Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi melalui Pendekatan Social Entrepreneurship di Desa Bhuana Jaya
Keywords:
Kewirausahaan Sosial, Minyak Jelantah, Lilin Aromaterapi, LimbahAbstract
Limbah minyak jelantah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang perlu dikelola melalui pemanfaatan kembali menjadi produk bernilai guna dan berpotensi memiliki nilai ekonomi. Masyarakat Desa Bhuana Jaya menghadapi keterbatasan pemahaman mengenai pemanfaatan minyak jelantah dan pengembangannya menjadi produk bernilai guna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi melalui pendekatan Social Entrepreneurship dan konsep waste-to-value. Kegiatan dilaksanakan pada 3 September 2025 di Gedung Serbaguna Desa Bhuana Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dengan melibatkan 45 peserta yang berasal dari kelompok PKK, POKDARWIS, pelaku UMKM, masyarakat setempat, dan perwakilan aparat desa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pre-test dan post-test, yaitu pengukuran pemahaman peserta sebelum dan setelah pelaksanaan kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa jumlah peserta yang memenuhi kriteria pemahaman meningkat dari 23 orang (51,11%) pada pre-test menjadi 41 orang (91,11%) pada post-test, dengan peningkatan sebesar 18 peserta atau 40,00 poin persentase. Capaian tersebut menunjukkan terpenuhinya indikator keberhasilan kegiatan berupa peningkatan pemahaman peserta setelah pelaksanaan sosialisasi dan praktik. Kegiatan ini memberikan pengenalan praktis mengenai pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk bernilai guna melalui pendekatan Social Entrepreneurship serta memperkenalkan arah pengembangan produk eco-souvenir. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini mencapai tujuan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi melalui pendekatan Social Entrepreneurship, sedangkan pengembangan produk ke tahap produksi dan pemasaran memerlukan tindak lanjut dan pendampingan.
Downloads
References
Ahdiat, A. (2024, April 22). Konsumsi Minyak Goreng per Kapita Indonesia Naik pada 2023. Databoks Katadata. https://doi.org/https://databoks.katadata.co.id/demografi/statistik/8bcbef964f3570c/konsumsi-minyak-goreng-per-kapita-indonesia-naik-pada-2023
Aldana, S., Haq, A., & Muljanto, M. A. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Adaptasi Digital Marketing Pada UMKM Kalirungkut. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 4(3), 1958–1963. https://doi.org/https://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i3.1260
Amril, L. O., Humaira, M. A., Al-Faruqi, M. F., Hanum, A. Z., Syahrani, F., Fitriani, S. F., Marisa, L., Azizah, N. N., Agustiana, D. E., Nuriah, S. S., Yuniar, G., Mawardiyah, N. Z., & Dalilah, W. K. (2025). Edukasi Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi sebagai Solusi Lingkungan dan Ekonomi Kreatif. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(3), 390–401. https://doi.org/10.30997/qh.v11i3.21446
Basransyah, Anifah, E. M., Al Fitrah, R. B., Smith, D. L., Leoriza, M. D., Sarira, A. P., Tubagus, I., Juniar, N. E., Maghfiroh, N. L., & Minanga, R. A. (2023). Edukasi dan Pelatihan Pemanfaatan Minyak Jelantah sebagai Lilin Aromaterapi. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(3), 1503–1509. https://doi.org/https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i3.16113
Busalim, F., Rimantho, D., & Syafitri, A. (2023). Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Limbah Minyak Jelantah di Pesantren Quran Wanita Al Hikmah Bogor. Jurnal JANATA, 3(1), 30–37. https://doi.org/https://doi.org/10.35814/janata.v3i1.4749
Feekery, A. (2024). The 7 C’s framework for participatory action research: inducting novice participant-researchers. Educational Action Research, 32(3), 332–347. https://doi.org/10.1080/09650792.2023.2234417
Hietschold, N., Voegtlin, C., Scherer, A. G., & Gehman, J. (2023). Pathways to Social Value and Social Change: An Integrative Review of the Social Entrepreneurship Literature. International Journal of Management Reviews, 25(3), 564–586. https://doi.org/10.1111/ijmr.12321
Kartika, S. A., Dani, M., & Suherman, A. (2021). Pemberdayaan Warga Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan, dalam Pengelolaan Lingkungan dan Minyak Jelantah. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 466–473. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v5i2.5271
Kenarni, N. R. (2022). Pemanfaatan Minyak Jelantah dalam Pembuatan Lilin Aromaterapi. Jurnal Bina Desa, 4(3), 343–349. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/jbd.v4i3.39225
Perdana, B. E. G. (2021). Circular Economy of Used Cooking Oil in Indonesia: Current Practices and Development in Special Region of Yogyakarta. Journal of World Trade Studies, 6(1), 28–39. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jwts.v6i1.1541
Rayhan, A., Mardiyah, D. N., & Masri, M. (2026). The Utilization of Used Cooking Oil Waste for Aromatherapy Candle in Laban Jaya Village, Citeupuseun, Lebak. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 12(2), 77–84. https://doi.org/10.22146/jpkm.104877
Romadhon, M. S., Nuzulunni’mah, Putri Prisilia, G., Rizky Eka Savitry, P., Tri Lestari, A., Fitri Nurcahyani, A., & Devi Nur Rachma Dani, T. (2025). Pemberdayaan Masyarakat dan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan melalui Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah. Sinesia : Journal of Community Service, 2(2), 118–131. https://jurnal.sinesia.id/index.php/Sinesia-JPS
Shofiah, N., Malikatus Siswanto, H., Maulani, N. R., & Wicaksono, S. S. (2025). Empowering Communities through the Sustainable Transformation of Used Cooking Oil Waste into Aromatherapy Candles: A Holistic Approach to Waste Management. Indonesia Journal of Community Service and Empowerment, 6(1), 214–222. https://doi.org/10.22219/jcse.v6i1.3445
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elfina, Juni Tristanto Laksana Putra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

