Dari Desa ke Digital: Transformasi Pemasaran Wisata Purwabakti melalui AI Avatar dan Pendampingan Berkelanjutan
Keywords:
Digital Marketing, Transformasi Digital, AI Avatar, Promosi Sosial Media, Website Desa WisataAbstract
Program pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan digital yang dihadapi oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Purwabakti dalam mempromosikan potensi pariwisata desa. Mitra menghadapi tiga masalah utama: (1) keterbatasan keterampilan membuat konten digital berkualitas, (2) ketidakkonsistenan dalam mengelola media sosial, dan (3) tidak adanya platform digital terintegrasi untuk promosi wisata. Padahal, desa ini memiliki aset wisata alam yang melimpah seperti air terjun Curug Geleweran dan pemandian air panas Cipanas Kahuripan. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan kapasitas digital mitra melalui pelatihan AI Avatar dan pembangunan sistem pemasaran digital terpadu. Metode pelaksanaan mengikuti model participatory action research dengan lima tahap: (1) sosialisasi dan FGD, (2) pelatihan pembuatan konten kreatif dan AI Avatar, (3) implementasi teknologi (website dan Meta Business Suite), (4) pendampingan intensif selama 2 bulan, dan (5) evaluasi dampak. Program melibatkan 20 anggota Pokdarwis sebagai mitra utama dengan pendekatan 30% teori dan 70% praktik. Selama periode pendampinga, hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan: reach Instagram naik 6,8 ribu (894%), view naik 40,6 ribu (1,9 ribu %), Interaksi naik 941 kali (1,1 ribu %), kunjungan naik 513 kali ( 575 %) dan tersedianya informasi wisata teintegrasi melalui website baru (desawisatapurwabakti.online). Dampak kualitatif meliputi peningkatan kepercayaan diri mitra dalam produksi konten dan terbentuknya tim pengelola digital mandiri. Temuan ini memperkuat pentingnya pendampingan berkelanjutan dan teknologi tepat guna dalam pemberdayaan masyarakat, sekaligus menjadi model replikasi untuk desa wisata lain di Indonesia.
Downloads
References
Budi Setiawan, Fardiemansyah, Agi Santri, Yunistri Pratiwi, & Baskoro Harwindito. (2025). Metahuman dan artificial intellegence (AI) dalam destination branding di desa wisata Indonesia. Jurnal Sains Terapan Pariwisata, 10(2), 119–128. https://doi.org/10.56743/jstp.v10i2.483
Chen, S. (2024). Digital Management Mode of Real Estate Marketing based on Big Data and Artificial Intelligence. WSEAS Transactions on Computer Research, 12, 269–280. Scopus. https://doi.org/10.37394/232018.2024.12.26
Deska, Y. (2025). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Komunitas Nagari. 18(2).
Jacobs, S. D. (2018). A History and Analysis of the Evolution of Action and Participatory Action Research. The Canadian Journal of Action Research, 19(3), 34–52. https://doi.org/10.33524/cjar.v19i3.412
Khanlou, N., & Peter, E. (2005). Participatory action research: Considerations for ethical review. Social Science & Medicine, 60(10), 2333–2340. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2004.10.004
Kumar, V., Rajan, B., Venkatesan, R., & Lecinski, J. (2019). Understanding the Role of Artificial Intelligence in Personalized Engagement Marketing. California Management Review, 61(4), 135–155. https://doi.org/10.1177/0008125619859317
Liu, H., Tan, Z., & Xia, Z. (2024). The Coupling Coordination Relationship and Driving Factors of the Digital Economy and High-Quality Development of Rural Tourism: Insights from Chinese Experience Data. Land, 13(11), 1734. https://doi.org/10.3390/land13111734
Marine-Roig, E., & Anton Clavé, S. (2015). Tourism analytics with massive user-generated content: A case study of Barcelona. Journal of Destination Marketing & Management, 4(3), 162–172. https://doi.org/10.1016/j.jdmm.2015.06.004
Meng, X., Wang, X., Nisar, U., Sun, S., & Ding, X. (2023). Mechanisms and heterogeneity in the construction of network infrastructure to help rural households bridge the “digital divide.” Scientific Reports, 13(1), 19283. https://doi.org/10.1038/s41598-023-46650-7
Nugroho, C., Wulandari, A., Maulana, D., Rina, N., & Kalaloi, A. F. (2025). Digital communication and literacy for MSME empowerment: Evidence from a rural digital village in Indonesia. International Journal of Innovative Research and Scientific Studies, 8(3), 4523–4535. https://doi.org/10.53894/ijirss.v8i3.7544
Pratoomchat, P. (2017). Tourism-led growth hypothesis and foreign direct investment in ASEAN. In Tourism and Opportunities for Economic Development in Asia (pp. 265–290). Scopus. https://doi.org/10.4018/978-1-5225-2078-8.ch014
Shafrullah, F., Indrawati, L., Ismail, S., Ihsan, F., Pratiwi, P. A., & Karno, K. (2024). Determinant factors of gross domestic product (GDP) in Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) member countries. F1000Research, 13. Scopus. https://doi.org/10.12688/f1000research.146826.2
Tussyadiah, I. (2020). A review of research into automation in tourism: Launching the Annals of Tourism Research Curated Collection on Artificial Intelligence and Robotics in Tourism. Annals of Tourism Research, 81, 102883. https://doi.org/10.1016/j.annals.2020.102883
Wu, Q., Ratniyom, A., & Sukpaiboonwat, S. (2025). The Impact of Tourism Development on Agricultural Economic Transformation and Industrial Structure Upgrading in China- ASEAN Region. Research on World Agricultural Economy, 6(3), 138–158. Scopus. https://doi.org/10.36956/rwae.v6i3.1852
Yunitaningtyas, K., & Yolanda, A. M. (2019). A panel data analysis of tourism and economic development in Southeast Asian countries. 1265(1). Scopus. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1265/1/012028
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mohammad Wartaka, Sumardjono, Arif Harbani, Dadi Muhamad Hasan Basri, Ashya Nur Azrina, Fanissa Wafha Nurhilma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


