Edukasi Teknik Interval Walking Training pada Lansia Untuk Mengatasi Hipertensi

Authors

  • Fiqi WIdyawati, Universitas Muhammadiyah Karanganyar,  Indonesia
  • Yuliana Ratmawati, Universitas Muhammadiyah Karanganyar,  Indonesia
  • Azizah Rahmawati, Universitas Muhammadiyah Karanganyar,  Indonesia
  • Young Ari Kusworo, Universitas Muhammadiyah Karanganyar,  Indonesia
  • Arif Pristianto, Universitas Muhammadiyah Karanganyar,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i3.6641

Keywords:

Edukasi, Interval Walking Training, Lanjut Usia, Hipertensi

Abstract

Hipertensi merupakan suatu penyakit tidak menular yang bersifat kronis, seumur hidup, dan silent killer, dengan angka prevalensi yang sangat tinggi pada usia lanjut. Faktor risiko hipertensi seperti faktor yang tidak bisa diubah (usia, jenis kelamin, suku bangsa, keturunan) dan faktor yang dapat diubah (merokok, obesitas, gaya hidup yang monoton dan stress). Oleh karena itu, hipertensi bisa menyebabkan risiko kesakitan bahkan kematian. Salah satu perubahan yang terjadi pada lanjut usia yakni pada sistem kardiovaskuler seperti hipertensi karena aktivitas fisik yang terbatas, serta diikuti stress yang dialami akan mempengaruhi produksi hormone adrenalin yang meningkatkan risiko hipertensi. Tujuan kegiatan untuk memberikan informasi dan edukasi yang tepat serta mudah dipahami oleh para lanjut usia tentang mengatasi hipertensi dengan teknik interval walking training (IWT) sehingga dapat meminimalisir terjadinya kasus hipertensi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, persiapan, pengukuran awal, pemberian program, evaluasi. Lokasi pelaksanaan di halaman PPRBM Solo Kabupaten Karanganyar, diikuti oleh 40 orang lanjut usia dengan hipertensi. Edukasi yang disampaikan meliputi materi hipertensi berupa leaflet dan demonstrasi teknik IWT. Hasil kegiatan menunjukkan jika mitra dengan hipertensi memiliki usia 60–70 tahun, serta mitra cenderung memiliki aktivitas fisik yang sangat terbatas. Kesimpulan jika mitra menjadi memiliki pengetahuan dan pemahaman lebih baik mengenai hipertensi dan teknik IWT, sehingga mitra yang biasanya jarang melakukan aktivitas fisik, setelah diberi edukasi menjadi sangat bersemangat untuk mempraktikkan gerakan IWT yang telah diajarkan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anshari, Z. (2020). Komplikasi Hipertensi Dalam Kaitannya Dengan Pengetahuan Pasien Terhadap Hipertensi Dan Upaya Pencegahannya. Jurnal Penelitian Keperawatan Medik, 2(2), 54–61. doi: https://doi.org/10.36656/jpkm.v2i2.289

Herawati, I., Hakim, M. L., Amalia, H., Putri, A. N. D., Pristianto, A., Pradanov, C. V., & Prasetyaningtyas, A. (2023). Edukasi Slow Deep Breathing Exercise Untuk Mengatasi Hipertensi Pada Posyandu Lansia Abadi 9. Indonesian Journal of Community Services in Engineering & Education, 3(1), 9–16. doi: https://doi.org/10.17509/ijocsee.v3i1.50662

Herawati, I., Pratama, L. S. R., Fajrin, M. A. F. N., Hafsari, D., Salatina, A., Busro, A., & Pristianto, A. (2022). Edukasi Senam Kardiovaskuler Untuk Mengatasi Tekanan Darah Tinggi Pada Lansia, Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 1(4), 50–56. doi: https://doi.org/10.30640/cakrawala.v1i4.362

Herawati, I., Raihani, F. N., Rahmawati, A. F., Rosyad, H. A., Ardiansyah, F., Apriliyani, I. D., & Pristianto, A. (2024). Low Impact Aerobic Exercise Education to Improve Physical Fitness of Hypertension Patients at Posyandu Ngudi Waras: Edukasi Senam Aerobic Low Impact untuk Meningkatkan Kebugaran Fisik Pasien Hipertensi di Posyandu Ngudi Waras. Prosiding University Research Colloquium, 18, 152–160. doi: https://www.repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/2983

Karstoft, K., Thorsen, I. K., Nielsen, J. S., Solomon, T. P. J., Masuki, S., Nose, H., & Ried–Larsen, M. (2024). Health benefits of interval walking training. Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism, 49(7), 1002–1007. doi: https://doi.org/10.1139/apnm-2023-0595

Kartika, I. R., & Dewi, R. (2018). Manajemen Keseimbangan Gaya Hidup Dan Kestabilan Tekanan Darah Masyarakat Usia Produktif. REAL in Nursing Journal (RNJ), 1(1), 12–19. doi: http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1070997&val=16078&title=MANAJEMEN%20KESEIMBANGAN%20GAYA%20HIDUP%20DAN%20KESTABILAN%20TEKANAN%20DARAH%20MASYARAKAT%20USIA%20PRODUKTIF

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Hipertensi Penyakit Paling Banyak Diidap Masyarakat. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diperoleh dari: https://kemkes.go.id/id/%20hipertensi-penyakit-paling-banyak-diidap-masyarakat

