. A. T. (2024). Skrining Hipertensi di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(3 SE-), 3616–3622. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i3.3760

RI, K. (2025). Keputusan Menkes Republik Indonesia. https://share.google/hEIQdtxxX7eQPeCQU

Saing, J. H. (2016). Proceedings of the 4th International Conference on Management, Leadership and Governance, ICMLG 2016. Proceedings of the 4th International Conference on Management, Leadership and Governance, ICMLG 2016, 6(4), 159–165.

Suharsono, Suyanta, Sugiyarto, A. Yulistanti, Y. Handayani, L. (2025). UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR MELALUI PENYULUHAN DAN DETEKSI DINI. 2(6), 530–541. https://manggalajournal.org/index.php/BESIRU/article/view/1343/1622

Yunieswati, W., Widhi, A. S., Kushargina, R., Nuraelah, A., Gizi, S. S., Jakarta, U. M., Indonesia, J., Gizi, P. S., Sahid, U., Melitus, D., & Menular, P. T. (2026). Analisis Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular pada Remaja di Daerah Perkotaan : Studi di SMA Muhammadiyah 2 Jakarta. 5(2), 233–244.

Downloads

Published

2026-08-20

How to Cite

Gustam, T. Y. P., Setyobudi, A. ., Sir, A. B., Nitbani, Y. E., Loi, S. L., & Adiwinoto, R. P. (2026). Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh dalam Upaya Pencegahan Penyakit tidak Menular pada Siswa di SMAN 1 Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(2), 2700–2708. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/8839