Implementasi Pengadaan Batas Antar Desa Berbasis Moderasi Beragama

Authors

  • Author Icon
    Jeffry Simson Supardi IAKN Palangka Raya, Indonesia
  • Author Icon
    Muslimah Muslimah IAKN Palangka Raya, Indonesia
  • Author Icon
    Suryanto Suryanto IAKN Palangka Raya, Indonesia
  • Author Icon
    Yehezkiel Iryansyah Nyerupa UKSW Salatiga, Indonesia
  • Author Icon
    Ghina Ariyanti UINSI Samarinda, Indonesia
  • Author Icon
    Fetriani Fetriani IAKN Palangka Raya, Indonesia
  • Author Icon
    Septia Monica IAKN Palangka Raya, Indonesia
  • Author Icon
    Sindi Sindi IAHN Palangka Raya, Indonesia
  • Author Icon
    I Nyoman Deny Haryantama IAHN Palangka Raya, Indonesia
  • Author Icon
    Fakhrunnisa Amalia Ravieq IAIN Palangka Raya, Indonesia
  • Author Icon
    Cintami Cintami IAKN Palangka Raya, Indonesia
  • Author Icon
    Suhardi Suhardi IAIN Palangka Raya, Indonesia
  • Author Icon
    Lala Lala IAKN Palangka Raya, Indonesia
  • Author Icon
    Pranistya Dwi Ayu Mutiara Ningtyas UHN IGBS Denpasar, Indonesia
  • Author Icon
    Prabawati Sukarta IAKN Palangka Raya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i3.1560

Keywords:

Keywords: Keywords_1 program Keywords_2 Village Keywords_3 moderation Keywords_4 Gate Keywords_5 Public

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Nusantara Moderasi Beragama (KKN NMB) merupakan sebuah bentuk implementasi dari tridharma perguruan tinggi yang didalamnya memberikan pengalaman kerja dan pembelajaran secara nyata bagi mahasiswa dalam pelaksanaan pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat. Kegiatan KKN ini menjadi peluang emas bagi mahasiswa untuk lebih kritis, aktif, dan kreatif dalam penyelesaian masalah dan pengembangan potensi di desa. Maka dengan ini KKN bertujuan untuk membuat suatu program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Program tersebut untuk membuat rancangan desain dan rencana anggaran biaya pengadaan batas antar desa yang dapat menjadi sebuah identitas penanda wilayah dan diwujudkan dalam bentuk gapura yang menjadi pintu gerbang. Program ini menghasilkan beberapa capaian diantaranya: desain gapura yang mempunyai konsep yang efisien dengan memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di desa dan berbasis moderasi. Moderasi ini dengan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam mewujudkan ketercapaian pengadaan batas antar desa bersama-sama walaupun dengan latar belakang yang berbeda. Partisipasi masyarakat ini menjadi aspek penilaian untuk melihat rasa toleransi dan kebersamaan masyarakat untuk mewujudkan pengadaan batas antar desa ini.  Pendekatan atau metode yang digunakan dalam pengabdian pada masyarakat dalam bentuk KKN NMB ini adalah menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan masyarakat desa langsung sebagai objek dan subjek dalam proses pembuatan Gapura di Desa Tewang Darayu,  penggunaan metode Participatory Action Research (PAR) dalam pembuatan Gapura batas desa mendorong partisipasi aktif masyarakat, memperkuat identitas lokal, dan meningkatkan kualitas proyek. Proses ini menciptakan kesempatan bagi masyarakat untuk berkolaborasi dalam membangun elemen penting dimasyarakat itu sendiri, yang pada gilirannya memperkuat kesatuan dan identitas desa. Studi ini dapat menjadi referensi bagi desa-desa lain yang ingin mengadopsi pendekatan serupa dalam pembangunan infrastruktur yang berhubungan dengan identitas desa dan kebudayaan lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abror, M. (2020). Moderasi Beragama dalam Bingkai Toleransi (Kajian Islam dan Keberagaman). Rusydiah, I(1).

Angga, P. D., Kardiyanto, D. W., & Herlambang, D. (2023). Pembuatan Desain Gapura Sebagai Unsur Pembentuk Identitas Desa. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(1), 100.

Darnita, C. D., Astrinitasillahi, Fikri, Muslimah, H., Khatimah, H., Lingchiani, Mardionoe, Monika, Rinaldi, Shddiq, & Muslimah. (2021). Handep Hapakat dalam Pemasangan Bendera Merah Putih untuk Memperkuat Identitas Nasional dan Moderasi Beragama pada Masyarakat Kelurahan Petuk Bukit. 2, 250–257.

Fales, S. (2022). Moderasi Beragama: Wacana dan Implementasi dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Indonesia. Jurnal Manthiq, VII(2), 221–229.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. (n.d.).

Kubro, N. H., Seantanu, A., Najib, M., Saputri, U. S., & Permana, D. (2023). Pendampingan Pembangunan Tugu Batas Desa Bagoang Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Putra, 3(1), 7–14.

Sari, S. R., Iswanto, D., Darmawan, E., Lorenza, W. M., & Hilmy, M. F. (2019). Konsep Desain Gapura Desa Asemdoyong. Pasopati, 1(2), 91–98.

Sumadi, T., & Casmana, A. R. (2021). Pembuatan Gapura Bhinneka Tunggal Ika Di Kampung Adat Banceuy Subang Jawa Barat. Satwika : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 48–55.

Supriadi, B. (2014). Pelaksanaan Pengawasan Izin Mendirikan Bangunan Oleh Dinas Cipta Karya Dan Tata Ruang Di Kabupaten Siak. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 1(2), 1–15.

Virdaus, D. R., & Khaidarulloh, K. (2021). Pengabdian Masyarakat Berbasis Moderasi Beragama: Studi Implementasi Kkn Nusantara Iain Ponorogo Tahun 2021 Di Daerah 3 T, Konawe, Sulawesi Tenggara. InEJ: Indonesian Engagement Journal, 2(2), 64–75.

Wolo, D., Ngapa, Y. S. D., & Harıyanti, M. L. (2020). Pengabdian Kkn-Mandiri Desa Golo Wuas Kabupaten Manggarai Timur. Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 24–31.

Downloads

Published

2023-09-29

How to Cite

Simson Supardi, J. ., Muslimah, M., Suryanto, S., Iryansyah Nyerupa, Y. ., Ariyanti, G. ., Fetriani, F., Monica, S. ., Sindi, S., Haryantama, I. N. D. ., Amalia Ravieq, F. ., Cintami, C., Suhardi, S., Lala, L., Mutiara Ningtyas, P. D. A. ., & Sukarta, P. . (2023). Implementasi Pengadaan Batas Antar Desa Berbasis Moderasi Beragama. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(3), 2834–2840. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i3.1560

Most read articles by the same author(s)