Pelatihan Ibu PKK pada Pembuatan Sediaan Serbuk Herbal Jahe (Zingir officinale) dan Kunyit (Curcuma longa) sebagai Peningkat Imunitas Tubuh dan Pencegahan Stunting di Desa Janggi Kecamatan Karau Kuala
DOI:
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i1.2834Keywords:
ginger pwoder, tumeric powder, stunting, immune systemAbstract
Pengabdian ini membahas stunting sebagai hasil dari infeksi berulang dan kekurangan gizi kronis selama periode seribu (1000) hari pertama kehidupan. Faktor-faktor seperti asupan protein yang rendah dapat memengaruhi insulin growth factor I (IGF-I) dalam plasma, protein matriks tulang, faktor pertumbuhan, serta kalsium dan fosfor yang esensial dalam pembentukan tulang. Gangguan pada saluran pencernaan dan peradangan kronis pada usus kecil juga berkontribusi pada stunting. Stunting melibatkan defisiensi gizi, termasuk protein, karbohidrat, lemak, dan mineral, yang diperoleh dari makanan dan memiliki peran penting dalam menyediakan unsur kimia tubuh. Program gizi pemerintah telah memberikan kontribusi positif, dan langkah selanjutnya adalah percepatan perbaikan status gizi, terintegrasi dengan intervensi khusus seperti yang diatur dalam peraturan bupati. Tanaman seperti jahe dapat dijadikan konsumsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh, dengan pentingnya pemeliharaan sistem imun dalam mencegah stunting. Jahe mengandung senyawa aktif seperti gingerol dan kurkumin, memiliki efek positif pada tubuh. Pengabdian masyarakat di Desa Janggi melibatkan edukasi tentang manfaat jahe, pembuatan serbuk herbal, dan peningkatan kesadaran terhadap kesehatan dan pencegahan stunting. Penyuluhan pembuatan formulasi serbuk herbal bisa memberikan wawasan baru kepada peserta mengenai pentingnya menjaga daya tahan tubuh, mengetahui jenis obat tradisional, berbagai tanaman berfungsi sebagai regulasi sistem kekebalan tubuh, dan pemahaman tentang cara membuat serbuk herbal dari jahe dan kunyit memungkinkan praktik di lingkungan rumah. Demonstrasi cara pembuatan jamu bubuk juga bisa menambah keterampilan masyarakat agar dapat mengaplikasikannya untuk meningkatkan kehidupan sehari-hari dan keuangan rumah tangga.
Downloads
References
World Health Organization (Desember 15, 2022). Stunting Prevalence. Citing Internet sourcesURLhttps://www.who.int/data/gho/data/indicators/indicatordetails /GHO/gho-jme-stunting-prevalence.
Hawkes, C.P., Grimberg, A. (2015). Insulin-like growth factor-I is a marker for the nutritional state. Pediatr. Endocrinol. Rev. PER
Hidayah, I. N., & Indradi, R. B. (2020). Review Artikel: Aktivitas Imunomodulator Beberapa Tanaman dari Suku Zingiberaceae. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu Ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan Dan Farmasi, 20(2), 181–193.
Vonaesch, P., Tondeur, L., Nguyen, L., Frank, T. (2017). Factors Associated with Stunting in Healthy Children. Aged 5 Years and Less Living in Bangui (RCA). PloS ONE
Nurlila, R. U., & La Fua, J. (2020). Jahe Peningkat Sistem Imun Tubuh di Era
Pandemi Covid- 19 di Kelurahan Kadia Kota Kendari. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 1(2), 54–61. https://doi.org/10.35311/jmpm.v1i2.12
Malahayati, N., Widowati, T. W., & Febrianti, A. (2021). Karakterisasi Ekstrak
Kurkumin dari Kunyit Putih (Kaemferia rotunda L.) dan Kunyit Kuning
(Curcuma domestica Val.). AgriTECH, 41(2), 134–144.
https://doi.org/10.22146/agritech.41345
Martani PW. (2015). Efektifitas ekstrak jahe merah (Z officinale Linn. Var.rubrum) terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri Streptococcus Mutans dan Staphylococcus Aureus. Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.
Puspitasari, R. N., Handayani, Sofaria, R., Masruroh, N., Noventi, I., & Salam, Q.
(2021). Sosialisasi Minuman Herbal Jahe dan Kunyit Meningkatkan Imunitas dimasa Pandemi Covid-19 di Pondok Pesantren Al-Hikam Bangkalan. Prosiding Webinar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Tahun 2021 Dengan Tema “Pandemi Sebagai Momentum Menuju Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh,” 411–417.
Peraturan Bupati Bone Bolango No 28. (2020). Peran desa dalam pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi. Bone Bolango, Gorontalo
Sari, D., & Nasuha, A. (2021). Kandungan Zat Gizi, Fitokimia, dan Aktivitas
Farmakologis pada Jahe (Zingiber officinale Rosc.): Review. Tropical Bioscience: Journal of Biological Science, 1(2), 11–18. http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/tropicalbiosci/article/view/5246
Zadeh, J, B., Kor, N, M. (2014). Physiological and Pharmaceutical Effect of Ginger (Zingiber officinale Roscoe) as a Valuable Medicinal Plant. European Journal of Experimental Biology, Vol 4 (1): 87-90
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Muhdiah Muhdiah, Sri Lestari, Latiana Safitri, Cica Cahyani, Adha Febriani, Ayu Andini, Berlian Berlian, Juni Aji Ramansyah, Johani Johani, Muhammad Khairul Wafa, Kamal Hasuna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Most read articles by the same author(s)
- Fitri Amalinda, Asmi Ayuning Hidayah, Devani Laksmi Indyastuti, Sri Lestari, Pengembangan UMKM Kerajinan Bambu Di Desa Legok, Bantarkawung sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Desa , Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara: Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desember
- Selly Nor Azijah, Kamal Hasuna, Fakrunnisa Atila, Dewi Putri Rahmadiyanti, Rivana Aulida, Esti Alfiana, Dahlia Putri, Dwi Wayuni, Lesmana Lesmana, Muhammad Khairul Prayoga, Fathor Rosi, Pengoptimalan Media Sosial Dalam Pemasaran Desa Wayun Sebagai Desa Wisata , Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara: Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Muhdiah Muhdiah,
Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya,
Indonesia







