Sosialisasi Nilai Moral: Upaya Memelihara Keutuhan Perkawinan Umat Gereja Tuan Pantai Makasar Oekusi-RDTL

Authors

  • Antonius Kapitan, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang,  Indonesia
  • Norbert Jegalus, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang,  Indonesia
  • Elidio Agusto Guterres, Instituto Superiore de Filosofia e de Teologia Dili,  Timor-Leste
  • Yohanes Sang Purnama, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang,  Indonesia
  • Antonius Ronaldo Hane, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang,  Indonesia
  • Francisco Xaverius Viera Martins, Instituto Superiore de Filosofia e de Teologia Dili,  Timor-Leste
  • Elio Augusto M. Caunan Lafo, Instituto Superiore de Filosofia e de Teologia Dili,  Timor-Leste
  • Aurelio Celfinato Freitas Freitas, Instituto Superiore de Filosofia e de Teologia Dili,  Timor-Leste

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i2.5823

Keywords:

Nilai Moral, Keutuhan Perkawinan, Kebahagiaan, Gereja Tuan, Oekusi-RDTL

Abstract

ABSTRAK

              Keutuhan perkawinan umat Allah Gereja Tuan Pantai Makasar Oekusi-RDTL merupakan harapan dan impian terluhur keluarga-keluarga Katolik yang ada di Wilayah enclave Oecusse-Republik Demokrat Timor Leste. Sebenarnya impian keluarga-keluarga Katolik ini teridentifikasi pula sebagai harapan dan impian Gereja Katolik Timor Leste dan Negara Republik Demokrat Timor Leste. Dalam linearitas pemikiran, keutuhan perkawinan menuntut penghayatan nilai moral. Penghayatan nilai moral yang berdampak positif terhadap keutuhan perkawinan harus berlandas pada pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai moral. Dalam kerangka pemikiran ini, kegiatan sosialisasi nilai moral bagi umat Allah Gereja Tuan Pantai Makasar Oekusi-RDTL menjadi pilihan Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) Bidang Filsafat. Metode pengabdian dibagi dalam dua tahap, yakni tahap persiapan berupa survei lokasi pengabdian dan kajian ilmiah terhadap topik pengabdian, tahap pelaksanaan berupa sosialisasi tentang nilai moral yang berdampak positif terhadap keutuhan perkawinan keluarga-keluarga Katolik, dan pendalaman materi sosialisasi dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD). Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman umat Allah Gereja Tuan Pantai Makasar Oekusi tentang nilai-nilai moral yang penting untuk memelihara keutuhan perkawinan keluarga-keluarga Katolik. Melalui kegiatan pengabdian ini, umat Allah semakin menyadari pentingnya nilai moral dalam menjaga keutuhan perkawinan dan berkomitmen untuk menghayati nilai moral dalam menata keluarganya menuju keluarga yang harmonis dan bahagia.

 

 

ABSTRACT

The integrity of the marriage of the people of God, the Church of Tuan Pantai Makasar Oekusi-RDTL is the highest hope and dream of Catholic families in the Oecusse enclave region-Democratic Republic of Timor Leste. The dream of these Catholic families is also identified as the hope and dream of the Catholic Church of Timor Leste and the Democratic Republic of Timor Leste. In the linearity of thought, the integrity of marriage requires the appreciation of moral values. The appreciation of moral values ​​that have a positive impact on the integrity of marriage must be based on a deep understanding of moral values. In this framework of thought, the activity of socializing moral values ​​for the people of God, the Church of Tuan Pantai Makasar Oekusi-RDTL is the choice of Community Service Activities (PKM) in the Field of Philosophy. The service method is divided into two stages, namely the preparation stage in the form of a survey of the service location and scientific study of the service topic, the implementation stage in the form of socialization of moral values ​​that have a positive impact on the integrity of the marriage of Catholic families, and in-depth socialization material in the form of Focus Group Discussion (FGD). The purpose of this activity is to increase the understanding of the people of God at the Tuan Pantai Makasar Oekusi Church about moral values ​​that are important for maintaining the integrity of Catholic families' marriages. Through this activity, the people of God are increasingly aware of the importance of moral values ​​in maintaining the integrity of marriage and are committed to living out moral values ​​in organizing their families towards harmonious and happy families.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

DAFTAR PUSTAKA

Aristotle. The Nicomachean Ethics, trans. David Ross (2009). New York: Oxford University Press.

Corputty, Patrick dan Fadillah, Astuti Nur. (2024). PENYULUHAN HUKUM TENTANG PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PADA JEMAAT GEREJA SULI dalam Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8, No 1, Mei 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337. https://doi.org/10.32696/ajpkm.v%vi%i.2279.

Diana, E. (2023). Eksplorasi Nilai-Nilai Luhur dalam Tradisi Lisan “Berasan” Adat Perkawinan Kota Bengkulu. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 6(1), 205-222. https://doi.org/10.30872/diglosia.v6i1.550.

HUTAGALUNG, S. M. (2023). ANALISIS TEOLOGIS ETIS TENTANG PERKAWINAN DAN KELUARGA MENURUT EFESUS 5 : 22 – 6 : 4. KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian Dan Pengembangan, 3(2), 159-167. https://doi.org/10.51878/knowledge.v3i2.2392.