Masuki, S. M., Morikawa, M., & Nose, H. (2017). Interval walking training can increase physical fitness in middle–aged and older people. Exercise and Sport Sciences Reviews, 45(3), 154–162. doi: https://sci-hub.se/10.1249/JES.0000000000000113

Mathavan, J., & Pinatih, G. N. I. (2017). Gambaran tingkat pengetahuan terhadap hipertensi dan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kintamani I, Bangli–Bali. Intisari Sains Medis, 8(3), 176–180. doi: https://doi.org/10.15562/ism.v8i3.121

Miftahurrizqia, E., & Rahman, F. (2024). High intensity interval training for patients with hypertension: A scoping review. Holistik Jurnal Kesehatan, 18(6), 711–723. doi: https://doi.org/10.33024/hjk.v18i6.280

Mohi, N. Y., Irwan., & Ahmad, Z. F. (2023). Faktor–Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Wonggarasi I. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 8(1), 1–13. doi: https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/gojhes/article/view/21060

Morishima, Y., Mizushima, T., Yamauchi, K., Morikawa, M., & Masuki, S. (2014). Effects of Home–Based Interval Walking Training on Thigh Muscle Strength and Aerobic Capacity in Female Total Hip Arthroplasty Patients: A Randomized, Controlled Pilot Study. PLOS ONE, 9(9), 1–9 e108690. doi: 10.1371/journal.pone.0108690

Nugroho, F. C., Banase, E. F. T., & Peni, J. A. (2022). Peningkatan Pengetahuan Keluarga Sebagai Caregiver Utama dalam Upaya Pencegahan Komplikasi Pasien Hipertensi Dan Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Oesapa. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 5(4), 1090–1096. doi: https://doi.org/10.33024/jkpm.v5i4.4877

Permenkes. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2016. Diperoleh dari: https://peraturan.bpk.go.id/Details/113057/permenkes-no-25-tahun-2016

Pertiwi, A. N. L., Oktaviani, Y. E., & Nafi’ah. (2021). Management of Physiotherapy to Reduce Blood Pressure in Elderly Hypertension utilize Slow Deep Breathing and Swedish Massage Methode Therapy in A. Yani Pura Village. Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan Dan Teknologi, 3(1), 7–17. doi: https://doi.org/10.52674/jkikt.v3i1.43

Pristianto, A., Atingsih, L., Faradilla, A., Khoirunnisa, A., & Kartika, G. M. (2023). Edukasi Teknik Breathing Exercise Untuk Mengatasi Hipertensi Pada Lansia. PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 55–60. doi: https://doi.org/10.33508/peka.v6i1.4138

Riset Kesehatan Dasar. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Kementrian Kesehatan RI. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diperoleh dari: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf

Rumaf, F., Tutu, C. G., Talamati, B. H., Putabuga, R., & Nugroho, C. W. (2023). Pemetaan Penderita Hipertensi Pada

Lansia (Studi Pada Wilayah Kerja Puskesmas Sangkub Kabupaten Bolaang Mongondow Utara). Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM FH), 6(1), 27–40. doi: https://doi.org/10.29103/jimfh.v6i1.10411

Sari, P, G., Samekto, M., & Adi, S, M. (2017). Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Terjadinya Hipertensi Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II (Studi di Wilayah Puskesmas Kabupaten Pati) Risk Factors Affecting Hypertension In Type Ii Diabetic Patients (Studies at Primary Healthcare Centers in Pa. Jurnal Litbang, XIII(1), 47–59. doi: https://doi.org/10.33658/jl.v13i1.92

Siregar, F. G. G., Theo, D., Syafitri, R., Fitriani, A. D., & Yuniati. (2024). Analisis Faktor Yang Memengaruhi Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Puskesmas Rasau Kab. Labuhanbatu Selatan. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 2(1), 247–263. doi: https://doi.org/10.55606/termometer.v2i1.2864

Tsuda, K., Hayashi, E., Kamiya, K., Kudo, A., Kakihana, H., Nakayama, S., Ito, Y., Saito, M., Nukui, Y., Hoshiga, M., & Tamaki, J. (2023). Effects of interval–walking training on blood pressure in community–dwelling Japanese older adults. J Sports Med Phys Fitness, 63(3), 492–502. doi: 10.23736/S0022-4707.22.14263-5

Tuslinah, L., Al–Anshari, M, N., Nufadilah, I., Sauqi, N., Syundari, C., Ramadhan, A, D., & Al-Haz, I, M. (2023). Penyuluhan Penyakit Hipertensi Dan Diabetes: Meningkatkan Pemahaman Dan Kesadaran Masyarakat Dalam Menanggulangi Masalah Kesehatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(3), 1555–1559.

doi: https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i3.15944

World Health Organization. (2023). Global report on hypertension: the race against a silent killer. Geneva, Switzerland: p. 1–276. Diperoleh dari: https://iris.who.int/bitstream/handle/10665/372896/9789240081062-eng.pdf?sequence=1

Downloads

Published

2025-08-17

How to Cite

WIdyawati, F. ., Ratmawati, Y. ., Rahmawati, A. ., Kusworo, Y. A. ., & Pristianto, A. . (2025). Edukasi Teknik Interval Walking Training pada Lansia Untuk Mengatasi Hipertensi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 6(3), 3986–3993. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i3.6641

Issue

Section

Kesehatan Masyarakat