Sosialisasi dan Edukasi Obat Tradisional Aman pada Ibu-Ibu Anggota PKK Desa Lalowua Konawe Selatan
Keywords:
Sosialisasi, Edukasi, Obat Tradisional Aman, Desa Lalowua, Teh Kulit Labu KuningAbstract
Obat tradisional merupakan obat yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia khususnya Desa Lalowua. Ibu-ibu PKK Desa Lalowua berkolaborasi dengan Tim PKM dosen dan mahasiswa ITK Avicenna dan Universitas Mandala Waluya dalam memproduksi sediaan obat tradisional teh kulit labu kuning. Untuk menghasilkan sediaan teh kulit labu kuning yang aman maka ibu-ibu PKK perlu mendapatkan sosialisasi dan edukasi terkait Obat Tradisional yang aman. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan informasi Obat Tradisional Aman pada masyarakat Desa Lalowua khususnya ibu-ibu anggota PKK Desa Lalowua. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan metode berupa memberi penyuluhan (ceramah dan tanya jawab), Pemberian questionare untuk mengukur efektifitas pengetahuan masyarakat sebelum dan setelah penyuluhan (pre dan post-test). Setelah pemberian materi sosialisasi Obat Tradisional aman, hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai benar quistionare pre-test (26,7%)dari materi I,II dan III dari 30 total warga masyarakat Desa Lalowua lebih sedikit dibandingkan dengan nilai benar quistionare post-test (73,3%) dari materi I,II dan III. Hal ini menunjukan bahwa pengetahuan warga meningkat saat kembali mengisi kuesioner yang sama dan berbeda cukup besar dibandingkan sebelumnya. Sehingga melalui adaanya kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa Kegiatan Pengabdian Masyarakat Sosialisasi dan Edukasi Obat Tradisional Aman di Desa Lalowua Kec. Palangga Selatan Kab. Konawe Selatan mampu menambah wawasan warga dan memberi kontribusi mengenai pengetahuan terkait Obat tradisional yang aman.
Downloads
References
BPOM. (2019). Badan pengawas obat dan makanan republik indonesia Nomor 32 Tahun 2019 Tentang Persyaratan keamanan dan mutu Obat Tradisional. Bpom Ri, 11, 1–16.
BPS. (2023). Kecamatan Palangga Selatan dalam Angka.
CBD. (2020). Global Biodiversity Outlook 5 | Convention on Biological Diversity. In Convention on Biological Diversity. https://www.cbd.int/gbo5
Indriyanti, E., Purwaningsih, Y., & Wigati, D. (2018). Skrining Fitokimia dan Standarisasi Ekstrak Kulit Buah Labu Kuning (Cucurbita moschata). Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta, ISSN 2528-5912, 20–25.
Ismail. (2015). Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Masyarakat Memilih Obat Tradisional Di Gampong Lam Ujong. Idea Nursing Journal, 6(1), 7–14.
Nurrahman, & Astuti, R. (2022). Analisis komposisi zat gizi dan antioksidan beberapa varietas labu kuning (Cucurbita moschata Durch). Agrointek, 16(4), 544–552. https://doi.org/10.21107/agrointek.v16i4.12336
Permenkes. (2012a). PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 006 TAHUN 2012 TENTANG INDUSTRI DAN USAHA OBAT TRADISIONAL. In MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA (Vol. 66).
Permenkes. (2012b). PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 007 TAHUN 2012 TENTANG REGISTRASI OBAT TRADISIONAL. In MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA (Issue August, p. 32).
RI UUD. (2009). UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 36 TAHUN 2009 TENTANG KESEHATAN. In UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA (Issue 57, p. 3).
Sari, F. N., & Sari, Y. (2023). Uji Aktivitas Antioksidan Pada Limbah Kulit Buah-Buahan Khas Indonesia. Jurnal Analisis Farmasi, 8(1), 1–3.
Sukohar, A., Adjeng, A. N. T., Ali, N. F. M., Oktoba, Z., Ambarwati, E., Rahayu, I. D., Afriyani, A., & Triyandi, R. (2022). Pemanfaatan Kulit Labu (Cucurbita Moschata Durch) Sebagai Minuman Herbal Pada Masyarakat Desa Negeri Katon-Provinsi Lampung. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 3(2), 215–224. https://doi.org/10.35311/jmpm.v3i2.101
WHO. (2023). WHO Traditional Medicine Global Summit 2023 Meeting Report: Gujarat Declaration. August, 31–41.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Nur Fitriana Muhammad Ali, Hesti Trisnianti Burhan, Rezky Dwi Fitriani, Mayurni Firdayani Malik, Selpirahmawati Saranani, La Ode Liaumin Azim, Sesilia Sesilia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Similar Articles
- Dedi Mardiansyah, Putri Andini, Berki Arrahman, Alyah Fridayanti, Nabilla Fauziyah, Ikhlasul Fikri, Fanesha Andrica, Muhammad Farid Islami, Juli Fardilla Dina Rapitri, Rindina Armysa, Majid Muthahhari Manik, Serunya Bermain Origami Ceria sebagai Media Belajar Kreatif di TK Negeri 2 Sumpur Kudus , Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara: Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
You may also start an advanced similarity search for this article.
Nur Fitriana Muhammad Ali,
Institut Teknologi dan Kesehatan Avicenna ,
Indonesia


