Demonstrasi MPASI Protein Hewani sebagai Solusi Cegah Stunting di Desa Tlogo

Authors

  • Author Icon
    Novita Dwi Anggraini Universitas Sebelas Maret
  • Author Icon
    Lobes Herdiman Universitas Sebelas Maret
  • Author Icon
    Ayesha Faadhillah Rasheeda Universitas Sebelas Maret
  • Author Icon
    Destri Ratnasari Universitas Sebelas Maret

Keywords:

Edukasi Gizi Berbasis Demonstrasi , MPASI Protein Hewani, Pencegahan Stunting Melalui Posyandu, Booklet Menu MPASI Berkelanjutan

Abstract

Rendahnya pemahaman ibu balita mengenai praktik Makanan Pendamping ASI (MPASI) dan minimnya pemanfaatan protein hewani lokal menjadi akar masalah tingginya kasus stunting di Desa Tlogo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, dengan 289 kasus tercatat pada Oktober 2025, namun baru 36 kasus (12,5%) tertangani. Periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi jendela kritis intervensi gizi, khususnya melalui pemberian MPASI yang tepat. Sebagai solusi, kegiatan pengabdian ini menawarkan model intervensi terpadu yang mengintegrasikan penyuluhan, demonstrasi memasak, dan media edukasi cetak dalam satu rangkaian Posyandu pendekatan yang belum banyak dikaji secara terintegrasi pada konteks serupa. Program dilaksanakan pada 20 Januari 2026 di Balai Dukuh Plintaran melalui tiga tahapan: penyuluhan oleh ahli gizi UPTD Puskesmas Sukoharjo II, demonstrasi memasak nasi tim hati ayam, dan pembagian booklet variasi menu MPASI tujuh hari kepada ±20 ibu balita usia 6 bulan–2 tahun. Hasil observasi kualitatif menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap penyebab dan strategi pencegahan stunting, ditandai meningkatnya kedalaman pertanyaan serta antusiasme mengolah bahan pangan lokal menjadi MPASI bergizi terjangkau; namun perubahan ini belum diukur melalui instrumen kuantitatif terstruktur. Pendekatan edukasi aplikatif berbasis demonstrasi langsung terbukti efektif secara observasional, dan booklet menjadi panduan keberlanjutan praktik di rumah. Kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ashraf, K., Huda, T. M., Ikram, J., Ariff, S., Sajid, M., Khan, G. N., Umer, M., Ahmed, I., Dibley, M. J., & Soofi, S. B. (2024). The Effectiveness of Nutritional Interventions Implemented through Lady Health Workers on the Reduction of Stunting in Children under 5 in Pakistan: The Difference-in-Difference Analysis. Nutrients, 16(13), 1–14. https://doi.org/10.3390/nu16132149

Dunk, R. D. P., Adams, P. E., Beatty, A. E., & Ballen, C. J. (2025). Student Perceptions on the Value of an Ideologically Aware Curriculum. CBE Life Sciences Education, 24(3), ar31. https://doi.org/10.1187/cbe.24-05-0149

Hardinata, R., Oktaviana, L., Husain, F. F., Putri, S., & Kartiasih, F. (2023). Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Stunting di Indonesia Tahun 2021. Seminar Nasional Official Statistics, 2023(1), 817–826. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2023i1.1867

Martony, O. (2023). Stunting di Indonesia: Tantangan dan Solusi di Era Modern. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 1734–1745. https://doi.org/10.31539/joting.v5i2.6930

Maulina, R., Qomaruddin, M. B., Prasetyo, B., Indawati, R., & Alfitri, R. (2023). The effect of stunting on the cognitive development in children: a systematic review and meta-analysis. Studies on Ethno-Medicine, 17, 1–2. https://doi.org/10.31901/24566772.2023/17.1-2.661

Nisak, S. K., & Nadhiroh, S. R. (2024). Hubungan Lingkar Lengan Atas (LILA) pada Ibu Hamil dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR): Systematic Review. Media Gizi Kesmas, 13(1), 512–520. https://doi.org/10.20473/mgk.v13i1.2024.512-520

Sahira, N., & Assariah, K. (2023). Education and mentoring for the Stunting Prevention Program. Jurnal Bina Desa, 5(1), 33–38.

Silpiyana, S., Iing, I., Mardiah, A., & Benvenuto, A. (2025). Berhubungan Berat Badan Lahir Rendah, Status Gizi Ibu Hamil dan Anemia pada Ibu Hamil dengan Stunting pada Balita Puskesmas Pelangan, Kabupaten Lombok Barat. Malahayati Nursing Journal, 7, 1632–1646. https://doi.org/10.33024/mnj.v7i4.19314

Sumartini, E. (2020). Terdapat dua jurnal dari literature review dengan hasil berbeda yang menyatakan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara Berat Badan Lahir dan Pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Kata. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan “Peran Tenaga Kesehatan Dalam Menurunkan Kejadian Stunting” Tahun 2020 Impact, 127–134.

Supariasa, I. D. N., Arianto, A. N., & Muthi, A. (2024). Edukasi Gizi Seimbang dan Pemberian Makanan Tambahan ( PMT ) memperbaiki Asupan Protein , Seng , Berat Badan , dan Tinggi Badan Anak Stunting di Kabupaten Malang. Nutri - Sains : Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya, 8(2), 81–94. https://doi.org/10.21580/ns.2024.8.2.16588

Supariasa, I. D. N., Fajar, I., Khairuddin, K., & Adelina, R. (2023). Analyzing Nutritional Factors that Affect Toddler’s Stunting in Malang Regency, Indonesia. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 11(E), 59–69. https://doi.org/10.3889/oamjms.2023.10199

Yuda, A., Septina, Z., Maharani, A., & Nurdiantami, Y. (2023). Tinjauan Literatur : Perkembangan Program Penanggulangan Stunting di Indonesia. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 6(2). https://doi.org/10.7454/epidkes.v6i2.6049

Yuwanti, Y., Mulyaningrum, F. M., & Susanti, M. M. (2021). Factors That Affect Stunting In Toddlers in Grobogan Regency. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 10(1), 74. http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/704

Zaleha, S., & Idris, H. (2022). Implementation Of Stunting Program In Indonesia: A Narrative Review. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 10, 143–151. https://doi.org/10.20473/jaki.v10i1.2022.143-151.

Downloads

Published

2026-07-24

How to Cite

Anggraini, N. D., Herdiman, L., Rasheeda, A. F., & Ratnasari, D. (2026). Demonstrasi MPASI Protein Hewani sebagai Solusi Cegah Stunting di Desa Tlogo. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(2), 3681–3687. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/8962