Sosialisasi Pemanfaatan Masker Teh Hijau Dalam Mencegah Jerawat Serta Memilih Produk Masker Teh Hijau yang Aman

Authors

  • Connie Daniela, Universitas Katolik Santo Thomas,  Indonesia
  • Dewi Restuana Sihombing, Universitas Katolik Santo Thomas,  Indonesia
  • Carolina Zagoto, Universitas Katolik Santo Thomas,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i1.2968

Keywords:

Antioksidan, Jerawat, Masker wajah, Teh hijau

Abstract

Usia rata-rata dari siswa SMA adalah berkisar dari 15-18 tahun dalam usia seperti ini digolongkan pada fase pubertas,  yang kerap sekali memiliki masalah kulit, yaitu timbulnya jerawat. Penyebab timbulnya jerawat dikarenakan kelenjar minyak yang berlebih dan adanya bakteri Propionibacterium acnes. Salah satu solusi mengatasi jerawat adalah membunuh atau menghambat bakteri penyebab jerawat dengan cara memanfaatkan tanaman herbal sebagai zat aktif utamanya seperti teh hijau yang diaplikasikan dalam bentuk masker wajah organik. Oleh  karena  itu  dilaksanakan  kegiatan  pengabdian  kepada  masyarakat  dengan memberikan penyuluhan kepada Siswa SMA Pencawan  Medan tentang manfaat dari teh hijau untuk menghilangkan jerawat, memberikan informasi tentang cara mengaplikasikan teh hijau sebagai masker organik, dan  mengenai cara pemilihan produk masker teh hijau yang instan yang aman bagi wajah dengan mencek langsung no registrasi sudah tervalidasi oleh Kementerian Kesehatan atau BPOM. barang terkait tanggal kedaluwarsa dan informasi gizi pada kemasan. Setelah dilakukan diskusi dan tanya jawab maka hasil penyuluhan ini siswa/i memperoleh informasi tentang manfaat teh hijau dalam mencegah timbulnya jerawat serta dapat mengobati jerawat yang sudah meradang, dikarenakan senyawa aktif pada teh hijau. Kandungan senyawa polifenol yang tinggi dalam daun teh hijau berperan sebagai pelindung terhadap serangan radikal bebas atau sebagai senyawa antioksidan serta mendapatkan informasi tentang pemilihan produk masker teh hijau yang layak dan aman  untuk di aplikasikan ke wajah yang diperjualbelikan dipasaran atau media sosial, media online.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andaryekti, R., Mufrod, & Munisih, S. (2015). Pengaruh Basis Gel Sediaan Masker Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia Sinensis Linn.) Pada Karakteristik Fisik Dan Aktivitas Bakteri Staphylococcus Aureus Atcc 25923. Majalah Farmaseutik, 11(2), 294-299. https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v11i2.24122

Anggara, A., Rahmawati, R., Widodo, A.C., Istiqomah, Y., & Putri, A. E. (2023)

Asbullah, Walandini, P., & Febrianita, Y. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Timbulnya Acne Vulgaris (Jerawat) pada Remaja di SMAN 1 Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2018. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 4(2), 79-88. https://doi.org/10.36341/jka.v4i2.1603

Baharuddin. (2019). Pentingnya Pola Komunikasi Orang Tua Terhadap Perkembangan Pubertas Remaja. An Nisa Jurnal Studi Gender dan Anak, 12(1), 610-621.https://doi.org/10.30994/10.30994/vol1iss1pp16

Herwin, Sari, Z. P., & Nuryanti, S. (2018). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun dan Ampas Teh Hijau (Camellia sinensis L.) terhadap Bakteri Penyebab Jerawat (Propionibacterium acne dan Staphylococcus epidermidis) Secara Difusi Agar. Jurnal Ilmiah As-Syifaa, 10 (2), 247-254. https://doi.org/ 10.33096/jifa.v10i2.448

Isnaini, E. (2018). Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Kosmetik Ilegal Yang Mengandung Bahan Kimia Berbahaya. Jurnal Independent Fakultas Hukum, 6(1), 105-108. https://doi.org/10.30736/ji.v6i1.86

Johariyah, A., & Mariati, T. (2018). Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja dengan Pemberian Modul Terhadap Perubahan Pengetahuan Remaja. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo. 4(1), 38-46. https://doi.org/10.29241/jmk.v4i1.100

Margaretta, A. C., Purgiyanti, & Amananti, W. (2023). Potensi Ekstrak Ampas Teh Hijau (Green Tea) sebagai Antioksidan Alami dalam Sediaan Toner Pembersih Wajah. Justek: Jurnal Sains dan Teknologi. 6(4), 39-46. https://doi.org/10.29241/jmk.v4i1.100

Putri, R. N., & Sahruddin. (2022). Perlindungan Konsumen Terhadapn Peredaran Kosmetik Yang Tidak Mencantumkan BPOM (Studi BPOM Mataram). Jurnal Private Law Fakultas Hukum Universitas Mataram. 2(3), 722-729. https://doi.org/10.29303/prlw.v2i3.1569

Sardjiman, Rahardjoputro, R., & Widyanigrum. (2023). Promosi Kesehatan Masyarakat Dengan Teh Hijau Sebagai Penjaga Kebugaran Tubuh. Jurnal Pengabdian Komunitas. 2(2), 29-33.

Sembiring, S.. & Pratama, B. P. (2022). Perlindungan Terhadap Konsumen Kosmetik Ilegal Yang Mengandung Zat Berbahaya. JIEE: Jurnal Ilmiah Ekotrans & Erudisi. 2(1), 84-87.

Subekti, N. M., Prasetyanti, D. K., & Nikmah, A. N. N. (2020). Gambaran faktor yang mempengaruhi kesiapan dalam menghadapi pubertas pada remaja. Jurnal Mahasiswa Kesehatan, 1(2), 159–165. https://doi.org/10.30737/jumakes.v1i2.775.

Zahrah, H., Mustika, A. & Debora, K. (2019). Aktivitas Antibakteri dan Perubahan Morfologi dari Propionibacterium Acnes Setelah Pemberian Ekstrak Curcuma Xanthorrhiza. Jurnal Biosains Pascasarjana, 20(3), 160-169. https://doi.org/10.20473/jbp.v20i3.2018.160-169

Downloads

Published

2024-03-17

How to Cite

Daniela, C., Restuana Sihombing, D. ., & Zagoto, C. . (2024). Sosialisasi Pemanfaatan Masker Teh Hijau Dalam Mencegah Jerawat Serta Memilih Produk Masker Teh Hijau yang Aman . Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(1), 1307-1313. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i1.2968