Implementasi DAGUSIBU dan Swamedikasi Rasional dalam Kegiatan Pengobatan Gratis: Upaya Pencegahan Penggunaan Obat yang Tidak Tepat

Authors

  • Nugraha Alif Prasetiyo, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maluku Husada,  Indonesia
  • Cut Bidara Panita Umar, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maluku Husada,  Indonesia
  • Nurhidayah Nurhidayah, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maluku Husada,  Angola
  • Sisca Latue, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maluku Husada,  Indonesia
  • Eka Fitri Anriyana, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maluku Husada,  Indonesia

Keywords:

DAGUSIBU, Swamedikasi, Edukasi Desa , Kulur

Abstract

Latar Belakang: Rendahnya pemahaman masyarakat Desa Kulur mengenai penggunaan dan pengelolaan obat masih menjadi permasalahan yang memicu praktik swamedikasi tidak rasional. Tujuan: Meningkatkan literasi masyarakat terkait cara memperoleh, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar, serta menumbuhkan sikap bijak dalam swamedikasi. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 29 Agustus–3 September 2025 di Balai Desa Kulur melalui pengobatan gratis, penyuluhan DAGUSIBU, dan edukasi interaktif. Penyampaian materi dilakukan dengan presentasi dan diskusi. Hasil: Kegiatan mendapat antusiasme tinggi, terutama dari kalangan lansia. Terdapat peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat yang benar, sementara siswa berperan sebagai agen perubahan dalam menyebarkan informasi kesehatan. Kesimpulan: Penyuluhan DAGUSIBU yang dipadukan dengan pengobatan gratis efektif meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat secara rasional dan mendukung praktik swamedikasi yang tepat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alhomoud, F., Alameer, K., Almousa, Z., Almatar, M., Alzlaiq, W., Alhomoud, F. K., & Alsugeir, D. (2025). “Know your medicines, know your health”—public perspectives on medicines and health awareness campaigns. Frontiers in Public Health, 13.

https://doi.org/10.3389/fpubh.2025.1541185

Ambar, E. W., Fadrian, M. F., & Admaja, W. (2023). Pengaruh Pelayanan Informasi Swamedikasi Online Berbasis Whatsapp Bot terhadap Pengetahuan Masyarakat. Majalah Farmasetika, 8(3), 235–249. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/mfarmasetika. v8i2.43683

Fudholi, A., Andayani, T. M., Kusnadi, S. A., & Gilarsih, N. (2020). Evaluasi Penggunaan Obat Berdasarkan Indikator Kinerja Pelayanan Kefarmasian Pada Puskesmas Wilayah Kota Kupang. Majalah Farmaseutik, 18(2). https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v1i1.54770 Authors:

Gusnellyanti, E. (2014). Mencerdaskan Masyarakat dalam Penggunaan Obat melalui Metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA). Setditjen Farmalkes.

Hajrin, W., Hamdin, C. D., Wirasisya, D. G., Erwinayanti, G. A. P. S., & Hasina, R. (2020). Edukasi Pengelolaan Obat Melalui DAGUSIBU untuk Mencapai Keluarga Sadar Obat. INDRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 5–7. https://doi.org/10.29303/indra.v1i1.3

Ikatan Apoteker Indonesia. (2017). Dagusibu IAI. https://www.slideshare.net/ThaTha6/dagusibu-iai Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id.

Nurfadillah, Z., Kunaedi, A., Bachtiar, A., & Santana, S. A. (2022). Review Artikel Pengetahuan Masyarakat Terhadap Penggunaan Obat Tanpa Resep Di Indonesia Review The Article Public Knowledge Of The Use Of Drugs Without Prescription In Indonesia. 3(1), 1–4.

Nurmaulawati, R., Ayuwardani, N., & Rosalina, V. (2024). Pengenalan Fungsi dan Tugas Apoteker Pada Siswa SD Islam Siti Hajar Kota Madiun Pendahuluan Metode Pelaksanaan. REDI: Jurnal Relawan Dan Pengabdian MasyarakatJurnal Relawan Dan Pengabdian Masyarakat, 99(99), 9– 13.

Pandey, S., & Chaudhari, V. (2017). Impact of public education on rational use of medicines.

International Journal of Medical Science and Public Health, 6(2), 1. https://doi.org/10.5455/ijmsph.2017.19072016586

Penati, A. V. (2025). Towards In-Home Medication: Medicinal Products as Daily Objects (pp. 1–34). https://doi.org/10.1007/978-3-031-53294-8_1

Romero‐Sanchez, J., Garcia‐Cardenas, V., Abaurre, R., Martínez‐Martínez, F., & Garcia‐Delgado, P. (2016). Prevalence and predictors of inadequate patient medication knowledge. Journal of Evaluation in Clinical Practice, 22(5), 808–815. https://doi.org/10.1111/jep.12547

Ruslin, Zubaydah, W. O. S., Trinovitasari, N., Idahlifiany, A., Pascayantri, A., Mahmudah, R., Muliadi, R., Harits, A., Salama, A. R., Novillah, E., & Shandy1, Firdhayanti Tamaris1, Sarlita Rahmalia1, Z. D. (2024). Edukasi apoteker cilik pada siswa sd negeri 3 soropia, kecamatan soropia, kabupaten konawe. Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi, 2(1), 46–50. https://doi.org/10.33772/mosiraha.v2i1.15

Saminarsih, D. S., Tyas, A. S. A., Espressivo, A., Magdalena, C., Kautsar, F., Hafizon, I., Febianisari, N., Gamalliel, N., Putri, N. E., Herlinda, O., Putri, R. A., Alemmario, R., Chomawati, R., Hamid, S., Persada, S., Arista, Y., Meilissa, Y., & Aprilia, Y. (2023). INDONESIA’S HEALTH SECTOR DEVELOPMENT (2024-2034). CISDI.

WHO. (2006). The Role of Education in Rational Use of Medicines. SEARO Technical Publication Series, 12–14. https://iris.who.int/bitstream/handle/10665/205994/B0338.pdf

Downloads

Published

2026-01-27

How to Cite

Prasetiyo, N. A., Umar, C. B. P., Nurhidayah, N., Latue, S., & Anriyana, E. F. (2026). Implementasi DAGUSIBU dan Swamedikasi Rasional dalam Kegiatan Pengobatan Gratis: Upaya Pencegahan Penggunaan Obat yang Tidak Tepat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(1), 584-589. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/8199