Monitoring Penyu sebagai Upaya dalam Pengelolaan KKP3K Paloh Kalimantan Barat
Keywords:
Konservasi, Pantai peneluran, Penyu hijau, Chelonia mydas, KKP3K PalohAbstract
Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KKP3K) Paloh merupakan salah satu kawasan konservasi di Kalimantan Barat dengan target utama konservasi yaitu penyu untuk perlindungan penuh habitat peneluran dan alur migrasi penyu. Jenis penyu yang banyak ditemukan yaitu penyu hijau (Chelonia mydas) dengan status konservasi terancam punah dan masuk ke dalam appendix I. Hingga saat ini, dalam pengelolaan KKP3K Paloh masih banyak dihadapkan dengan permasalahan dan tantangan. Permasalahan utama yaitu eksploitasi telur penyu, yang disebabkan karena masih rendahnya kesadartahuan masyarakat terhadap pemanfaatan sumberdaya alam secara berkelanjutan. Hal ini terjadi karena masih adanya permintaan telur penyu di pasar, masih adanya kesalahan persepsi masyarakat terhadap manfaat telur penyu, kurangnya jumlah SDM yang melakukan patroli/pengawasan, serta masih lemahnya penegakan hukum terhadap pelanggaran yang terjadi. Oleh karena itu, diperlukan tindakan nyata secara kolaboratif dari para pemangku kepentingan. Kegiatan monitoring penyu di Pantai Sungai Belacan, Desa Sebubus merupakan salah satu upaya dalam mendukung pengelolaan KKP3K Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
Downloads
References
Aswandi, Warsidah, Sofiana, M.S.J., Gusmalawati, D., Rousdy, D.W., Safitri, I. 2023. Struktur Komunitas Makroalga di Perairan Temajuk Kecamatan Paloh Kalimantan Barat. Journal of Fisheries and Marine Research, 7(1), 59-72.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Sambas. 2018. Kabupaten Sambas dalam Angka 2018. BPS Kabupaten Sambas.
Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut. 2015. Rencana Aksi Nasional (RAN) Konservasi Penyu Periode 1: 2016-2020. Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Fajar, S. 2017. Morfometri Penyu yang Tertangkap secara Bycatch di Perairan Sambas, Kalimantan Barat. Universitas Diponegoro. [Skripsi].
Fisheries Diving Club Institut Pertanian Bogor dan WWF-Indonesia. 2012. Eksplorasi Terumbu Karang dan Alam Pesisir Desa Temajuk Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. [Report].
Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 93/KEPMEN-KP/2020 Tahun 2020 tentang Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Paloh dan Perairan Sekitarnya di Provinsi Kalimantan Barat.
Meidiana, V., Apriansyah, Safitri, I. 2019. Struktur Komunitas dan Estimasi Karbon Sedimen Mangrove di Desa Sebubus Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Jurnal Laut Khatulistiwa, 2(3), 107-117.
Melki, P., Nurrahman, Y.A., Minsas, S. 2022. Analisis Vegetasi Tumbuhan Pantai pada Habitat Peneluran Penyu di KKP3K Paloh Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Oseanologia, 1(2), 56-64.
Munandar, A. 2023. Perilaku Bertelur Penyu Hijau (Chelonia mydas) di Pantai Belacan Desa Sebubus Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas. Fakultas Kehutanan, Universitas Tanjungpura. [Skripsi].
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.
Pradana, A.F., Syafruddin, S., Siahaan, S. 2012. Habitat Tempat Bertelur Penyu Hijau (Chelonia mydas) di Kawasan Taman Wisata Alam Sungai Liku, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Pontianak, Universitas Tanjungpura.
Safitri, I., Warsidah, Sofiana, M.S.J. 2023. Seaweed Diversity in the Waters of Pantai Tanjung Api Paloh West Kalimantan. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 28(2), 134-142.
Suprapti, D. 2012. Status Populasi Penyu di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, WWF-Indonesia. [Report].
Surat Edaran Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor: 526/MEN-KP/VIII/2015 tentang Pelaksanaan Perlindungan Penyu, Telur, Bagian Tubuh, dan/atau Produk Turunannya.
Undang-undang (UU) Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Undang-undang (UU) Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.
Yusuf, A. 2000. Mengenal Penyu. Yayasan Alam Lestari. Jakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ikha Safitri, Agus Yuliono, Hendro Susanto, Zulfian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Most read articles by the same author(s)
- Warsidah, Ikha Safitri, Mega Sari Juane Sofiana, Arie Antasari Kushadiwijayanto , Yusuf Arief Nurrahman , Shifa Helena, Syarif Irwan Nurdiansyah , Edwin, Program Open Ship Day Sebagai Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan (PSDKP) Kalimantan Barat , Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara: Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
- Arie Antasari Kushadiwijayanto, Setra Kusumardana, Ikha Safitri, Warsidah, Mega Sari Juane Sofiana, Sukardi, Sosialisasi Peran Multipihak dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi di Kalimantan Barat melalui Forum Group Discussion , Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara: Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
- Arie Antasari Kushadiwijayanto, Setra Kusumardana, Ikha Safitri, Warsidah Warsidah, Mega Sari Juane Sofiana, Apriansyah Apriansyah, Yusuf Arief Nurrahman, Syarif Irwan Nurdiansyah, Sukal Minsas, Sella Agustina, Inisasi Eduwisata Kubu Raya Estuary Cruise Sebagai Upaya Konservasi Inklusif , Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara: Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
- Ikha Safitri, Agus Yuliono, Hendro Susanto, Zulfian, Pendataan Potensi Bioekologi sebagai Data Time Series dalam Pengelolaan KKP3K Paloh , Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara: Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Ikha Safitri,
Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA, Universitas Tanjungpura,
Indonesia


