Pendataan Potensi Bioekologi sebagai Data Time Series dalam Pengelolaan KKP3K Paloh

Authors

  • Ikha Safitri Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA, Universitas Tanjungpura
  • Agus Yuliono Program Studi Antropologi Sosial, FISIP, Universitas Tanjungpura
  • Hendro Susanto Yayasan WWF-Indonesia
  • Zulfian Kelompok Masyarakat Wahana Bahari Paloh, Kalimantan Barat

Keywords:

Konservasi, Sonneratia ovata, Chelonia mydas, Dermochelys coriacea, KKP3K Paloh

Abstract

Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 93/KEPMEN-KP/2020 Tahun 2020 menetapkan Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KKP3K) Paloh dengan target konservasi yaitu penyu, mangrove, dan terumbu karang. Penyu hijau (Chelonia mydas) merupakan jenis yang paling banyak ditemukan mendarat dan bertelur di pesisir Paloh. Selain itu, potensi lainnya adalah hutan mangrove. Vegetasi mangrove tersebar di Desa Sebubus, Desa Nibung, Desa Malek dan Desa Temajuk. Paloh memiliki tingkat keanekaragaman jenis mangrove tinggi, dengan jenis yang banyak ditemukan yaitu Rhizhopora, Avicennia, Bruguiera, dan Nypa. Ekosistem terumbu karang ditemukan di perairan Desa Temajuk. Beberapa karang mengalami pemutihan, dan kerusakan akibat adanya sampah plastik, jaring nelayan yang tersangkut, lepas jangkar nelayan, dan kerusakan akibat wisatawan yang kurang teredukasi. Inventarisasi potensi sumberdaya alam laut dan pesisir merupakan salah satu strategi pengelolaan keanekaragaman hayati di wilayah pesisir. Pendataan potensi bioekologi sebagai data time series dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan strategi pengelolaan dan program kegiatan di Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KKP3K) Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, Z., Nuryani, F.E., Saputra, D.K., Fattah, M., Harahab, N., dan Kusumawati, A. 2023. Mangrove Potential Assessment for Determining Ecotourism Attraction and Strengthening Destination Branding and Marketing: ”Gunung Pithing Mangrove Conservation”, Indonesia. GeoJournal of Tourism and Geosites, 47(2), 388–396.

Abubakar, S., Kepel, R.C., Djamaluddin, R., Wahidin, N., Mingkid, W.M., Wantasen, A.S., Montolalu, R.I., Mantiri, D.M.H. 2022. Suitability and carrying capacity of mangrove ecosystem for ecotourism in Jailolo Bay, West Halmahera, Indonesia. AACL Bioflux, 15(6), 3012–3026.

Aswandi, Warsidah, Sofiana, M.S.J., Gusmalawati, D., Rousdy, D.W., Safitri, I. 2023. Struktur Komunitas Makroalga di Perairan Temajuk Kecamatan Paloh Kalimantan Barat. Journal of Fisheries and Marine Research, 7(1), 59-72.

As-syakur, A.R. dan WWF-Indonesia. 2016. Survey Identifikasi dan Potensi Mangrove di Paloh. [Report].

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sambas. 2018. Kabupaten Sambas dalam Angka 2018. BPS Kabupaten Sambas.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat. 2019. Rencana Pengelolaan dan Zonasi Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KKP3K) Paloh dan Perairan Sekitarnya.

Fajar, S. 2017. Morfometri Penyu yang Tertangkap secara Bycatch di Perairan Sambas, Kalimantan Barat. Universitas Diponegoro. [Skripsi].

Fisheries Diving Club Institut Pertanian Bogor dan WWF-Indonesia. 2012. Eksplorasi Terumbu Karang dan Alam Pesisir Desa Temajuk Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. [Report].

Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 93/KEPMEN-KP/2020 Tahun 2020 tentang Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Paloh dan Perairan Sekitarnya di Provinsi Kalimantan Barat.

Lelloltery, H., Pudyatmoko, S., Fandelli, C., Baiquni, M. 2018. Study of Coral Reef for Marine Ecotourism Development Based on Region Suitability and Carrying Capacity in Marsegu Island Nature Tourism Park, Maluku, Indonesia. Biodiversitas, 19(3), 1089-1096.

Meidiana, V., Apriansyah, Safitri, I. 2019. Struktur Komunitas dan Estimasi Karbon Sedimen Mangrove di Desa Sebubus Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Jurnal Laut Khatulistiwa, 2(3), 107-117.

National Oceanic and Atmospheric Administration. 2018. Coral Bleaching – A Review of the Causes and Consequences. Chapter 4. 22 pp.

Safitri, I., Warsidah, Sofiana, M.S.J. 2023. Seaweed Diversity in the Waters of Pantai Tanjung Api Paloh West Kalimantan. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 28(2), 134-142.

Salmo III, S.G., Fernando, E.S., Peras, J.R., Sukardjo, S., Miyagi, T., Ellison, J., Koedam, N.E., Wang, Y., Primavera, J., Jin Eong, O., Wan-Hong Yong, J., dan Ngoc Nam, V. 2010. Sonneratia ovata. The IUCN Red List of Threatened Species 2010: e.T178814A7615033. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN. UK.2010-2.RLTS.T178814A7615033.en. Accessed on 21 December 2023.

Tahir, I., Akbar, N., Abubakar, S., Paembonan, R.E., Ismail, F., Najamuddin, Inayah, Wibowo, E.S., Siolimbona, A.A. 2022. Penilaian Ekosistem Terumbu Karang sebagai Ekowisata Bahari Berbasis Wisata Selam di Pulau Sibu Maluku Utara. Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan, 5(2), 678-690.

Tjahjono, A., Intyas, C.A., dan Fattah, M. 2022. Mangrove Management Strategy for Sustainable Business Based on Indonesian Ecological Products. GeoJournal of Tourism and Geosites, 43 (3), 1045–1055.

Zurba, N., Edwarsyah, Marlian, N., Gazali, M., Rahmi, M.M., Munandar, R.A., Gunandar, J. 2023. Potential of Mangrove Ecosystems for Ecotourism based on Tourist Perceptions. ICOSEAT, 26, 917–924.

Downloads

Published

2024-01-24

How to Cite

Safitri, I., Yuliono, A., Susanto, H., & Zulfian. (2024). Pendataan Potensi Bioekologi sebagai Data Time Series dalam Pengelolaan KKP3K Paloh. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(1), 131-137. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/2485