Pemeriksaan Post-Mortem Hewan Kurban di Paguyuban Padangaku, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur

Authors

  • I Gede Semarabawa, Universitas Nusa Cendana,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.2885

Keywords:

Post-Mortem, Hewan Kurban, Paguyuban Padangaku, Idul Adha

Abstract

Pemeriksaan post-mortem terhadap hewan kurban di Paguyuban Padangaku, Kota Kupang bertujuan untuk memberikan jaminan bahwa karkas, daging, dan jeroan yang dihasilkan aman dan layak dikonsumsi. Pemeriksaan post-mortem dilakukan dengan pemeriksaan sederhana (rutin) dan pemeriksaan mendalam (khusus). Pemeriksaan sederhana meliputi pemeriksaan organoleptis (bau, warna dan konsistensi). Pemeriksaan mendalam meliputi pengukuran pH daging, uji permulaan pembusukan daging, pemeriksaan mikrobiologi dan parasitology, pemeriksaan residu antibiotika dan hormone, dan pemeriksaan zat warna empedu. Pemeriksaan dilakukan terhadap 5 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Pemeriksaan dilakukan dengan memeriksa kepala, karkas, dan organ dalam. Pemeriksaan dilakukan secara inspeksi terhadap bentuk, warna, secara palpasi terhadap konsistensinya, serta incici untuk melihat adanya peradangan/infeksi, cacing, dan sisa darah. Keputusan akhir yang bisa dikeluarkan oleh petugas pemeriksa adalah, bahwa daging dapat diedarkan untuk konsumsi, dapat diedarkan untuk konsumsi dengan syarat sebelum peredaran, dapat diedarkan untuk konsumsi dengan syarat selama peredaran, dan dilarang diedarkan dan dikonsumsi. Dari seluruh hasil pemeriksaan post-mortem terhadap karkas, daging, dan organ dalam yang dipotong tidak ditemukan adanya kelainan/perubahan organ, serta tidak ditemukan adanya tanda-tanda penyakit khususnya penyakit zoonozis, sehingga diputuskan bahwa seluruh karkas, daging, dan organ dalam hewan kurban yang dipotong baik untuk dikonsumsi manusia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abustam, E. 2012. Ilmu Daging. Masagena Press. Makassar.

Agustina, K.K., Cahya, I.M.R.D., Widyanta, G.M., Swacita, I.B.N., Dharmayudha, A.A.G.O., Rudyanto, M.D. 2017. Nilai Gizi dan Kualitas Fisik Daging Sapi Bali Berdasarkan Jenis Kelamin dan Umur. Buletin Veteriner Udayana, Volume 9 No. 2: 156-163

Darmin, S.P., Yuliza, F., Sirupang, M. 2016. Prevalensi Paramphistomiasis Pada Sapi Bali Di Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone. JIIP 2(2): 149-161.

Darmoyono. 2001. 15 Penyakit Menular dari Binatang ke Manusia. Milinea Populer. Jakarta.

Gani, V.G., Swacita, I. B. N., Agustina, K. K. 2022. Ketahanan Daging Kambing yang Disimpan pada Suhu Ruang. Buletin Veteriner Udayana, Volume 14 No. 5: 491-501

Hariyadi, P. 2015. Keamanan Pangan Tantangan Ganda Bagi Indonesia. SNI Valuasi 91(2): 6-9.

Indrawati, R., 2019, Pemeriksaan Antemortem, Postmortem, dan Penyembelihan Hewan Kurban Sesuai Syari’at, Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Kemanterian Pertanian.

Mandala, A.Y., Swacita, I.B.N., Suada, I. K. 2016. Penilaian Penerapan Animal Welfare pada Proses Pemotongan Sapi di Rumah Pemotongan Hewan Mambal Kabupaten Badung. Indonesia Medicus Veterinus, 5 (1) : 1-12

Nugroho, T.A.E., Sayuti, M., Muhamad, N., 2022, Antemortem dan Postmortem Hewan Kurban, Gorontalo Jurnal Of Equatorials Animals, 1 (2) 99-104

Nurhalimah, M., Harahap, A.A., Sipahutar, L.W., Harahap, M.F., Nurmi, A. 2021. Pemantauan dan Pemeriksaan Hewan Kurban yang ASUH pada masa pandemic covid-19 di Kota Padangsidimpuan tahun 2021. MARTABE : Jurnal Pengabdian Masyarakat, p-ISSN: 2598-1218

Nyirenda, S.S., Sakala, M., Moonde, L., Kayesa, E., Fandamu, P., Banda, F., Sinkala, Y. 2019. Prevalence of bovine fascioliasis and economic impact associated with liver condemnation in abattoirs in Mongu district of Zambia. Veterinary Research.15(33): 1-8.

Purwaningsih., Noviyanti., Putra, R. P. 2017. Distribusi dan Faktor Risiko Fasciolosis pada Sapi Bali di Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Acta Veterinaria Indonesiana. 5(2): 120-126.

Sambodo, P., Widayati, I., Nurhayati, D., Baaka, A., Arizona, R., 2020, Pemeriksaan Status Kesehatan Hewan Kurban Dalam Situasi Wabah Covid-19 Di Kabupaten Manokwari, IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1) 7-13

Semarabawa, I. G. 2023. Pemeriksaan Ante-Mortem dan Post-Mortem Hewan Kurban di Paguyuban Kondang, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), e-ISSN : 2745 4053. Vol. 4 No.2, Juni 2023

Setiawan, S.Y., Swacita, I. B. N., Suada, I. K. 2017. Kualitas Daging Sapi di Rumah Potong Hewan Pesanggaran Ditinjau dari Uji pH dan Daya Ikat Air. Buletin Veteriner Udayana, Volume 9 No.1: 16-21

Soeparno. 2011. Ilmu Nutrisi dan Gizi Daging. Cetakan Pertama. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Soeparno. 2015. Ilmu dan Teknologi Daging. Edisi kedua. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Suardana, I. W. dan Swacita, I. B. N. (2009). Ilmu Kesehatan Masyarakat Veteriner. Buku Pedoman Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH). Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana. Denpasar.

Suwiti, N. K. Suastika, P., Swacita, I. B. N., Piraksa, I. W. 2013. Tingkat Kesukaan Wisatawan Asing di Bali terhadap Daging Sapi Bali dan Wagyu . Proseding Seminar Nasional Sapi Bali.

Suwiti, N.K., Susilawati, N. N. C., Swacita, I. B. N. 2017. Karakteristik Fisik Daging Sapi Bali dan Wagyu. Buletin Veteriner Udayana, Volume 9 No. 2: 125-131

Downloads

Published

2024-04-23

How to Cite

Semarabawa, I. G. . (2024). Pemeriksaan Post-Mortem Hewan Kurban di Paguyuban Padangaku, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(2), 1711-1717. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.2885