Ismaya, Heru, dan Kurniawan, Itok Dwi. (2022). Pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga Sebagai Upaya Memelihara Keutuhan Keluarga yang Harmonis dan Sejahtera (Suatu Tinjauan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga). Dalam Jurnal Kewarganegaraan Vol. 6 No. 4 Desember. 6705-6713. P-ISSN: 1978-0184 E-ISSN: 2723-2328.

Kapitan, A. (2023). Menimbang Kebahagiaan Bersama Aristoteles: Sebuah Tinjauan Filosofis. Dekonstruksi, 9(03), 27–30. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v9i03.163.

Maulana, Kabul, Muslimin, A., Khotamin, Nur Alfi. (2023). ANALISIS PERKAWINAN DIBAWAH UMUR PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NO. 16 TAHUN 2019 DAN DAMPAKNYATERHADAP KEHARMONISAN RUMAH TANGGA dalam Islamic Law Journal (ILJ) Vol.01 No.01 Januari Tahun 2023 https://journal.nabest.id/index.php/ILJ/index.

Meidinata, M. I., & Raharso, A. T. (2022). Pendahuluan Pernikahan merupakan momen yang penting bagi setiap individu , karena melalui pernikahan seseorang akan memasuki hidup yang baru dan mulai meninggalkan cara hidup lama sebagai seorang bujangan. Dengan melangsungkan pernikahan, seseorang laki. 18, 37–51

Nona, O., Purwanto, M. H., & Derung, T. N. (2022). Perkawinan Menurut Tatacara Gereja Katolik dan Implementasinya. In Theos: Jurnal Pendidikan Dan Theologi,2(2), 40–48. https://doi.org/10.56393/intheos.v2i2.1223.

Rambe, R (2022). Peran bimbingan perkawinan pranikah terhadap keutuhan rumah tangga di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara., etd.uinsyahada.ac.id, http://etd.uinsyahada.ac.id/8059/.

Rudiansyah Siregar. (2022). Martahi: Pesan Moral dalam Tradisi Lisan Masyarakat Mandailing. Sintaks: Jurnal Bahasa & Sastra Indonesia, 2(1), 137–141. https://doi.org/10.57251/sin.v2i1.367.

Ruyter, Doret J., & Miedema, S. (2011). Moral Education and Development A Lifetime Commitment. Rotterdam: Sens Publisher.

Salli Novinati, Muh. Yusuf, & Muhammad Idrus. (2023). Penyebab Terjadinya Perkawinan Di Bawah Umur Pada Masyarakat Suku Bajo (Studi di Desa Terapung Kecamatan Poleang Tenggara Kabupaten Bombana). SELAMI IPS, 16(2), 75–80. https://doi.org/10.36709/selami.v16i2.28.

Saragih, Eliyansen. (2018). “Teologi Tentang Berpacaran Menurut Amsal 30:18-19.” BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 1(2), 164–78. https://doi.org/10.34307/b.v1i2.40.

Stefanus, Ronaldo. (2024). Pastoral Pra-nikah dan Pascanikah: Menggali Makna Pernikahan Kristen dalam Menyikapi Maraknya Kasus Perselingkuhan. LOKO KADA TUO: Jurnal Teologi Kontekstual Dan Oikumenis, 1(2), 148-155. https://doi.org/10.70418/yaek9s38

Suaidi Suaidi. (2024). Problematika Kekerasan dalam Rumah Tangga Penyebab Runtuhnya Tatanan dan Tujuan Perkawinan: Studi Analis Tentang Dekadensi Moral Kaula Muda. RISOMA: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(6), 88–104. https://doi.org/10.62383/risoma.v2i6.390

Suseno, Frans Magnis. 1987. ETIKA DASAR Masalah-Masalah Pokok Filsafat Moral. Yogyakarta: Kanisius.

------------. (1997). 13 Tokoh Etika Zaman Yunani Sampai Abad ke-19. Yogyakarta: Kanisius.

-----------. (2006). Etika Abad Keduapuluh Satu. Yogyakarta: Kanisius.

Ton, S. S. P., Rapael, R., & Endi, Y. (2024). Perkawinan Adat Timor Suku Dawan, Buraen dan Hubungannya Dengan Perkawinan Gereja Katolik. In Theos: Jurnal Pendidikan Dan Theologi,4(6), 196–206. https://doi.org/10.56393/intheos.v4i6.2156

Uf, S. (2023). STUDI ANALISIS PERBUATAN SIKAP DAN KEPUTUSAN MORAL PASANGAN NIKAH DALAM KASUS PERCERAIAN DI PENGADILAN NEGERI KALABAHI KABUPATEN ALOR NUSA TENGGARA TIMUR. Jurnal Kolaborasi, 1(1), 51–64. Retrieved from https://jurnalkolaborasi.com/index.php/jkb/article/view/8

Wibowo, A., Wuryantoro, A., Ricahyono, S. (2022). Nilai-Nilai Moral dalam Novel Ayat-Ayat Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy. Wewara: Jurnal Pendidikan Multidisipliner, 1 (1), 42-54. https://doi.org/10.25273/wjpm.v1i1.11806.

Downloads

Published

2025-04-02

How to Cite

Kapitan, A., Jegalus, N., Guterres, E. A. ., Sang Purnama, Y. ., Ronaldo Hane, A. ., Viera Martins, F. X. ., Lafo, E. A. M. C. ., & Freitas, A. C. F. (2025). Sosialisasi Nilai Moral: Upaya Memelihara Keutuhan Perkawinan Umat Gereja Tuan Pantai Makasar Oekusi-RDTL. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 6(2), 1538-1544. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i2.5823