Edukasi dan Deteksi Dini LBP pada Masyarakat Pekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Perhentian Luas

Authors

  • Byba Melda, Universitas Strada Indonesia,  Indonesia
  • Dewi Sepi Yanti, Universitas Strada Indonesia,  Indonesia
  • Marido Bisra, Universitas Awal Bros,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.6933

Keywords:

Pekerja, LBP, Kesehatan, Edukasi, fisioterapi

Abstract

Kesehatan kerja dapat dicapai secara optimal jika tiga komponen kesehatan kerja berapa kapasitas dari pekerja, beban kerja, dan lingkungan kerja dapat berinteraksi secara baik dan serasi. Tujuan tersebut dicapai dengan usaha-usaha preventif, kuratif, dan rehabilitas terhadap penyakit-penyakit atau gangguan-gangguan, kesehatan yang diakibatkan oleh factor pekerjaan, lingkungan kerja serta penyakit umum. Selama tahun 2024 telah dirawat di Poli Fisioterapi Puskesmas Perhentian Luas terbanyak 42 orang penderita low back pain dengan keluhan nyeri punggung yang terdiri dari 33 orang laki-laki dan 4 orang wanita dengan umur pada rentang 16 tahun sampai 65 tahun. Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk edukasi dan deteksi dini low back pain bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat pekerja mengenai faktor risiko, gejala awal, serta cara-cara sederhana untuk mencegah dan menangani low back pain secara mandiri. Melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan promotif, diharapkan terjadi perubahan perilaku dan peningkatan kualitas hidup masyarakat pekerja.Kesehatan kerja dapat dicapai secara optimal jika tiga komponen kesehatan kerja berapa kapasitas dari pekerja, beban kerja, dan lingkungan kerja dapat berinteraksi secara baik dan serasi. Tujuan tersebut dicapai dengan usaha-usaha preventif, kuratif, dan rehabilitas terhadap penyakit-penyakit atau gangguan-gangguan, kesehatan yang diakibatkan oleh factor pekerjaan, lingkungan kerja serta penyakit umum. Selama tahun 2024 telah dirawat di Poli Fisioterapi Puskesmas Perhentian Luas terbanyak 42 orang penderita low back pain dengan keluhan nyeri punggung yang terdiri dari 33 orang laki-laki dan 4 orang wanita dengan umur pada rentang 16 tahun sampai 65 tahun. Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk edukasi dan deteksi dini low back pain bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat pekerja mengenai faktor risiko, gejala awal, serta cara-cara sederhana untuk mencegah dan menangani low back pain secara mandiri. Melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan promotif, diharapkan terjadi perubahan perilaku dan peningkatan kualitas hidup masyarakat pekerja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, R., Listyandini, R., & Asnifatima, A. (2022). GAMBARAN FAKTOR RISIKO KELUHAN SUBJEKTIF LOW BACK PAIN PADA OPERATOR FORKLIFT DI PT AQUA GOLDEN MISSISSIPPI MEKARSARI SUKABUMI TAHUN 2020. PROMOTOR, 5(4), 354–359. https://doi.org/10.32832/pro.v5i4.6978

Andriani, A., Rohmatillah, D. T. M., & Syahputro, D. (2023). ANALISIS FAKTOR RISIKO LOW BACK PAIN PADA PEKERJA INDUSTRI. CoMPHI Journal: Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal, 4(1). https://doi.org/10.37148/comphijournal.v4i1.136

Dwi Cahyani, S. (2022). PELATIHAN PELAKSANAAN CIDERA LOW BACK PAIN PADA PEKERJA PENGRAJIN BATIK TULIS MELATI. Media Husada Journal Of Community Service, 2(2), 148–154. https://doi.org/10.33475/mhjcs.v2i2.38

Ferreira, M. L., De Luca, K., Haile, L. M., Steinmetz, J. D., Culbreth, G. T., Cross, M., Kopec, J. A., Ferreira, P. H., Blyth, F. M., Buchbinder, R., Hartvigsen, J., Wu, A.-M., Safiri, S., Woolf, A. D., Collins, G. S., Ong, K. L., Vollset, S. E., Smith, A. E., Cruz, J. A., … March, L. M. (2023). Global, regional, and national burden of low back pain, 1990–2020, its attributable risk factors, and projections to 2050: A systematic analysis of the Global Burden of Disease Study 2021. The Lancet Rheumatology, 5(6), e316–e329. https://doi.org/10.1016/S2665-9913(23)00098-X

Harwanti, S., Ulfah, N., & Nurcahyo, P. J. (n.d.). FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP LOW BACK PAIN (LBP) PADA PEKERJA DI HOME INDUSTRI BATIK SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS.

Hoy, D., March, L., Brooks, P., Blyth, F., Woolf, A., Bain, C., Williams, G., Smith, E., Vos, T., Barendregt, J., Murray, C., Burstein, R., & Buchbinder, R. (2014). The global burden of low back pain: Estimates from the Global Burden of Disease 2010 study. Annals of the Rheumatic Diseases, 73. https://doi.org/10.1136/annrheumdis-2013-204428

Kusumaningtyas, P. (2025). PENYULUHAN MENGENAI LATIHAN DAN POSISI ERGONOMI DENGAN MENCEGAH TERJADINYA LOW BACK PAIN PADA GURU DI SMA NEGERI 2 BANJARBARU. Jurnal Abdimas Universitas Insan Pembangunan Indonesia, 3, 74–78. https://doi.org/10.58217/jabdimasunipem.v3i2.144

M. Ubom, I., & O. Onyezere, J. (2023). Effect of Health Education on Posture Practices Towards Reduction of Low Back Pain Among Patients in Rivers State. International Journal of Social Health, 2(6), 354–361. https://doi.org/10.58860/ijsh.v2i6.59

Punnett, L., & Wegman, D. H. (2004). Work-related musculoskeletal disorders: The epidemiologic evidence and the debate. Journal of Electromyography and Kinesiology, 14(1), 13–23. https://doi.org/10.1016/j.jelekin.2003.09.015

Rasmi, R. I., Zakaria, R., & Ariscasari, P. (2023). FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN LOW BACK PAIN (LBP) PADA PETANI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN KLUET SELATAN KABUPATEN ACEH SELATAN. 4.

Seruni, N., & Purwaningsih, E. (n.d.). Analisis Pelaksanaan Program Promosi Kesehatan (PKRS) Di Rumah Sakit Siaga Al Mumawwarah Samarinda.

Downloads

Published

2025-10-16

How to Cite

Melda, B. ., Yanti, D. S. ., & Bisra, M. (2025). Edukasi dan Deteksi Dini LBP pada Masyarakat Pekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Perhentian Luas . Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 6(4), 5232-5238. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.6933

Issue

Section

Kesehatan Masyarakat