Pemberdayaan Ibu dan Kader Melalui Peningkatan Pengetahuan Sebagai Upaya Penurunan Stunting di Puskesmas Benculuk, Banyuwangi

Authors

  • Sofia Al Farizi, Universitas Airlangga,  Indonesia
  • Euvanggelia Dwilda Ferdinandus , Universitas Airlangga,  Indonesia
  • Ratna Dwi Jayanti , Universitas Airlangga,  Indonesia
  • Yulia Purnama Sari , Universitas Airlangga,  Indonesia
  • Brilliant Azwa Pinasthika, Universitas Airlangga,  Indonesia
  • Belgis Nikmatul Azza, Universitas Airlangga,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4.4566

Keywords:

Stunting, Edukasi, Pemberdayaan, Gizi

Abstract

Stunting menjadi problematika yang dirasakan di Banyuwangi, salah satunya pada wilayah kerja Puskesmas Benculuk. Wilayah Puskesmas Benculuk memiliki angka stunting yang paling tinggi di Kabupaten Banyuwangi. Asupan nutrisi dan pengetahuan terkait gizi menjadi penyebab tertinggi stunting di Kabupaten Banyuwangi. Beberapa tinjauan literatur menyebutkan bahwa aktor non profesissional memiliki peranan penting dalam peningkatan derajat kesehatan. Ibu dan kader menjadi aktor non-professional yang dekat dengan balita stunting, sehingga pemberdayaan terhadap mereka penting dilakukan. Tim pengabdian Masyarakat melakukan pemberdayaan melalui edukasi untuk meningkatkan pengetahuan peserta, edukasi dilaksanakan dengan metode ceramah dan Forum Group Discussion (FGD). Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil evaluasi ini didapatkan peningkatan tingkat pengetahuan dalam kategori baik dari 60% menjadi 95%. Tidak terdapat peserta yang memiliki tingkat pengetahuan kurang pada hasil post-test. Recana Tindak Lanjut (RTL) harus tetap dilaksanakan, untuk mempertahankan pengetahuan yang mereka dapatkan. Tindak lanjut dapat dilakukan dengan memberikan makanan lokal, agar ibu dapat mempraktekan langsung dan kader dapat mengawasi dalam hal ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur (2022) ‘BKKBN Dukung Penuh Program Banyuwangi Tanggap Stunting’. Banyuwangi: Website resmi Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur. Available at: https://kominfo.jatimprov.go.id/berita/bkkbn-dukung-penuh-program-banyuwangi-tanggap-stunting.

Hasibuan, U. F. H., Pabidang, S. and Sari, F. (2023) ‘Analysis of parenting patterns for mothers who have stunting toddlers’, Science Midwifery, 11(2), pp. 381–389.

Hutahaean, R. P. H. B., Aritonang, E. Y. and Sudaryati, E. (2022) ‘Family Food Security and Parenting Patterns with Stunting Event in Toddlers’, Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(4), pp. 1183–1188. doi: 10.30604/jika.v7i4.1342.

Indanah, I., Wanda, D. and Nurhaeni, N. (2022) ‘Empowerment of Parents with Stunting Children’, Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(4), pp. 1013–1022. doi: 10.30604/jika.v7i4.1183.

Kemenkes RI (2018) ‘Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018’, Kementrian Kesehatan RI, 53(9), pp. 1689–1699.

Khair Anwar, K., Nurmiaty, N. and Arum, D. N. S. (2023) ‘Pengaruh Pelatihan Kader terhadap Pengetahuan dan Sikap tentang Pemberian MP-ASI’, Health Information : Jurnal Penelitian, 15(2), p. e751. doi: 10.36990/hijp.v15i2.751.

Ministry of Health of the Republic of Indonesia (2021) Reducing the Prevalence of Stunting in 2021 as Capital Towards Indonesia’s Golden Generation 2045, Ministry of Health RI. Available at: https://www.kemkes.go.id/article/view/21122800001/penurunan-prevalensi-stunting-tahun-2021-sebagai-modal-menuju-generasi-emas-indonesia-2045.html.

Pemkab Banyuwangi (2022) Data Stunting Kabupaten Banyuwangi, Banyuwangi Smart Kampung. Available at: https://smartkampung.id/spbedesa/dashboard/bts.

Prasetiowati, L. et al. (2023) ‘Peningkatan Peran Ibu Dan Kader Dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan Sebagai Upaya Pencegahan Dan Deteksi Dini Stunting Di Puskesmas Morokrembangan Surabaya’, 7(2), pp. 252–263.

Rahmawati, N. D. and Sartika, R. A. D. (2020) ‘Cadres’role in Posyandu revitalization as stunting early detection in Babakan Madang Sub-District, Bogor District’, ASEAN Journal of Community Engagement, 4(2), pp. 485–499.

Rosalina, L. et al. (2023) ‘Relationship Between Parenting and Nutrition-Aware Family Behavior with The Incidence of Stunting in Toddlers at Klaten Regency Central Java Province’, Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(8), pp. 6213–6218. doi: 10.29303/jppipa.v9i8.4194.

Simanjuntak, B. Y. et al. (2019) ‘Maternal knowledge, attitude, and practices about traditional food feeding with stunting and wasting of toddlers in farmer families’, Kesmas, 14(2), pp. 58–64. doi: 10.21109/kesmas.v14i2.2712.

Studi Status Gizi Indonesia (2022) Prevalensi Balita Stunting di 6 Provinsi Ini Masih Tinggi, Katadata.co.id. Available at: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/08/01/prevalensi-balita-stunting-di-6-provinsi-ini-masih-tinggi (Accessed: 26 November 2022).

World Band Group and Australian Government Department of Health and Aged Care (2018) ‘Aiming High Indonesia’s Ambition to Reduce Stunting’. International Bank for Reconstruction a

Downloads

Published

2024-12-11

How to Cite

Al Farizi, S., Dwilda Ferdinandus , E. ., Jayanti , R. D. ., Sari , Y. P. ., Pinasthika, B. A., & Azza, B. N. . (2024). Pemberdayaan Ibu dan Kader Melalui Peningkatan Pengetahuan Sebagai Upaya Penurunan Stunting di Puskesmas Benculuk, Banyuwangi . Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(4), 6499–6503. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4.4566